Kita amat berduka cita dengan wafatnya Ketua Tim Serbu Api Kelurahan (TSAK) Palangka Kalimantan, Bapak Akhmad Rijani, sesudah melaksanakan tugas memadamkan api di lapangan.
Setidaknya ada lima hal yang perlu dilakukan untuk melindungi para petugas / relawan yang kini bekerja keras di lapangan memadamkan api kebakaran hutan dan lahan. Pertama tentu pemeriksaan kesehatan sebelum bertugas.
Ini dilakukan dalam bentuk skrining kesehatan yang memadai sebelum menjadi petugas/relawan, untuk mengetahui keadaan kesehatan secara keseluruhan dan ada tidaknya penyakit kronik.
Hal ini perlu dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan -kalau bisa- setiap hari sebelum bertugas. Kalau sedang tidak fit maka baiknya tidak bertugas, atau diberi tugas yang lebih ringan saja.
Ke dua, petugas/relawan perlu menggunakan perlindungan diri yang baik. Hal ini dapat dalam bentuk masker yang baik, dan akan lebih baik lagi kalau yang lebih lengkap seperti respirator.
Ke tiga, perlu ada pengaturan jadual kerja/tugas yang jelas, jangan sampai ada petugas/relawan yang terlalu kelelahan. Juga harus di waspadai dimana lokasi pemadaman harus dilakukan sambil tetap menjaga keamanan dan kesehatan petugas/relawan pemadam.
Ke empat, perlunya makan bergizi bagai para petugas/relawan, dan tentu baik kalau ditambahkan suplemen makanan/vitamin tambahan. Ke lima, kalau memang ada petugas/relawan yang jatuh sakit maka harus ada mekanisme yang jelas untuk penanganan maksimal di klinik dan rumah sakit.
Para petugas/relawan ini sudah bekerja amat keras bagi kepentingan masyarakat, jadi perlu mendapat pelayanan kesehatan yang amat baik pula ketika terpaksa jatuh sakit.
*) Prof Tjandra Yoga Aditama Direktur Pascasarjana Universitas YARSI Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI)