Dokter Terbang
Banner Bawah

Dokter Terbang

Admin 2 - atnews

2026-08-18
Bagikan :
Dokumentasi dari - Dokter Terbang
Prof Tjandra Yoga Aditama (ist/atnews)
Oleh Prof Tjandra Yoga Aditama

Laman Sekertariat Kabinet yang berjudul Pidato Presiden Republik Indonesia pada Penyampaian Keterangan Pemerintah Atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 Beserta Nota Keuangannya di Depan Rapat Paripurna DPR RI, 14 Agustus 2026, mengutip Pidato Presiden “Untuk itu, kita harus mencari terobosan inovatif.

Salah satu jalan adalah ambulans udara, bahkan nanti juga tim dokter terbang. Kalau perlu, dokter yang terbang ke tempat rakyat sakit keras atau menghadapi bencana”,

Ada tiga hal yang dapat disampaikan tentang hal ini. Pertama, tentu kita menyambut baik kalau akan diadakan kegiatan ambulans udara dan dokter terbang ini untuk menolong warga yang sakit.

Kita ketahui bahwa memang dasar utama “Universal Health Coverage (UHC)” adalah bahwa semua warga harus mendapat akses untuk pelayanan kesehatan bermutu. 

Artinya siapapun warga kita, di manapun berada, di tempat terpencil sekalipun, memang harus mendapat pelayanan kesehatan yang baik dan bermutu. Tentu saja perlu ditegaskan bahwa kegiatan ini harus dilakukan dengan persiapan dan perencanaan yang baik dan secara rinci pula.

Hal ke dua, perlu diketahui bahwa pelayanan kesehatan memang harus dilakukan secara baik dan tuntas, tidak bisa hanya satu sekuen kegiatan saja. 

Kalau ada ambulans atau dokter terbang yang datang maka tentu perlu ada analisa tentang apa yang dapat dilakukan pada pasiennya serta bagaimana proses diagnosis ditegakkan.

Kemudian, kalau sudah diputuskan tentang apa yang akan dilakukan dan katakanlah dokter/ambulans terbang itu melakukan tindakan medis tertentu, maka harus ada penanganan pula pasca tindakan medik sesudah ambulan/dokter terbang meninggalkan lokasi.

Artinya harus ada sistem, SDM dan juga sarana dan prasarana kesehatan untuk mempersiapkan sebelum ambulan/dokter terbang tiba di lokasi, dan juga melanjutkan penanganan pasien sesudah tindakan dan ambulan/dokter terbang meninggalkan lokasi.

Hal ke tiga, bagian lain dari Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia pada 14 Agustus 2026 juga menyebutkan salah satu tantangan adalah bahwa sekarang ini hampir semua Puskesmas belum memiliki 13 jenis tenaga kesehatan secara lengkap. Ini jelas-jelas merupakan masalah dan tantangan yang besar.

Pelayanan kesehatan tentu bukan hanya mengobati mereka yang sudah sakit (baik oleh kegiatan pengobatan di Puskesmas dan juga antara lain dengan ambulans/dokter terbang), tetapi juga menjaga masyarakat tetap sehat.

Semua ini membutuhkan pelayanan kesehatan primer di Puskesmas yang tentunya harus didukung dengan kelengkapan sumber daya manusia, yang harus jadi prioritas penting untuk menyehatkan bangsa.

Sebagai penutup dapat disampaikan bahwa konsep dokter terbang ("flying doctor") pada dasarnya adalah pelayanan gawat darurat aeromedikal untuk daerah terpencil.

Dua pioner kegiatan ini di dunia adalah yang dilakukan oleh “Royal Flying Doctor Service” di Australia dan “AMREF (African Medical and Research Foundation) Flying Doctors” di Afrika.

Kalau memang kegiatan dokter terbang akan dilakukan di negara kita maka akan baik kalau dilakukan bench-mark dari dua kegiatan di Australia dan Afrika ini.

*) Prof Tjandra Yoga Aditama Direktur Pascasarjana Universitas YARSI  /  Adjunct Professor Griffith University Mantan Dirjen Pengendalian Penyakit Kemenkes dan Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara

Baca Artikel Menarik Lainnya : Musisi Gus Teja Ikuti Tradisi "Siat Api" Penetral Kekuatan Negarif

Terpopuler

Di Tengah Peringatan Kemerdekaan, Tim Gabungan Tetap Siaga Tangani Karhutla di Sejumlah Daerah

Di Tengah Peringatan Kemerdekaan, Tim Gabungan Tetap Siaga Tangani Karhutla di Sejumlah Daerah

Gelar Gerakan Langit Biru di Gianyar, Tutik Kusuma Wardhani Imbau Kader Demokrat Makin Dekat dengan Rakyat

Gelar Gerakan Langit Biru di Gianyar, Tutik Kusuma Wardhani Imbau Kader Demokrat Makin Dekat dengan Rakyat

Dirgahayu Republik Indonesia

Dirgahayu Republik Indonesia

Implementasi Kelas Virtual Bali Melajah Diperkuat, Guru SMA Negeri 1 Kintamani Siap Wujudkan Pembelajaran Digital yang Inovatif

Implementasi Kelas Virtual Bali Melajah Diperkuat, Guru SMA Negeri 1 Kintamani Siap Wujudkan Pembelajaran Digital yang Inovatif

India Bangun Bandara Internasional Baru, PM Modi Jadikan Visakhapatnam Pusat Ekonomi dan Teknologi

India Bangun Bandara Internasional Baru, PM Modi Jadikan Visakhapatnam Pusat Ekonomi dan Teknologi

Presiden Percepat Pembangunan Bandara Bali Utara, Dirancang Melayani Pesawat Berbadan Lebar: Boeing 777 - Airbus A380

Presiden Percepat Pembangunan Bandara Bali Utara, Dirancang Melayani Pesawat Berbadan Lebar: Boeing 777 - Airbus A380