Jakarta (Atnews) - Perdana Menteri India, Narendra Modi, resmi memulai rangkaian kunjungan kerjanya ke tiga negara di kawasan Indo-Pasifik, dengan Indonesia sebagai destinasi pertamanya pada 6–8 Juli 2026. Setibanya di bandara Jakarta, PM Modi disambut langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Momen hangat ini menandai babak baru dalam hubungan bilateral kedua negara yang sebelumnya telah ditingkatkan menjadi Kemitraan Strategis Komprehensif sejak tahun 2018.
Kunjungan ini juga merupakan tindak lanjut dari kehadiran Presiden Prabowo sebagai Tamu Utama dalam perayaan Hari Republik India pada 26 Januari 2025 lalu.
Dalam kunjungan tiga harinya di Indonesia, PM Modi dan Presiden Prabowo dijadwalkan menggelar diskusi intensif untuk menambah momentum kerja sama di berbagai sektor.
Selain agenda formal, kedua pemimpin negara juga akan melakukan kunjungan istimewa ke Kompleks Candi Prambanan di Yogyakarta sebagai simbol kuatnya ikatan peradaban dan kedekatan budaya antara India dan Indonesia. PM Modi juga mengagendakan waktu khusus untuk berinteraksi dengan komunitas diaspora India yang menetap di Indonesia.
"Saya terharu dengan sikap Presiden Prabowo Subianto menyambut saya di bandara. Pada tahun 2018 kami meningkatkan hubungan kami menjadi kemitraan strategis komprehensif.
Selama kunjungan ini, saya dan Presiden Prabowo akan mengadakan diskusi yang bertujuan menambah momentum kemitraan di berbagai sektor. Saya dan Presiden Prabowo juga akan mengunjungi kompleks candi Prambanan Yogyakarta," ungkap Perdana Menteri Narendra Modi dalam pernyataan resminya.
Setelah menyelesaikan agendanya di Indonesia, PM Modi akan melanjutkan perjalanan ke Melbourne, Australia, atas undangan PM Anthony Albanese untuk memperkuat kerja sama di bidang pertahanan, perdagangan, investasi, pendidikan, hingga teknologi kritis.
Rangkaian diplomasi ini akan ditutup di Auckland, Selandia Baru, atas undangan PM Christopher Luxon, guna membahas peningkatan kerja sama ekonomi pasca-penandatanganan Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA).
Kunjungan maraton ke Indonesia, Australia, dan Selandia Baru yang berlangsung pada 6–11 Juli 2026 ini menegaskan komitmen kuat India dalam memperkokoh Kebijakan Act East, Visi MAHASAGAR, serta mewujudkan kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka. (SUK/002)