Denpasar (Atnews) – Proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Provinsi Bali Tahun Ajaran 2026/2027 kini telah memasuki Tahap II untuk jenjang SMA dan SMK Negeri. Dibuka sejak Selasa (30/6/2026) hingga Kamis (2/7/2026), antusiasme masyarakat terpantau sangat tinggi dalam memanfaatkan jalur domisili ini.
Kepala UPTD Balai Pengembangan Teknologi Pendidikan (BP Tekdik) Disdikpora Bali, I Komang Agus Kariasa, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa proses pendaftaran secara daring (online) berjalan dengan lancar dan transparan.
"Bagi calon murid yang belum lolos pada Tahap I, proses seleksi di tahap kedua pada jalur domisili ini berlangsung dari tanggal 30 Juni sampai dengan tanggal 2 Juli 2026. Perlu dipahami bahwa hasil sementara tentu bisa berubah sampai saat pengumuman resmi karena proses verifikasi masih terus berjalan," ujar Agus Kariasa.
Hingga data hari kedua per Rabu (1/7/2026) pukul 17.39 WITA, panitia mencatat total ada 2.157 status pengajuan yang masuk untuk jenjang SMA dan SMK. Dari angka tersebut, sebanyak 1.390 pengajuan telah disetujui, 260 ditolak, 31 dalam proses verifikasi, dan 476 masih berstatus diajukan.
Berikut adalah rincian status pendaftaran berdasarkan jenjang sekolah:
1. Jenjang SMA (Total 1.329 Pengajuan) Jalur Domisili Kependudukan: 737 disetujui, 121 ditolak, 20 diproses, 258 diajukan.
Jalur Domisili Krama Desa Adat: 122 disetujui, 27 ditolak, 2 diproses, 35 diajukan. Jalur Domisili Sekolah dengan Perjanjian: 5 disetujui, 1 ditolak, 1 diajukan.
2. Jenjang SMK (Total 828 Pengajuan) Jalur Domisili Kependudukan: 450 disetujui, 83 ditolak, 6 diproses, 151 diajukan.
Jalur Domisili Krama Desa Adat: 61 disetujui, 27 ditolak, 3 diproses, 24 diajukan. Jalur Domisili Sekolah dengan Perjanjian: 15 disetujui, 1 ditolak, 7 diajukan.
Sebelumnya, pada hari pertama (30/6/2026), antrean digital bahkan mencapai 3.351 pengajuan pendaftaran (2.511 SMA dan 840 SMK), di mana jalur Domisili Kependudukan menjadi kategori yang paling diminati oleh masyarakat.
Disdikpora Bali mengingatkan bahwa seleksi jalur domisili ini menggunakan mekanisme perangkingan yang ketat. Penilaian didasarkan pada gabungan nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebesar 50% dan nilai rapor sebesar 50%.
Jika ada nilai yang sama, prioritas akan ditentukan berdasarkan jarak udara terdekat ke sekolah, lalu berdasarkan usia yang lebih tua.
Masyarakat dan calon siswa dapat memantau pergerakan hasil seleksi secara transparan melalui laman resmi berikut:
https://bali.spmb.id/
https://smabali.spmb.id/
https://smkbali.spmb.id/
Setelah pendaftaran ditutup pada 2 Juli 2026, proses verifikasi administrasi akan dilanjutkan hingga 8 Juli 2026, dan hasil kelulusan akhir SPMB Tahap II dijadwalkan akan diumumkan secara resmi pada 9 Juli 2026. (Z/002)