Badung (Atnews) – Puluhan peserta mengikuti praktik Sanatan Kriya bertajuk "Dari Biasa ke Luar Biasa" di Taman Shiva Loka, Monumen Perjuangan Bangsal (MPB), Pasraman Puri Puncak Bangsal, Dalung, Badung, Minggu (26/7/2026).
Kegiatan yang dipandu Dhyan Foundation bekerja sama dengan AT News di bawah bimbingan Ashwini Guruji tersebut berlangsung dalam suasana sejuk setelah hujan ringan mengguyur kawasan Dalung pada pagi hari.
Praktik yoga yang dimulai pukul 07.00 WITA itu diikuti peserta dari berbagai unsur, di antaranya Monumen Perjuangan Bangsal (MPB), AT News, ABU Korps Menwa Ugrasena, serta Gugus Kebangsaan Bali.
Sanatan Kriya merupakan praktik Ashtang Yog yang dikembangkan Ashwini Guruji sebagai metode menjaga keseimbangan tubuh, pikiran, dan energi di tengah dinamika kehidupan modern.
Melalui latihan pernapasan, meditasi, dan pengendalian diri, peserta diajak membangun kesadaran batin untuk meningkatkan kualitas hidup.
Ashwini Guruji menegaskan bahwa yoga bersifat universal dan dapat dipraktikkan oleh siapa saja tanpa memandang usia, jenis kelamin, pola makan, gaya hidup maupun agama.
"Seorang Yogi tidak terikat oleh usia, pola makan, jenis kelamin, gaya hidup atau agama. Yoga membebaskan Anda."
Selama sesi berlangsung, para peserta mengikuti setiap tahapan latihan dengan penuh konsentrasi. Suasana hening di bawah rindangnya pepohonan Taman Shiva Loka menghadirkan pengalaman reflektif yang memberikan rasa tenang, pikiran lebih jernih, dan tubuh terasa lebih ringan.
Kegiatan tersebut diselenggarakan secara gratis sebagai bagian dari komitmen Dhyan Foundation untuk memperluas akses masyarakat terhadap praktik yoga. Peserta hanya diminta membawa matras dan air minum.
Bagi Monumen Perjuangan Bangsal, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga memiliki kecerdasan emosional, semangat pengabdian, serta integritas dalam kehidupan bermasyarakat.
Asops Kasmenwa Ugrasena, Dhama Putra, menyampaikan apresiasi kepada Dhyan Foundation, AT News, dan Monumen Perjuangan Bangsal atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai memberikan kontribusi positif terhadap pembinaan karakter generasi muda.
Menurutnya, pembentukan karakter tidak hanya dilakukan melalui pelatihan fisik, tetapi juga melalui kegiatan yang mampu menumbuhkan ketenangan batin, disiplin, dan pengendalian diri.
"Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga cerdas secara pikiran, memiliki semangat pengabdian, dan berintegritas dalam tindakan. Ini sejalan dengan nilai-nilai kebangsaan dan bela negara. Menwa hadir bukan hanya dalam latihan fisik, tetapi juga dalam ruang-ruang pembinaan karakter," ujarnya.
Ia berharap kolaborasi antara komunitas, organisasi kemasyarakatan, dan media dapat terus diperkuat sehingga semakin banyak kegiatan yang berkontribusi pada pembangunan sumber daya manusia Bali yang sehat, berkarakter, dan berdaya saing.
Melalui praktik Sanatan Kriya, para peserta diajak menyadari bahwa ketenangan merupakan fondasi penting dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Dari ketenangan itulah lahir kejernihan berpikir, keseimbangan bertindak, dan semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik (KRS/002)