Ketua DPRD Badung Anom Gumanti, Siap Mengawal dan Mendukung Alokasi Anggaran Untuk Pembangunan Infrastruktur
Banner Bawah

Ketua DPRD Badung Anom Gumanti, Siap Mengawal dan Mendukung Alokasi Anggaran Untuk Pembangunan Infrastruktur

Admin 2 - atnews

2026-08-13
Bagikan :
Dokumentasi dari - Ketua DPRD Badung Anom Gumanti, Siap Mengawal dan Mendukung Alokasi Anggaran Untuk Pembangunan Infrastruktur
Ketua DPRD Badung Anom Gumanti (ist/atnews)
Badung (Atnews) - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti,SH,MH menyatakan siap mengawal dan mendukung penuh pengalokasian anggaran dalam Perubahan untuk pembangunan infrastruktur. 

Terlebih dalam APBD Perubahan tahun 2026 ini dipasang anggaran mencapai 59,80%.Dan ini baru terjadi pertama kali dengan memprioritas pembangunan untuk infrastruktur. 

Hal ini dikatakan Ketua DPRD Badung Anom Gumanti menanggapi penyampaian penjelasan Bupati Badung atas Rancangan Perubahan KUA-PPAS APBD Tahun 2026 usai rapat paripurna DPRD Badung di sekretariat DPRD Mangupura, Kamis (13/8).

Rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Badung Anom Gumanti didampingi para wakil ketua yang dihadiri Bupati Badung I Wayan Adi  Arnawa. 

Rapat paripurna ini mengagendakan penyampaian penjelasan Bupati Badung atas Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2026.

Anom Gumanti menyatakan, kesiapannya untuk mengawal dan mendukung penuh pengalokasian anggaran perubahan tersebut, khususnya yang menyentuh pembenahan infrastruktur publik.

Ketua DPRD Badung, I Gusti Anom Gumanti, memberikan apresiasi atas komitmen pemerintah daerah, sembari mengingatkan pentingnya tata kelola keuangan yang akuntabel.

"Di bidang infrastruktur, dari KUA-PPAS APBD Induk sebelumnya angka untuk infrastruktur kan 55 persen. Nah, di perubahan ini justru meningkat hampir 60 persen, tepatnya 59,80 persen.

Ini artinya komitmen Bapak Bupati untuk melengkapi fasilitas terutama yang berhubungan dengan pariwisata yaitu infrastruktur jalan, tentu kita hormati, kita hargai, dan kita dukung," tegas Anom Gumanti.

Kendati mendukung penuh, Ketua DPRD Badung menyoroti keberadaan pinjaman daerah dan menekankan agar pengelolaan anggaran dilakukan secara cermat.

"Di samping itu, kami tetap memberikan saran kepada Bapak Bupati agar di dalam pengelolaan keuangan daerah ini betul-betul memperhatikan prinsip kehati-hatian. Karena Badung ini kan juga punya pinjaman, jadi kita harus hitung kemampuan daerah dan kemampuan bayar hutangnya.

Tapi Astungkara, kalau melihat data dari Bapenda, setiap triwulan pendapatan asli daerah kita di sektor pariwisata terutama Pajak Hotel dan Restoran (PHR) cenderung meningkat. Mudah-mudahan kondisi stabil ini bisa terpelihara terus," pungkasnya.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memaparkan bahwa Pendapatan Daerah pada Perubahan KUA-PPAS 2026 dirancang naik 2,48 persen atau sebesar Rp256,69 miliar. 

Dari angka awal APBD Induk sebesar Rp10,33 triliun, kini nilainya meningkat menjadi Rp10,59 triliun.

Peningkatan ini ditopang oleh kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar 2,91 persen menjadi Rp9,80 triliun dari yang sebelumnya Rp9,53 triliun. 

Sementara itu, sektor Pendapatan Transfer dirancang sebesar Rp781,65 miliar atau turun 2,61 persen, dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah dirancang sebesar Rp3 miliar.

Peningkatan target pendapatan tersebut berdampak langsung pada anggaran Belanja Daerah yang melonjak signifikan sebesar 15,30 persen atau bertambah Rp1,76 triliun. 

Total belanja daerah naik dari Rp11,52 triliun pada APBD Induk menjadi Rp13,29 triliun dalam rancangan perubahan.

Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menjelaskan l, porsi belanja daerah  diprioritaskan untuk pembenahan infrastruktur dan pengembangan jaringan jalan baru demi memperkuat daya saing pariwisata Badung.

Ini dibuktikannya, belanja yang awalnya dipasang Rp11 triliun lebih, naik menjadi Rp13 triliun lebih. Ada peningkatan yang cukup signifikan sekitar Rp1,7 triliun lebih. Sebagian besar belanja ini dimasukkan untuk infrastruktur guna membangun jaringan jalan baru di Badung. 

"Komposisi belanja infrastruktur kita mencapai 59,80 persen, dan belanja modal Rp4 triliun lebih. Ini luar biasa, mungkin dalam sejarah baru pertama kali kita mencapai angka itu," ujar Adi Arnawa.

Ia pun menegaskan, fasilitas pendukung pariwisata harus terus diperbaiki mengingat persaingan destinasi (Mur/002) 

Baca Artikel Menarik Lainnya : Gubernur Bali Diundang Hadiri Rakerda ASITA 

Terpopuler

Gelar Gerakan Langit Biru di Gianyar, Tutik Kusuma Wardhani Imbau Kader Demokrat Makin Dekat dengan Rakyat

Gelar Gerakan Langit Biru di Gianyar, Tutik Kusuma Wardhani Imbau Kader Demokrat Makin Dekat dengan Rakyat

Asbes dan Kanker

Asbes dan Kanker

Dirgahayu Republik Indonesia

Dirgahayu Republik Indonesia

India Bangun Bandara Internasional Baru, PM Modi Jadikan Visakhapatnam Pusat Ekonomi dan Teknologi

India Bangun Bandara Internasional Baru, PM Modi Jadikan Visakhapatnam Pusat Ekonomi dan Teknologi

Presiden Percepat Pembangunan Bandara Bali Utara, Dirancang Melayani Pesawat Berbadan Lebar: Boeing 777 - Airbus A380

Presiden Percepat Pembangunan Bandara Bali Utara, Dirancang Melayani Pesawat Berbadan Lebar: Boeing 777 - Airbus A380

100 Tahun Rarud Batur, Tiga Buku Ungkap Jejak Sejarah dan Ketangguhan Peradaban Batur

100 Tahun Rarud Batur, Tiga Buku Ungkap Jejak Sejarah dan Ketangguhan Peradaban Batur