Menyalakan Api 45 di Tengah Generasi Muda, Gianyar Gelar Sosialisasi hingga Arak Bendera 100 Meter
Banner Bawah

Menyalakan Api 45 di Tengah Generasi Muda, Gianyar Gelar Sosialisasi hingga Arak Bendera 100 Meter

Admin 2 - atnews

2026-08-08
Bagikan :
Dokumentasi dari - Menyalakan Api 45 di Tengah Generasi Muda, Gianyar Gelar Sosialisasi hingga Arak Bendera 100 Meter
360 Siswa SMAN 1 Gianyar Arak Merah Putih 100 Meter (ist/atnews)
Oleh Krisna Andika

DHD 45, LVRI, dan PPM Tatap Muka dengan 360 Siswa SMAN 1 Gianyar

Pagi itu Jalan Raya SMAN 1 Gianyar memerah.  
Pembagian bendera mengawali sosialisasi. Ratusan lembar Bendera Merah Putih ukuran 50x120 dibagikan kepada masyarakat yang melintas. Pengendara motor, pedagang, hingga siswa lain menerima dengan senyum dan hormat.

Setelah itu, rombongan masuk aula. Dari pagi hingga siang hari, DHD Angkatan 45 Kabupaten Gianyar bersama DPC Legiun Veteran Republik Indonesia LVRI dan Pemuda Panca Marga PPM Kabupaten Gianyar menggelar Sosialisasi Semangat, Jiwa dan Nilai-Nilai 45. 

Kegiatan ini dalam rangka Menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI di SMAN 1 Gianyar, Sekolah Favorit Kebanggaan Kabupaten Gianyar dan Bali.

Tatap Muka, Dialog, dan Lagu Perjuangan

Tidak ada mimbar kaku. Yang ada adalah lingkaran tatap muka. 360 siswa duduk berhadapan dengan para sesepuh berpeci hitam dan coklat. Suasana cair, banyak dialog.

Tiga tokoh utama yang hadir memimpin kegiatan:  
1. Bagus Ngurah Rai, Ketua DHD Angkatan 45 Provinsi Bali, didampingi Rai Riawati dan pengurus lainnya.
2. I Gusti Ngurah Dharmawangsa, Ketua DHD Angkatan 45 Kabupaten Gianyar.
3. Dewa Made Subrata, Sekretaris DHD Angkatan 45 Kabupaten Gianyar yang juga Ketua Panitia Sosialisasi JSN 45 Kabupaten Gianyar. 

Turut hadir menguatkan: BN Wirasena dan Krisna Andika dari Pengurus Monumen Perjuangan Bangsa. Krisna Andika juga Sekretaris Panitia.

Dialog pertama dibuka langsung oleh Bagus Ngurah Rai.  

Dengan suara berwibawa namun syahdu, beliau mengajak siswa merenung.  

"Anak-anak... kami datang bukan karena kuat. Kaki kami sudah gemetar. Tapi sumpah 17 Agustus 1945 belum selesai. Kami datang untuk menitipkan api ini kepada kalian," ujarnya.  
Aula hening. 

Dilanjutkan dengan pemaparan dari I Ketut Sujana, Ketua DPC LVRI Kabupaten Gianyar.  

"Anak-anak, kami ini pejuang dan pembela. Pejuang saat merebut kemerdekaan. Pembela saat mengisi kemerdekaan dengan kerja. Merebut itu satu kali. Mengisi itu seumur hidup. Itu juga perang," tegasnya disambut anggukan.

Mengenang I Gusti Ngurah Rai Sang Pahlawan Nasional

Di tengah dialog, Bagus Ngurah Rai mengajak siswa mengingat nama besar yang menjadi panutan.  
"Nama saya sama dengan beliau. I Gusti Ngurah Rai, Pahlawan Nasional. 20 November 1946 di Margarana, beliau bersama 96 prajuritnya memilih gugur daripada menyerah. Itu namanya Puputan. Itu Jiwa 45 yang sesungguhnya. Berani mati demi Merah Putih," kisahnya membuat aula hening.

Ia juga mengingatkan tentang Kerta Kertya Mandala di Suwung. Tentang 200 makam pejuang. Ada nama, ada juga yang hanya bertulis "Pahlawan Tak Dikenal".  

"Mereka semua punya semangat yang sama dengan I Gusti Ngurah Rai. Cinta tanah air sampai titik darah penghabisan," tambahnya.

Aula lalu diisi lagu-lagu perjuangan yang dinyanyikan bersama. 360 suara siswa berpadu dengan suara para veteran. Merinding.

TP 45 Tentara Pelajar 45.  

