Hadapi Porprov 2027. IMI Bali Mendesak Pemkab Buleleng segera Bangun Sirkuit di Lumbanan, Sukasada
Banner Bawah

Hadapi Porprov 2027. IMI Bali Mendesak Pemkab Buleleng segera Bangun Sirkuit di Lumbanan, Sukasada

Admin 2 - atnews

2026-06-25
Bagikan :
Dokumentasi dari - Hadapi Porprov 2027. IMI Bali Mendesak Pemkab Buleleng segera Bangun Sirkuit di Lumbanan, Sukasada
Ketua Umum IMI Bali Gusti Ngurah Anom (ist/atnews)
Buleleng (Atnews) - Menghadapi Pekan Olahraga Provinsi(Porprov) Bali tahun 2027, Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia(IMI) Provinsi Bali Gusti Ngurah Anom, mendesak Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Buleleng selaku tuan rumah Pororov, segera membangun sirkuit balap motor(road race) di Lumbanan, Sukasada, Buleleng. Hal itu, disampaikan Ketua Umum IMI Bali pada rapat kerja(Raker) Pengurus IMI Bali, pada Rabu di Denpasar, (24/6/2026).

Raker sehari itu, juga dihadiri Kabid Binpres KONI Bali, Agung Bagus Tri Candra Arka, membahas, sejumlah agenda penting, mulai dari persiapan menyongsong Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali tahun 2027 mendatang, di Buleleng, hingga persiapan IMI Bali menghadapi Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (BK PON).

Usai acara pembuakaan Raker, Ketua Umum IMI Bali, Gusti Ngurah Anom yang akrab disapa Ajik Krisna, kepada sejumlah awak media menyebutkan, kendala yang paling mendesak menghadapi IMI Bali adalah masalah infrastruktur latihan bagi atlet-atlet balap motor Bali. ”Bagaimana kami bisa berprestasi di PON, kalau infrastruktur (tempat berlatih) tidak punya,” ungkap pria yang akrab disapa Ajik Krisna ini.

Oleh karena itu, ia sangat berharap sirkuit balap motor (road race) di  Lumbanan, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng segera bisa dibangun. ”Saya sudah bertemu dengan Wakil Bupati(Wabup) Buleleng Gede Supriatna yang juga menjabat Ketua Umum KONI Buleleng,” kata Ajik Krisna,

Menurutnya, lahan seluas 6 hektar milik Pemprov Bali itu, sangat ideal untuk dijadikan sirkuit sekaligus diperlukan untuk menggelar lomba balap motor Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali tahun 2027 mendatang di Buleleng. “Selain itu, bisa dijadikan tempat berlatih bagi pebalap Bali untuk mempersiapkan diri menghadapi BK PON,” imbuh Ajik Krisna.

Ajik Krisna menambahkan, lahan seluas 6 hektar milik Pemprov Bali tersebut memang direncanakan untuk dibangun sport center oleh Pemkab Buleleng. Secara pribadi, Ajik Krisna menyiapkan dana Rp1 miliar untuk membangun sirkuit balap motor di Lumbanan tersebut.

Ketua IMI Bali ini menyampaikan, persiapan ke BK PON harus dilakukan sebaik mungkin sehingga apa yang dijanjikan membawa pulang sekeping medali emas dari BK PON mampu direalisasikan. Apalagi jika semua persiapan sudah matang, prestasi IMI Bali tidak hanya di BK PON, tetapi juga di PON XXII/2028 NTB-NTT.

“KONI Bali minta kami menyumbangkan medali saat PON XXII/2028 NTB-NTT. Persoalannya, bagaimana bisa menyumbangkan medali kalau tempat latihan terutama road race tidak punya,” tanya Ajik Krisna.

Oleh karena itu, Ia berharap Pemkab Buleleng segera merealisasikan pembangunan sport center yang di dalamnya terdapat venue balap motor. “IMI Bali siap menyumbang medali pada PON mendatang, syukur-syukur bisa mempersembahkan medali emas,” harapnya.

Sebaimana diketahui, pada PON XXI/2024 di Aceh-Sumut, IMI Bali gagal meraih medali. Dari nomor motocross di Sirkuit GTX Sena Kualanamu, Medan, krosser Bali I Gusti Ngurah Diva Ismayana gagal finis setelah terjadi kendala teknis (mesin motor mati) pada putaran awal.

Untuk PON XXII/2028 nanti, Diva dipersembahkan mempersembahkan medali karena yang bersangkutan kini merupakan krosser nasional yang sering mewakili Indonesia ke ajang internasional.

Sejumlah prestasi ditorehkan Diva, antara lain juara Nasional Motocross, juara Asia Supermoto, dan mencetak sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang berkompetisi di ajang Asia Supercross.

Selain nomor motocross, IMI Bali di PON mendatang juga berharap meraih medali dari nomor road race, yang memperebutkan empat medali emas-masing-masing dari nomor standar perorangan, masing-masing standar beregu, modifikasi pereorangan, dan modifikasi beregu.

“Untuk nomor road race ini kami kesulitan mencari tempat latihan. Pada PON sebelumnya, untuk berlatih kami terpaksa ke Sirkuit Sentul, Bogor, kalau misalnya hingga menjelang PON XXII 2028 sirkuit di Lumbanan, Sukasada, Buleleng belum juga dibangun, ya terpaksa kami berlatih di Sirkuit Mandalika,” tandasnya. (WAN/002)

Baca Artikel Menarik Lainnya : I Nengah Rumana, Kepala Desa Shinduwati Dipidana Percobaan

Terpopuler

Kemenangan Dharma atas Adharma Tidak Sebatas Slogan, Merta: Adat dan Budaya Bali Bisa Bertahan Sepanjang Masih Ada Tanah

Kemenangan Dharma atas Adharma Tidak Sebatas Slogan, Merta: Adat dan Budaya Bali Bisa Bertahan Sepanjang Masih Ada Tanah

Rumah Layak untuk Pak Juli: Gotong Royong Bulan Bung Karno Wujudkan Kesejahteraan Warga Buleleng

Rumah Layak untuk Pak Juli: Gotong Royong Bulan Bung Karno Wujudkan Kesejahteraan Warga Buleleng

Pimpinan DPRD Badung Ucapkan Galungan dan Kuningan

Pimpinan DPRD Badung Ucapkan Galungan dan Kuningan

Penguatan Desa Budaya, Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unwar Gelar PKM di Desa Sukawati 

Penguatan Desa Budaya, Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unwar Gelar PKM di Desa Sukawati 

Stan PKB 2026 Digratiskan, Putri Koster Pastikan Tidak Ada Pungli Bagi Pedagang

Stan PKB 2026 Digratiskan, Putri Koster Pastikan Tidak Ada Pungli Bagi Pedagang

Hari Lahir Pancasila, Presiden Prabowo Tegaskan Transformasi Menuju Ekonomi Berkeadilan

Hari Lahir Pancasila, Presiden Prabowo Tegaskan Transformasi Menuju Ekonomi Berkeadilan