Perkuat Desa Adat, Dibentuk Dinas Pemajuan Masyarakat Adat 
Banner Bawah

Perkuat Desa Adat, Dibentuk Dinas Pemajuan Masyarakat Adat 

Atmadja - atnews

2019-11-25
Bagikan :
Dokumentasi dari - Perkuat Desa Adat, Dibentuk Dinas Pemajuan Masyarakat Adat 
Slider 1
Gianyar, 25/11 (Atnews). - Pesamuhan Agung Desa Adat dan Desa se Bali yang digelar sehari di Wantilan Pura Samuan Tiga Gianyar Senin (25/11), menghasilkan beberapa keputusan penting guna memperkuat desa adat ditengah derasnya arus globalisasi.
 Salah satu keputusan penting, akan segera terbentuknya lembaga Dinas khusus mengurus Desa Adat yaitu Dinas Pemajuan Masyarakat Adat, sesuai Perda Bali No.7 tahun.2019.
Pesamuhan dihadiri Gubernur I Wayan Koster Bali, bupati/walikota se-Bali, Bendesa Adat, Perbekel, Lurah, Majelis Desa Adat, dan perangkat daerah provinsi/kabupaten/kota.
Gubernur Koster mengatakan, untuk menunjang kegiatan  berkaitan  adat, juga akan dibangun kantor Majelis Desa Adat Provinsi dan Kabupaten/Kota. 
"Kita semua berkumpul disini untuk menyatukan visi dan misi  demi memperkuat  desa adat dan desa," tegas Gubernur  Koster.
Dalam penguatan desa adat terang Koster,  Pemprov Bali mengalokasikan anggaran  sebesar Rp  300 juta untuk masing masing  desa adat dalam APBD 2020, atau Rp 447,9 miliar untuk 1.493 desa adat di Bali.
"Sementara desa mendapat anggaran rata rata Rp. 1 miliar lebih  dari APBN dengan total dana desa sebesar Rp. 657,8 miliar untuk 636 desa di Bali,"  terangnya..
Menurut Koster, prajuru desa adat dengan perbekel dan perangkat desa perlu duduk bersama guna melakukan pemilahan program desa yang lebih terarah dan efektif. 
Pesamuhan sehari itu diisi pemaparan dari pembicara Kadis Dukcapil Provinsi Bali, Gusti Agung Kartika,SH,MH, Dr. Gde Made Sadguna dan Ketut Sumarta dari Majelis Desa Adat Provinsi Bali.( Mur/02).

Baca Artikel Menarik Lainnya : Bulan Bahasa Bali Diawali Festival Nyurat Lontar dengan Seribu Peserta

Terpopuler

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Yoga

Yoga

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan