Kunjungan PM Modi, Peluang Perkuat Kemitraan Strategis India - Indonesia di Era Indo-Pasifik
Kunjungan PM Modi, Peluang Perkuat Kemitraan Strategis India - Indonesia di Era Indo-Pasifik
Admin 2 -
atnews
2026-06-17
Bagikan :
Perdana Menteri India Narendra Modi - Presiden RI Prabowo Subianto (ist/atnews)
Oleh Dr. Anak Agung Putu Sugiantiningsih, S.IP., M.AP.
Rencana kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia pada Juli 2026 merupakan momentum penting dalam perkembangan hubungan bilateral kedua negara. Sebagai dua negara demokrasi terbesar di Asia dan sama-sama memiliki posisi strategis di kawasan Indo-Pasifik, pertemuan tingkat tinggi tersebut tidak hanya memiliki makna simbolik, tetapi juga mencerminkan semakin eratnya kepentingan strategis antara Indonesia dan India dalam menghadapi dinamika global yang terus berubah.
Pandangan yang disampaikan Guru Besar Ilmu Hubungan Internasional Universitas Pertahanan RI, Prof. Anak Agung Banyu Perwita, Ph.D., bahwa kunjungan ini menandai transformasi hubungan India–Indonesia dalam konteks perubahan tatanan internasional patut mendapat perhatian. Saat ini dunia tengah memasuki fase multipolaritas baru yang ditandai dengan meningkatnya persaingan geopolitik, perubahan rantai pasok global, tantangan keamanan maritim, hingga isu transisi energi dan transformasi digital.
Dalam konteks tersebut, Indonesia dan India memiliki banyak kesamaan kepentingan. Kedua negara sama-sama mengedepankan prinsip kedaulatan, stabilitas kawasan, dan kerja sama internasional yang berbasis pada penghormatan terhadap hukum internasional. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dan negara dengan populasi terbesar di dunia, Indonesia dan India memiliki posisi strategis dalam menjaga stabilitas jalur perdagangan internasional yang melintasi Samudra Hindia dan kawasan Asia Tenggara.
Dari perspektif ekonomi, hubungan Indonesia dan India menunjukkan tren yang semakin positif. India merupakan salah satu mitra dagang utama Indonesia, terutama dalam sektor energi, batu bara, minyak kelapa sawit, serta berbagai komoditas strategis lainnya. Di sisi lain, Indonesia dapat memanfaatkan pertumbuhan ekonomi India yang terus meningkat sebagai peluang untuk memperluas pasar ekspor sekaligus menarik investasi di sektor manufaktur, teknologi informasi, energi terbarukan, dan infrastruktur.
Kunjungan PM Modi juga berpotensi memperkuat kerja sama dalam bidang ekonomi digital. India dikenal sebagai salah satu kekuatan teknologi dunia dengan perkembangan industri digital yang sangat pesat. Pengalaman India dalam membangun sistem layanan publik berbasis digital, pengembangan start-up teknologi, serta transformasi ekonomi digital dapat menjadi referensi penting bagi Indonesia dalam mempercepat agenda transformasi digital nasional. Selain aspek ekonomi, kerja sama maritim juga menjadi isu strategis yang tidak dapat diabaikan.
Letak geografis Indonesia dan India menjadikan kedua negara sebagai aktor penting dalam menjaga keamanan jalur pelayaran internasional. Tantangan seperti kejahatan lintas negara, penyelundupan, perdagangan manusia, hingga ancaman terhadap keamanan laut membutuhkan koordinasi yang semakin kuat. Oleh karena itu, kunjungan ini dapat menjadi momentum untuk memperdalam kerja sama pertahanan, keamanan maritim, serta penguatan kapasitas pengawasan wilayah laut.
Lebih jauh lagi, hubungan Indonesia dan India memiliki dimensi historis dan kultural yang sangat kuat. Jejak peradaban India telah memberikan pengaruh signifikan terhadap perkembangan budaya Nusantara sejak berabad-abad lalu. Berbagai warisan budaya, nilai-nilai filosofi, hingga peninggalan sejarah menjadi bukti bahwa hubungan kedua bangsa tidak hanya dibangun atas dasar kepentingan politik dan ekonomi, tetapi juga memiliki akar peradaban yang mendalam.
Dalam perspektif diplomasi kawasan, kunjungan PM Modi dapat memperkuat posisi ASEAN sebagai pusat pertumbuhan dan stabilitas kawasan Indo-Pasifik. Indonesia sebagai negara terbesar di ASEAN memiliki peran penting dalam menjaga sentralitas ASEAN, sementara India merupakan mitra strategis yang semakin aktif dalam berbagai forum regional. Sinergi kedua negara akan memberikan kontribusi positif terhadap terciptanya kawasan yang damai, inklusif, dan sejahtera.
Pada akhirnya, kunjungan Perdana Menteri Narendra Modi ke Indonesia tidak hanya menjadi agenda diplomatik rutin antarnegara, melainkan simbol semakin matangnya kemitraan strategis Indonesia–India di tengah perubahan geopolitik global.
Momentum ini perlu dimanfaatkan untuk memperluas kerja sama yang konkret dan berkelanjutan, sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi pembangunan nasional kedua negara sekaligus memperkuat stabilitas kawasan Indo-Pasifik.
Dengan berbagai peluang yang tersedia, Indonesia dan India memiliki modal yang kuat untuk menjadi mitra strategis yang tidak hanya relevan bagi kepentingan bilateral, tetapi juga berkontribusi terhadap terciptanya tata dunia yang lebih seimbang, damai, dan berkelanjutan.
*) Dr. Anak Agung Putu Sugiantiningsih, S.IP., M.AP., Akademisi Universitas Warmadewa