FGD Pra Mahasabha XIII, Penguatan PHDI Hendaknya Merangkul Semua Komponen Umat Hindu Menuju Indonesia Raya
Banner Bawah

FGD Pra Mahasabha XIII, Penguatan PHDI Hendaknya Merangkul Semua Komponen Umat Hindu Menuju Indonesia Raya

Admin - atnews

2026-08-08
Bagikan :
Dokumentasi dari - FGD Pra Mahasabha XIII,
Penguatan PHDI Hendaknya Merangkul Semua Komponen Umat Hindu Menuju Indonesia Raya
Letjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E, M.Tr (Han) (ist/Atnews)
Denpasar (Atnews) – Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) dengan prinsip Vasudeva Kutumbakan hendaknya mampu merangkul semua komponen umat Hindu dan melakukan penguatan dalam menjalankan dharma agama dan dharma negara. 

Penguatan lebih cenderung dimaksudkan sebagai transformasi dalam menjalankan tugas pengabdian kepada seluruh umat Hindu demi menciptakan kesejahteraan Panca Kreta yakni Kerta Raga (kesejahteraan jasmani), Kerta Warga (kesejahteraan keluarga), Kerta Desa (kesejahteraan lingkungan desa), Kerta Negara (kesejahteraan bangsa dan negara) dan Kerta Buwana (kesejahteraan alam semesta dan lingkungan hidup).  

Demikian ditegaskan Dharma Adhyaksa PHDI Pusat, Ida Pedanda Nabe Bang Buruan Manuaba sesaat sebelum membuka Focus Group Discussion (FGD) Pra Mahasabha XIII Tahun 2026 dengan tema “Penguatan PHDI Melalui Dharma Agama dan Dharma Negara Menuju Indonesia Raya” di Aula Taman Angsoka Universitas Hindu (UNHI) Denpasar, Sabtu (8/8/2026) yang digelar secara hibrid (luring dan daring). 

Menurut Ida Pedanda Bang, PHDI sebagai majelis tertinggi umat Hindu terdiri dari para Pandita (rohaniawan) dan pengelola kebijakan yang saling bekerjasama untuk melayani umat Hindu yang bertujuan untuk mengatasi dan melenyapkan penderitaan umat sebagai ajaran Hindu Ksayan ikang papa, nahan prayojana. Dalam konteks kepemimpinan, hal itu tercantun di dalam Kakawin Ramayana Sargah XXVI. Sloka 82. 

Ketua Umum Panitia pelaksana FGD Pra Mahasabha XIII, Letjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E, M.Tr (Han) menegaskan, FGD Pra Mahasabha itu dimaksudkan untuk menguatkan peran PHDI untuk melayani kepentingan umat (Hindu). 

“Kepentingan umat itu segala-galanya, di atas kepentingan kelompok dan golongan, hari ini kita melaksanakan FGD dengan arahnya ke sana (penguatan dharma agama dan dharma negara)” tegas alumni SMAN 1 Singaraja Tahun 1986 ini. Cantiasa mendengarkan dengan seksama jalannya FGD dengan berbagai masukan, saran dan koreksi terhadap draft yang telah disiapkan oleh steering commiittee yang dikomandani Nyoman Agus Asrama.   
FGD Pra Mahasabha yang dipandu Dr. Ir. I Wayan Jondra, M.Si ini berhasil menghimpun berbagai koreksi, saran, masukan, masalah, solusi untuk perbaikan draf Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, Program, rekomendasi, tata tertib, demi penguatan peran PHDI yang yang akan dibahas dalam Mahasabha XIII pada Oktober 2026 di Jakarta. Di antara masukan itu antara lain soal syarat dan mekanisme pemilihan organ PHDI khususnya Sabha Pandita yang disampaikan oleh Ida Bagus Alit Wiratmaja (PHDI Banten); perlunya konseling pranikah; pentingnya PHDI memiliki kriteria seseorang bisa mendapatkan rekomendasi atau surat keterangan sebagai umat Hindu yang disampaikan oleh Anggota Sabha Walaka Dr. Agung Diatmika; pentingnya buku pedoman pembinaan umat Hindu terutama bagi yang baru menjalani sudi wadani (dharmika) sebagaimana disampaikan oleh Dewa Sukawati; pentingnya pendanaan PHDI melalui berbagai cara seperti menggencarkan BDDN, membuat perusahaan, PHDI membeli kebun kelapa sawit, CSR melalui kerjasama dengan perusahaan-perusahaan; penguatan ekonomi umat Hindu; draft rekomendasi local genius dalam pelaksanaan upacara dengan mengutamakan kearifan lokal dan menghindari “Balinisasi” dalam upakara/persembahan. 
    
