PPK Ormawa LSCC Unud Revitalisasi Infrastruktur Wisata Desa Nyalian melalui Program Nyalian Mandala
Banner Bawah

PPK Ormawa LSCC Unud Revitalisasi Infrastruktur Wisata Desa Nyalian melalui Program Nyalian Mandala

Admin 2 - atnews

2026-09-06
Bagikan :
Dokumentasi dari - PPK Ormawa LSCC Unud Revitalisasi Infrastruktur Wisata Desa Nyalian melalui Program Nyalian Mandala
Nyalian Mandala Perkuat Infrastruktur Wisata Religi (ist/atnews)

Klungkung (Atnews) - Program Nyalian Mandala merupakan salah satu program PPK Ormawa LSCC Universitas Udayana yang berfokus pada revitalisasi infrastruktur kepariwisataan di Desa Nyalian sebagai upaya mendukung pengembangan desa wisata.


Rangkaian kegiatan dimulai pada Juni 2026 melalui perancangan papan informasi dan papan penunjuk arah, survei alat dan bahan, serta koordinasi dengan berbagai pihak terkait.


Tim Pelaksana juga melakukan audiensi dan survei jalur trekking bersama pengelola Pura Pucak Sari dan Kepala Subak Gombeng Kaler untuk mengidentifikasi potensi serta kebutuhan penataan fasilitas wisata. 


Selain itu, koordinasi dengan pengelola Pura Pucak Sari, Pura Tirta Harum, dan Pura Tirta Tadah Uwuk dilakukan untuk menggali informasi sejarah, nilai spiritual, dan keunikan destinasi sebagai materi papan informasi.


Tahapan revitalisasi dilanjutkan dengan pembuatan, perakitan, dan pemasangan sarana pendukung kepariwisataan pada sejumlah destinasi di Desa Nyalian. Pada 31 Juli 2026, Tim Pelaksana bersama Pokdarwis Dewi Nyalian memasang papan informasi di Pura Tirta Tadah Uwuk, kemudian pada 5 Agustus 2026 pemasangan dilanjutkan di Pura Tirta Harum. 


Selanjutnya, pada 9 Agustus 2026 dilakukan pemasangan papan informasi dan papan petunjuk arah di kawasan Pura Pucak Sari. Papan informasi tersebut memuat sejarah dan keunikan destinasi sebagai media edukasi bagi pengunjung, sedangkan papan petunjuk arah ditempatkan pada titik strategis untuk memudahkan akses wisatawan menuju destinasi.


Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan Pokdarwis Dewi Nyalian, Pemerintah Desa Nyalian, serta pengempon atau pengelola pura.


Rangkaian Program Nyalian Mandala kemudian dilanjutkan dengan pemasangan dan penyempurnaan papan petunjuk arah menuju Pura Tirta Harum, Pura Tirta Tadah Uwuk, Pura Pucak Sari, serta jalur trekking. 


Pada 18 Agustus 2026, papan petunjuk arah dipasang pada titik strategis menuju beberapa destinasi wisata, sementara pada 22 Agustus 2026 dilakukan pemasangan kembali dan penyempurnaan papan petunjuk arah menuju Pura Pucak Sari dan jalur trekking.


Hingga 26 Agustus 2026, Tim Pelaksana masih melakukan survei dan koordinasi lanjutan terkait penataan jalur trekking, termasuk penentuan titik petunjuk arah dan uji coba jalur.


Melalui penyediaan infrastruktur tersebut, Program Nyalian Mandala diharapkan dapat meningkatkan kemudahan akses, kualitas informasi, dan kenyamanan pengunjung sekaligus memperkuat kesiapan Desa Nyalian dalam mengembangkan potensi alam dan spiritualnya sebagai Desa Wisata Religi (Z/002) 


Baca Artikel Menarik Lainnya : UU Tak Nabrak UUD 1945

Terpopuler

Pemkab Buleleng, Salurkan Rp 516 juta untuk Ngaben Massal Sepanjang 2026

Pemkab Buleleng, Salurkan Rp 516 juta untuk Ngaben Massal Sepanjang 2026

Ratusan Truk Terjebak di Ketapang, KADIN Minta Penanganan Serius, Logistik Bali Terancam Lumpuh

Ratusan Truk Terjebak di Ketapang, KADIN Minta Penanganan Serius, Logistik Bali Terancam Lumpuh

Dirgahayu Republik Indonesia 

Dirgahayu Republik Indonesia 

Badung Luncurkan SIGAP EMAS, Kawal Masa Emas Anak yang Tumbuh di Balik Jeruji

Badung Luncurkan SIGAP EMAS, Kawal Masa Emas Anak yang Tumbuh di Balik Jeruji

Ada Apa dengan Banjir Nepal?

Ada Apa dengan Banjir Nepal?

Pemimpin Nusantara: Catur Varna Meresap dalam Diri Seutuhnya

Pemimpin Nusantara: Catur Varna Meresap dalam Diri Seutuhnya