Imbas Penutupan TPA Suwung, Masyarakat Bawa Sampah ke Pasar Kreneng
Admin 2 - atnews
2025-12-18
Bagikan :
Kepala Pasar Kreneng I Gusti Ngurah Arya Kusuma(ist/Atnews)
Denpasar (Atnews) - Kebijakan penutupan TPA Suwung pada tanggal 23 November 2025 tengah menjadi perbicangan masyarakat Bali.
Penutupan dilakukan sebagai tindak lanjut atas Keputusan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Nomor 921 Tahun 2025.
Dampak penutupan itu juga mempengaruhi pengelolaan sampah Pasar Kreneng, Denpasar.
Dalam mengatasi maslah tersebut, Kepala Pasar Kreneng I Gusti Ngurah Arya Kusuma tengah mengajukan surat terkait penambahan 9 titik teba modern.
"Kita baru bersurat terkait penambahan 9 titik teba modern untuk memaksimalkan sampah organik," kata Ngurah Arya Kusuma di Denpasar, Rabu (17/12).
Selain itu, imbas rencana penutupan TPA Suwung, Pasar Kreneng justru kedatangan sampah dari masyarakat. Bahkan ada titik baru lagi di dekat Tugu Karang Jalan Rampai.
Mereka ke pasar justru menaruh sampahnya, hal itu justru menambah beban pengelola pasar.
Dengan demikian, pihaknya menyiapkan petugas keamanan dan kebersihan di TPS Pasar Kreneng.
"Solusi Kita menyiagakan petugas keamanan dan kebersihan di TPS tapi tetap saja kami kecolongan," ungkapnya.
Diharapkan masyarakat bertanggung jawab terhadap sampahnya sendiri bukan malah membuangnya ke pasar.
Pemantauan pun di TPS dari dini hari mencegah masuknya sampah dari luar pasar. (GAB/002)