Banner Bawah

Semarak Halalbihalal Ikawangi Badung: Jaga Budaya Nusantara dengan Semangat 45, Peringati Hari Kartini

Admin 2 - atnews

2026-04-20
Bagikan :
Dokumentasi dari - Semarak Halalbihalal Ikawangi Badung: Jaga Budaya Nusantara dengan Semangat 45, Peringati Hari Kartini
Pentas Tari Gandrung (ist/atnews)

Badung (Atnews) – Ikatan Keluarga Banyuwangi (Ikawangi) Kabupaten Badung diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga budaya Nusantara di tanah rantau dengan semangat Nilai 45. 

Harapan tersebut disampaikan Bagus Ngurah Rai, yang juga menjabat Ketua DHD Angkatan 45 Provinsi Bali sekaligus Ketua Pelaksana MPB, saat berbincang dengan pengurus Ikawangi Bali dan Badung menjelang Halalbihalal, Minggu, 19 April 2026 di Monumen Perjuangan Bangsal, Badung.

“Jiwa 45 itu rela berkorban, pantang menyerah, dan cinta tanah air. Karena daripada itu, Ikawangi Badung harus bawa semangat itu. Jaga budaya Banyuwangi, hormati budaya Bali. Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Inilah wujud nyata Bhinneka Tunggal Ika,” tegas Bagus Ngurah Rai.

Kegiatan Halalbihalal keluarga besar Ikawangi Badung dan Ikawangi Korlap Agung Wilis Mengwi ini sekaligus dirangkaikan dengan peringatan Hari Kartini tahun ini. Semangat emansipasi R.A. Kartini selaras dengan Nilai 45: berani, mandiri, dan berjuang untuk kemajuan bangsa.

Acara diawali dengan doa bersama menjelang Halalbihalal sebagai wujud syukur dan memohon kelancaran kegiatan. Lebih dari 100 orang memadati Taman Shiwa Loka di kompleks Monumen Perjuangan Bangsal.

Ketua PC Ikawangi Badung, Moch. Ridwan, menyampaikan terima kasih atas dukungan MPB yang tidak pernah putus di setiap kegiatan Ikawangi. “Dukungan ini jadi energi bagi kami untuk terus guyub dan berkarya,” ujarnya.

Sementara itu, Korlap Ikawangi Agung Wilis Mengwi, Sitam, juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota yang telah menyukseskan acara. “Ini bukti seduluran sak lawase. Ikawangi siap jadi perekat budaya di Badung,” kata Sitam.

Sebagai puncak acara, kemeriahan disemarakan pentas kesenian khas Banyuwangi, yakni Tari Gandrung dan kesenian Janjoli yang memukau peserta. Lokasi di Monumen Perjuangan Bangsal dipilih sebagai pengingat bahwa perantau pun punya tugas sejarah: menjaga persatuan dan merawat kebudayaan Nusantara dengan Api 45 yang tak pernah padam. (KRS/002) 

Baca Artikel Menarik Lainnya : Manfaatkan Tol Laut, Pastikan Stabilitas Harga Bahan Pokok

Terpopuler

Ayo Jaga Bali agar Tidak “Leteh” oleh Sampah: Penanganan Sampah Berkelanjutan di Banjar/Desa

Ayo Jaga Bali agar Tidak “Leteh” oleh Sampah: Penanganan Sampah Berkelanjutan di Banjar/Desa

Carut-Marut Sampah

Carut-Marut Sampah

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

Pasca Kasus Dugaan Kekerasan Anak Panti Asuhan Ganesha Sevanam, Pemkab Buleleng Akan Merelokasi Anak Panti

Pasca Kasus Dugaan Kekerasan Anak Panti Asuhan Ganesha Sevanam, Pemkab Buleleng Akan Merelokasi Anak Panti

Sampah Menumpuk, De Gadjah Tegaskan Presiden Prabowo Turun Tangan Hadirkan PSEL ke Bali

Sampah Menumpuk, De Gadjah Tegaskan Presiden Prabowo Turun Tangan Hadirkan PSEL ke Bali

Penutupan Festasada 2026, Tunjukkan Kolaborasi Seni Budaya Kearifan Lokal

Penutupan Festasada 2026, Tunjukkan Kolaborasi Seni Budaya Kearifan Lokal