Banner Bawah

Badung Sulit Air Bersih, DPRD Tagih Realisasi Perumda Tirta Mangutama

Admin 2 - atnews

2026-04-06
Bagikan :
Dokumentasi dari - Badung Sulit Air Bersih, DPRD Tagih Realisasi Perumda Tirta Mangutama
Anggota Komisi III DPRD Badung, I Made Sumerta (ist/atnews)

Badung (Atnews) - Anggota Komisi III DPRD Badung, I Made Sumerta menagih realisasi pembangunan reservoir di Desa Pecatu kepada Perumda Air Minum Tirta Mangutama yang hingga kini belum juga terealisasi.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi III DPRD Badung, I Made Sumerta, dalam Rapat Kerja (Raker) antara Komisi III DPRD Badung dengan Perumda Air Minum Tirta Mangutama di Ruang Rapat Gosana II, Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Senin, 6 April 2026.

Menurut Made Sumerta yang juga Bendesa Adat Pecatu, pembangunan reservoar sangat penting bagi masyarakat Desa Pecatu dan kawasan Kuta Selatan.

Made Sumerta menilai kebutuhan air bersih di wilayah tersebut semakin mendesak karena belum semua masyarakat terlayani secara maksimal.

Berdasarkan data yang dipaparkan Perumda, cakupan pelayanan air bersih di kawasan Kuta dan Kuta Selatan baru mencapai 92,95 persen. Angka tersebut menunjukkan masih ada masyarakat yang belum mendapatkan akses air bersih secara merata.

Selain itu, kondisi geografis Kuta Selatan yang didominasi kawasan bukit kapur membuat masyarakat kesulitan memperoleh pasokan air bersih secara optimal.

Reservoir di Labuan Sait yang saat ini memiliki kapasitas 3.000 meter kubik dinilai belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

"Masyarakat Desa Pecatu, sering bertanya kepada saya kapan Perumda Air MInum Tirta Mangutama terkait pembangunan reservoir, padahal tanah atau lahan untuk reservoar tersebut sudah tersedia," kata Made Sumerta.

Selain persoalan reservoir, Made Sumerta juga menyoroti maraknya pencurian meteran air milik warga. Kondisi tersebut dinilai meresahkan masyarakat karena banyak meteran yang sudah terpasang hilang dan diduga dijual kembali kepada pihak tertentu.

"Hilangnya meteran air marak terjadi, ini membuat masyarakat kami resah, terlebih adanya dugaan barang curian meteran air tersebut kemudian dijual kepihak tertentu," kata Made Sumerta.

Untuk itu, Made Sumerta berharap Perumda Air Minum Tirta Mangutama segera mempercepat pembangunan reservoir di berbagai wilayah, termasuk di Pecatu. Dengan bertambahnya reservoir, cakupan pelayanan air bersih di Kabupaten Badung yang saat ini mencapai 62,76 persen diharapkan bisa meningkat hingga 100 persen.

"Langkah tersebut juga dinilai penting untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap penggunaan air tanah dan sumur bor," pungkasnya. (WIG/002)

Baca Artikel Menarik Lainnya : 21 Titik Gawat Darurat Sampah Plastik di Kawasan Pura Besakih

Terpopuler

Ayo Jaga Bali agar Tidak “Leteh” oleh Sampah: Penanganan Sampah Berkelanjutan di Banjar/Desa

Ayo Jaga Bali agar Tidak “Leteh” oleh Sampah: Penanganan Sampah Berkelanjutan di Banjar/Desa

Carut-Marut Sampah

Carut-Marut Sampah

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

Nuanu Menetapkan Pura Beji Dalem Segara sebagai Pura Kawasan, Pelestarian Budaya Bali

Nuanu Menetapkan Pura Beji Dalem Segara sebagai Pura Kawasan, Pelestarian Budaya Bali

Wabup Buleleng Gede Supriatna Resmikan Kantor Perbekel Desa Alasangker, Tekankan Pelayanan Masyarakat Meningkat

Wabup Buleleng Gede Supriatna Resmikan Kantor Perbekel Desa Alasangker, Tekankan Pelayanan Masyarakat Meningkat

Dorong Sport Tourism, Melalui Fun Rally Jelajah Alam Buleleng, Diikuti 198 Peserta Se-Bali

Dorong Sport Tourism, Melalui Fun Rally Jelajah Alam Buleleng, Diikuti 198 Peserta Se-Bali