FGD yang berlangsung sejak pukul 09.00 hingga menjelang 17.00 Wita ini dihadiri sejumlah Pandita seperti : Dharma Adhyaksa PHDI Pusat, Ida Pedanda Nabe Bang Buruan Manuaba; Ida Rsi Agung Jayamukthi; Ida Pandita Mpu Siwa Buda Daksa Darmita; Ida Pandita Nabe Daksa Yaksa Acharya Manuaba; Ida Sri Bhagawan Yogananda, Ida Bhagawan Panembahan Jawi, Ida Rsi Bhagawan Agung Damarjaya Pemecutan Manuaba; dan sejumlah Pandita lainnya.

Sementara tokoh nasional yang hadir seperti Ketua Pengurus Harian, Mayjen TNI (Pur) Wisnu Bawa Tenaya, Ketua Sabha Walaka Kolonel Inf (Pur) I Nengah Dana, S.Ag; Letjen TNI (Pur) Putu Sastra Wingarta; Dr. I Wayan Sudirta, S.H, M.H; Mayjen TNI (Pur) Made Datrawan, S.I.P; Dewa Sukawati; Anggota Sabha Walaka yang juga Ketua Umum DPP Prajaniti Hindu Indonesia KS. Arsana; Sekretaris Sabha Walaka I Nyoman Ariawan Atmaja, S.T, MDM. Hadir pula Ketua PHDI Bali, I Nyoman Kenak, S.H dan Sekretarisnya Ir. Putu Wirata Dwikora, S.H, M.H; tokoh organisasi bernafaskan Hindu seperti Ir. Ketut Darmika (Ketua Divisi Parhyangan Paiketan Krama Bali); Ketua Dekornas Puskor Hindunesia, Ida Bagus Susena; Ketua ICHI Bali, Prof. Dr. Ni Made Sri Putri Purnamawati, S.Ag, M.A, M.Erg; Tokoh Perbankan yang juga sponsor FGD I Made Arya Amitaba serta perwakilan pengurus sejumlah organisasi bernafaskan Hindu (Z/001).

Baca Artikel Menarik Lainnya : Pengetasan Kemiskinan Berbasis Pembangunan Desa di Sumsel

Terpopuler

Gelar Gerakan Langit Biru di Gianyar, Tutik Kusuma Wardhani Imbau Kader Demokrat Makin Dekat dengan Rakyat

Gelar Gerakan Langit Biru di Gianyar, Tutik Kusuma Wardhani Imbau Kader Demokrat Makin Dekat dengan Rakyat

Asbes dan Kanker

Asbes dan Kanker

Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Bali Dwipa 

Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Bali Dwipa 

India Bangun Bandara Internasional Baru, PM Modi Jadikan Visakhapatnam Pusat Ekonomi dan Teknologi

India Bangun Bandara Internasional Baru, PM Modi Jadikan Visakhapatnam Pusat Ekonomi dan Teknologi

Presiden Percepat Pembangunan Bandara Bali Utara, Dirancang Melayani Pesawat Berbadan Lebar: Boeing 777 - Airbus A380

Presiden Percepat Pembangunan Bandara Bali Utara, Dirancang Melayani Pesawat Berbadan Lebar: Boeing 777 - Airbus A380

KMHDI Maluku Apresiasi Kinerja Plt Kepala BWS Maluku di Tengah Kondisi Transisi Kepemimpinan

KMHDI Maluku Apresiasi Kinerja Plt Kepala BWS Maluku di Tengah Kondisi Transisi Kepemimpinan