Bagus Ngurah Rai, yang juga Mantan Ketua PWI Provinsi Bali*, lalu menjelaskan.
  
"Dulu umur 16 tahun mereka sudah angkat senjata. Sekarang giliran kalian angkat buku dan angkat disiplin," ujarnya.

Beliau juga menjelaskan kehadiran perwakilan PPM sebagai anak genealogis dan perwakilan Menwa Ugrasena sebagai anak ideologis penerus TP 45.
Mereka memaparkan Panca Dharma Satya dan menunjukkan foto Monumen "Setengah Abad Dalam Pengabdian 1964 - 2014" di Kawasan Monumen Perjuangan Bangsal.

Ia juga mengenang Alm. Prof. Windia - Guru Besar Unud, Ahli Subak, Putra Pejuang Made Sanghra. 
"Beliau perang dengan ilmu. Menjaga air, menjaga Subak. Itu juga Semangat 45," ucapnya lirih.

Simbolis Penutupan dan Arak Bendera

Simbolis penutupan di aula:  
1 Penyerahan sertifikat penghargaan kepada pihak sekolah.
2.Penyerahan buku untuk perpustakaan SMAN 1 Gianyar. 
3.  Pembagian Pin Bendera Merah Putih dan Burung Garuda

"Pakai ini. Ingat. Di dada kalian ada Indonesia," pesan I Ketut Sujana.

Puncak: Pembentangan dan Pengarakkan Bendera 100 Meter  

Setelah selesai sosialisasi, pembentangan dan mengarak bendera sepanjang 100 meter digelar di halaman sekolah. 

Barisan terdepan dikibarkan *Bendera Merah Putih, disusul Bendera DHD Angkatan 45 Provinsi Bali, Bendera DHD Angkatan 45 Kabupaten Gianyar, dan Bendera Monumen Perjuangan Bangsa. 

Ratusan tangan siswa, guru, veteran dan PPM mengangkat. Dari aula hingga gerbang. Merah putih berkibar, disambut tepuk tangan dan yel "Hidup Indonesia!"

Ucapan Terima Kasih

I Wayan Sudra, Kepala SMAN 1 Gianyar menyampaikan terima kasih.

"Atas nama keluarga besar SMAN 1 Gianyar, kami mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada DHD 45, LVRI, dan PPM Kabupaten Gianyar. Dari bagi bendera di jalan, tatap muka di aula, hingga arak bendera. Ini bukan sekadar kegiatan. Ini penanaman karakter dan warisan nilai. Semoga Semangat 45 terus hidup di hati anak-anak kami," 6ucapnya.

Bagus Ngurah Rai menutup dengan pesan:  
"Tubuh kami boleh tua. Tapi Semangat 45 tidak pernah pensiun. Dari jalanan, ke aula, ke arak bendera, ke dada kalian. Ini rantai yang tidak boleh putus. Api ini kami titipkan. Jangan padamkan ya Nak..."

Hari itu, 360 siswa SMAN 1 Gianyar pulang dengan 3 hal: Bendera di tangan, Pin Garuda di dada, dan Semangat 45 di hati.

Karena di Gianyar, kemerdekaan tidak hanya diperingati. Kemerdekaan dirayakan, dan diwariskan.

*) Krisna Andika Mahasiswa S2 Kajian Budaya Universitas Udayana

Baca Artikel Menarik Lainnya : LPD Agar Tingkatkan Program Pro Rakyat 

Terpopuler

Gelar Gerakan Langit Biru di Gianyar, Tutik Kusuma Wardhani Imbau Kader Demokrat Makin Dekat dengan Rakyat

Gelar Gerakan Langit Biru di Gianyar, Tutik Kusuma Wardhani Imbau Kader Demokrat Makin Dekat dengan Rakyat

Asbes dan Kanker

Asbes dan Kanker

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

India Bangun Bandara Internasional Baru, PM Modi Jadikan Visakhapatnam Pusat Ekonomi dan Teknologi

India Bangun Bandara Internasional Baru, PM Modi Jadikan Visakhapatnam Pusat Ekonomi dan Teknologi

Presiden Percepat Pembangunan Bandara Bali Utara, Dirancang Melayani Pesawat Berbadan Lebar: Boeing 777 - Airbus A380

Presiden Percepat Pembangunan Bandara Bali Utara, Dirancang Melayani Pesawat Berbadan Lebar: Boeing 777 - Airbus A380

KMHDI Maluku Apresiasi Kinerja Plt Kepala BWS Maluku di Tengah Kondisi Transisi Kepemimpinan

KMHDI Maluku Apresiasi Kinerja Plt Kepala BWS Maluku di Tengah Kondisi Transisi Kepemimpinan