Menuju Desa Wisata Hijau, Cemagi Dorong Desalinasi Air Laut dan Energi Surya
Banner Bawah

Menuju Desa Wisata Hijau, Cemagi Dorong Desalinasi Air Laut dan Energi Surya

Admin 2 - atnews

2026-08-15
Bagikan :
Dokumentasi dari - Menuju Desa Wisata Hijau, Cemagi Dorong Desalinasi Air Laut dan Energi Surya
Cemagi Siapkan Desa Wisata Berkelanjutan (ist/atnews)
Badung (Atnews) - Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, mulai mendorong pengembangan pariwisata berkelanjutan yang tetap menjaga adat, lingkungan, ruang hidup masyarakat, serta pemerataan manfaat ekonomi.

Langkah tersebut salah satunya diarahkan melalui penyusunan cetak biru destinasi budaya dan pariwisata berkelanjutan.

Dalam konsep tersebut, Desa Cemagi tidak hanya mengejar peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, tetapi juga memastikan perkembangan pariwisata tetap sejalan dengan karakter agraris, maritim, dan budaya lokal.

Hal itu disampaikan Perbekel Desa Cemagi Putu Hendra Satrawan dalam Diskusi Santai Jelang Sunset di Way Cafe Cemagi, Jumat, 14 Agustus 2026.

Diskusi tersebut turut dihadiri Analis dan Pemerhati Kebijakan Publik Alumni Universitas Merdeka Nucky, Diaspora Indonesia di Amerika asal Bali Wayan Suastika, serta Satria Darma dari NCO Event Organizer.

Menurut Putu Hendra, cetak biru tersebut perlu disusun secara partisipatif dan memiliki dasar pengaturan yang jelas. 

Dengan demikian, arah pengembangan Desa Wisata Cemagi dapat berjalan secara terukur tanpa menghilangkan identitas lokal.

"Cetak biru Desa Cemagi idealnya mencakup kajian mengenai Desa Wisata Cemagi yang menekankan bahwa keberlanjutan perlu dibangun melalui tiga dimensi utama yaitu ekonomi, sosial-budaya, dan lingkungan.

Model yang direkomendasikan menempatkan pemerintah desa dan desa adat sebagai pembina, sementara BUMDes, Pokdarwis, dan masyarakat menjadi pengelola serta pelaku utama," kata Perbekel Putu Hendra Sastrawan.

Selain penguatan tata kelola pariwisata, Desa Cemagi juga melihat pentingnya penerapan teknologi ramah lingkungan atau green technology untuk mendukung kebutuhan masyarakat.

Salah satu gagasan yang mengemuka adalah pemanfaatan air laut melalui teknologi desalinasi. 

Teknologi tersebut dinilai memiliki relevansi bagi Desa Cemagi sebagai wilayah pesisir, terutama untuk mendukung ketersediaan air yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan masyarakat.

Pemanfaatan teknologi hijau juga diarahkan melalui penggunaan energi surya dengan pemasangan panel surya atau solar panel. Energi terbarukan tersebut dinilai dapat menjadi bagian dari upaya membangun kawasan desa yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Penerapan desalinasi air laut dan energi surya diharapkan tidak hanya mendukung kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga memperkuat konsep pariwisata berkelanjutan yang sedang disiapkan Desa Cemagi.

Dengan pendekatan tersebut, pembangunan destinasi wisata di Cemagi diharapkan mampu menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian budaya, perlindungan lingkungan, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat (WIG/002) 

Baca Artikel Menarik Lainnya : Siswa Harus Berani Memulai Menulis Buku

Terpopuler

Pemkab Buleleng, Salurkan Rp 516 juta untuk Ngaben Massal Sepanjang 2026

Pemkab Buleleng, Salurkan Rp 516 juta untuk Ngaben Massal Sepanjang 2026

Ratusan Truk Terjebak di Ketapang, KADIN Minta Penanganan Serius, Logistik Bali Terancam Lumpuh

Ratusan Truk Terjebak di Ketapang, KADIN Minta Penanganan Serius, Logistik Bali Terancam Lumpuh

Dirgahayu Republik Indonesia

Dirgahayu Republik Indonesia

Pasar India Makin Menjanjikan, Kemenpar Raup Potensi Transaksi Rp12,8 Miliar di Pune

Pasar India Makin Menjanjikan, Kemenpar Raup Potensi Transaksi Rp12,8 Miliar di Pune

Gubernur Koster: Bali Bangun Aksi Iklim Berbasis Kearifan Lokal dan Membuka Peluang Ekonomi Hijau

Gubernur Koster: Bali Bangun Aksi Iklim Berbasis Kearifan Lokal dan Membuka Peluang Ekonomi Hijau

Bali Dalam Fenomena Kutukan Orang Baik

Bali Dalam Fenomena Kutukan Orang Baik