Pengembangan Energi Terbarukan, TRIHITA Energy Bali Gandeng Investor Australia dan PLN ICON Plus, Kembangkan Industri Solar Panel di Bali
Banner Bawah

Pengembangan Energi Terbarukan, TRIHITA Energy Bali Gandeng Investor Australia dan PLN ICON Plus, Kembangkan Industri Solar Panel di Bali

Admin - atnews

2026-08-05
Bagikan :
Dokumentasi dari - Pengembangan Energi Terbarukan, TRIHITA Energy Bali Gandeng Investor Australia dan PLN ICON Plus, Kembangkan Industri Solar Panel di Bali
Tri Hita Energy Bali Gandeng Investor Australia dan PLN ICON Plus (ist/atnews)
Badung (Atnews) - TRIHITA Energy Bali memperkuat langkah pengembangan energi terbarukan dengan menggandeng PLN ICON Plus melalui nota kesepahaman (MoU). 

Kerja sama tersebut menjadi dasar bagi perusahaan untuk menjalankan instalasi solar panel secara legal sekaligus membuka peluang pengembangan industri panel surya di Bali.

Upaya itu diharapkan mendukung program Presiden Prabowo dalam mewujudkan kemandirian energi di tengah ketidakpastian global.

Sekaligus mendukung terwujudnya energi Bali mandiri dan bersih menuju pariwisata yang berkualitas.

Komitmen tersebut disampaikan Owner/Founder TRIHITA Energy Bali, I Wayan Padu, saat menerima kunjungan mitra dari Australia dan sejumlah pemangku kepentingan di Kantor Tri Hita Energy Bali, Jalan Tunjung Sari, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Selasa, 5 Agustus 2026.

Acara tersebut turut dihadiri CEO Chernco Engineering Mark Rankin, Director Rural Green Energy Darryl Leahey, Ketua Umum DPD Asosiasi Kontraktor Listrik dan Mekanikal Indonesia (AKLI) Bali Drs. I Gusti Ketut Sukarba, ST., MM., yang juga Koordiantor Wakil Ketua Umum KADIN Bali, WKU ketenagakerjaan KADIN Bali Asih Sudiasih Executive Director KADIN Bali Tuty Dharmawati, serta para undangan lainnya.

Wayan Padu menegaskan regulasi menjadi aspek penting dalam pemasangan instalasi solar panel di Indonesia, khususnya di Bali. 

Oleh karena itu, pihaknya memilih menjalin kerja sama dengan PLN ICON Plus agar seluruh proses instalasi berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain mengedepankan legalitas, Tri Hita Energy Bali juga menghadirkan produk solar panel asal Australia yang telah digunakan selama lebih dari satu dekade.

Perusahaan juga menyediakan dukungan pembiayaan melalui perbankan sehingga masyarakat dapat memasukkan biaya instalasi ke dalam skema pembiayaan perumahan.

Disisi teknis, perusahaan mengklaim memiliki tenaga ahli yang siap mendampingi pelanggan mulai dari tahap konsultasi hingga pemasangan sistem energi surya.

Wayan Padu juga mengungkapkan kerjasama dengan CEO Chernco Engineering, Mark Rankin dan Darryl Leahey Director Rural Green Energy membuka peluang pembangunan pabrik solar panel di Bali. 

"Pabrik solar panel ini diharapkan mampu memasok kebutuhan panel surya untuk Bali, Indonesia, hingga pasar internasional," tegasnya. 

Sementara itu, Ketua Umum DPD AKLI Bali, I Gusti Ketut Sukarba, menilai pengembangan energi terbarukan sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Bali untuk meningkatkan kemandirian energi.

"Jangan teori saja, ayo action sama-sama supaya wacana Gubernur Bali bisa terwujud memang rencananya hampir seluruh Bali itu akan dipasang cuma sampai saat ini belum ada tanahnya. Kalau saya sudah masang di PLN Bali sudah masang dan beberapa sekarang instalasi-instalasi yang di lapangan," terangnya.

Menurut Sukarba, salah satu proyek yang tengah diproses bersama PLN ICON Plus adalah pemasangan sistem solar panel di Bali Zoo dengan kebutuhan listrik sekitar 1 megawatt (MW).

"Itu dibagi dua, yang satunya untuk aktivitas circus. Kita sudah ajukan proposal dan sekarang digodok di PLN Pusat di Jakarta sesuai dengan proposal dengan harga yang kita masukkan. Kalau itu sudah deal, kemungkinan minggu atau bulan ini kita bisa eksekusi," paparnya.

Ia juga menyoroti pentingnya percepatan perizinan sistem on grid yang terhubung dengan jaringan PLN melalui KWh Meter Export Import.

"Nah, sampai saat ini kalau tidak salah 1 tahun PLN itu mengeluarkan cuma kalau tidak salah 2 perizinan 1 tahun itu bisa masuk ini yang perlu kita bahas bersama dengan PLN. Oh maaf ya, apakah baru masuk dengan energi terbarukan PLN akan bangkrut, tidak khan.

Mari kita sama-sama, karena PLN ini adalah kewajiban negara untuk menerangi seluruh terhadap tanah air kita, tidak ada pesaing dan tentu inilah kita sama-sama warga negara untuk membangun bagaimana Bali ini bisa ke depannya lebih baik," paparnya.

Sebagai tahap awal, TRIHITA Energy Bali akan membangun proyek percontohan pemasangan solar panel di atap bangunan. Sistem tersebut akan dilengkapi baterai, inverter, serta Smart KWH yang memungkinkan pengguna memantau konsumsi dan produksi listrik secara real time.

"Dengan Smart KWH ini kita bisa mengontrol turunnya, penggunanya berapa. Nah disinilah kita bersinergi dengan Cherno Engineering kenapa kita melakukan MOU dengan Rural Green Energy. Jadi, masyarakat juga akan bisa membandingkan sebelum dan sesudah dia memakai solar panel atau energi terbarukan," tutupnya. (WIG/002).

Baca Artikel Menarik Lainnya : Smartdesa C@shless No.1

Terpopuler

Asbes dan Kanker

Asbes dan Kanker

Implementasi Kelas Virtual Bali Melajah Diperkuat, Guru SMA Negeri 1 Kintamani Siap Wujudkan Pembelajaran Digital yang Inovatif

Implementasi Kelas Virtual Bali Melajah Diperkuat, Guru SMA Negeri 1 Kintamani Siap Wujudkan Pembelajaran Digital yang Inovatif

Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Belajar dari Sejarah, Rekomendasi Seminar Nasional Seratus Tahun Rarud Batur

Belajar dari Sejarah, Rekomendasi Seminar Nasional Seratus Tahun Rarud Batur

Adi Wiryatama Fasilitasi 5 Unit Traktor Roda Empat dari Pusat diserahkan ke Petani Jembrana

Adi Wiryatama Fasilitasi 5 Unit Traktor Roda Empat dari Pusat diserahkan ke Petani Jembrana

Presiden Prabowo Perkuat Ketahanan Bangsa, Swasembada Pangan Hadapi Ketidakpastian Global

Presiden Prabowo Perkuat Ketahanan Bangsa, Swasembada Pangan Hadapi Ketidakpastian Global