Sinergi Universitas Warmadewa dan Pemprov Bali: Mahasiswa KKN-PMM Dorong Percepatan Penanganan Sampah Berbasis Sumber di Sidakarya dan Padangsambian
Banner Bawah

Sinergi Universitas Warmadewa dan Pemprov Bali: Mahasiswa KKN-PMM Dorong Percepatan Penanganan Sampah Berbasis Sumber di Sidakarya dan Padangsambian

Admin 2 - atnews

2026-08-16
Bagikan :
Dokumentasi dari - Sinergi Universitas Warmadewa dan Pemprov Bali: Mahasiswa KKN-PMM Dorong Percepatan Penanganan Sampah Berbasis Sumber di Sidakarya dan Padangsambian
Mahasiswa KKN-PMM Warmadewa (ist/atnews)
Denpasar (Atnews) - Guna mempercepat penanganan persoalan sampah sebanyak 15 mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok 2 KKN-PMM Lingkungan Hidup Universitas Warmadewa (Unwar) Tahun 2026 diterjunkan langsung ke masyarakat di Kota Denpasar.

KKN-PMM Tematik Lingkungan Hidup Universitas Warmadewa (Unwar) Tahun 2026 ini merupakan Program Kerjasama antara Unwar dengan Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Bali dan Nusa Tenggara. 

Melalui program Tematik Lingkungan Hidup ini, mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus berperan aktif dalam meningkatkan kesadaran Masyarakat terhadap perlindungan dan pengendalian lingkungan hidup .

Pelaksanaan KKN-PMM LH Kelompok 2  ini dikoordinasikan oleh I Kadek Yogi Antara (Kordes) dan mendapatkan pembimbingan dari Dosen Dr. Made Wiryani, S.H., M.H., Dalam menjalankan program di lapangan, para mahasiswa juga mendapatkan  pendampingan penuh dari Tim Pusdal LH Bali Nusra, yaitu Arrum Elvandari, S.Tp., dan Putri Maria Dermawati Allagan, S.T.

Kegiatan KKN-PMM LH  kelompok 2 ini menyasar dua wilayah utama di Kota Denpasar, yakni Desa Sidakarya pada 21 Juli – 9 Agustus 2026 dan Kelurahan Padangsambian pada 10 Agustus – 31 Agustus 2026.

Kehadiran mahasiswa disambut terbuka dan didukung penuh oleh pimpinan daerah setempat, yakni Kepala Desa Sidakarya, I Wayan Madrayasa, S.H., serta Lurah Padangsambian, I Ketut Alit Artika, S.AP., M.AP.

Menjangkau 12 dusun di Desa Sidakarya dan 5 Lingkungan dari 21 lingkungan yang ada di Kelurahan Padangsambian, mahasiswa berupaya memberikan pemahaman kepada setiap Kepala Keluarga (KK) mengenai pentingnya pemilahan sampah dari rumah guna menekan volume timbulan sampah yang bermuara ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Sebelum menggelar aksi edukasi, tim mahasiswa mendahuluinya dengan observasi ,survai dan wawancara lintas elemen, mulai dari Bendesa Adat, Kepala Lingkungan/Kepala Kadus, Kepala Sekolah/Staf Sekolah, Lurah/Staf Lurah, Mandor Pemungut Sampah, Pecalang Adat, Pedagang Pasar/Pertokoan, Pemungut Retribusi, Pengangkut Sampah, Tokoh Adat/Agama,Masyarakat (KK), TPS3R.

Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat telah memahami pentingnya kebersihan lingkungan. Namun, tingkat kesadaran untuk memilah sampah secara mandiri masih perlu ditingkatkan, khususnya di sektor perdagangan yang umumnya masih mencampurkan sampah dan mengandalkan petugas kebersihan.

Di sisi lain, temuan positif dijumpai di beberapa sekolah kawasan Desa Sidakarya yang telah konsisten menerapkan sistem pemilahan sampah sebagai bagian dari pembentukan karakter peduli lingkungan para siswa. 

Temuan-temuan ini menjadi dasar bagi mahasiswa dalam merancang program edukasi yang sesuai dengan kondisi riil masyarakat setempat.

Selain kegiatan edukasi, optimalisasi infrastruktur pengelolaan sampah  seperti Bank Sampah dan TPS3R yang telah tersedia turut menjadi perhatian.

Rangkaian kegiatan mencakup sosialisasi klasifikasi sampah organik, anorganik, dan residu; pengenalan prinsip Reduce, Reuse, Recycle (3R); hingga demonstrasi tata cara pemilahan sampah yang benar guna membangun kebiasaan baru di lingkungan rumah tangga.

Pengolahan sampah berbasis masyarakat melalui Tempat Pengolahan Sampah Reuse, Reduce, Recycle (TPS3R) dinilai sebagai jawaban konkret atas persoalan penumpukan sampah di tingkat muara maupun pembuangan terbuka.

Melalui prinsip 3R, implementasi optimal TPS3R memberikan tiga dampak nyata diantaranya; Mengurangi secara signifikan volume sampah yang dibuang liar ke sungai, saluran air, maupun yang dibakar secara terbuka

Mengolah sampah organik rumah tangga menjadi pupuk kompos berkualitas tinggi untuk sektor pertanian serta pemanfaatan biokonversi maggot (Black Soldier Fly) sebagai pakan ternak berprotein, serta Memilah sampah anorganik berkualitas untuk diubah menjadi barang daur ulang bernilai jual tinggi melalui unit pengelola desa/BUMDes.

Seluruh program KKN PMM LH ini dirancang untuk berkontribusi langsung pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), antara lain: 

SDGs 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan): Mengurangi dampak lingkungan perkotaan melalui tata kelola dan pengelolaan sampah yang terintegrasi.

SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab): Mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengurangan limbah, pemilahan dari rumah, serta budaya daur ulang.

SDGs 13 (Penanganan Perubahan Iklim / Aksi Iklim): Mengurangi emisi gas rumah kaca dan bau akibat penumpukan sampah organik di TPA. 

Sekaligus juga  mendukung implementasi Peraturan Gubernur (Pergub) Bali No. 47 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber.  (SUK/002)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Transaksi Non Tunai di Bali Ada Diperingkat Dua

Terpopuler

Gelar Gerakan Langit Biru di Gianyar, Tutik Kusuma Wardhani Imbau Kader Demokrat Makin Dekat dengan Rakyat

Gelar Gerakan Langit Biru di Gianyar, Tutik Kusuma Wardhani Imbau Kader Demokrat Makin Dekat dengan Rakyat

Asbes dan Kanker

Asbes dan Kanker

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

India Bangun Bandara Internasional Baru, PM Modi Jadikan Visakhapatnam Pusat Ekonomi dan Teknologi

India Bangun Bandara Internasional Baru, PM Modi Jadikan Visakhapatnam Pusat Ekonomi dan Teknologi

Presiden Percepat Pembangunan Bandara Bali Utara, Dirancang Melayani Pesawat Berbadan Lebar: Boeing 777 - Airbus A380

Presiden Percepat Pembangunan Bandara Bali Utara, Dirancang Melayani Pesawat Berbadan Lebar: Boeing 777 - Airbus A380

Bupati Bangli Kukuhkan Putra-Putri Paskibraka Kabupaten Bangli Tahun 2026

Bupati Bangli Kukuhkan Putra-Putri Paskibraka Kabupaten Bangli Tahun 2026