Masalah Pertanahan di Badung Tinggi, Banyak Aset Belum Terdaftar
Banner Bawah

Masalah Pertanahan di Badung Tinggi, Banyak Aset Belum Terdaftar

Atmadja - atnews

2019-09-17
Bagikan :
Dokumentasi dari - Masalah Pertanahan di Badung Tinggi, Banyak Aset Belum Terdaftar
Slider 1
Badung 17/9 (Atnews) - Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa mengatakan, masalah pertanahan di Badung cukup tinggi, banyak aset tanah yang belum terdaftar. Untuk itu Pemkab. ingin mempercepat pendaftaran tanah melalui program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap).
Program dan Metode PTSL tanah ini sudah berjalan sejak tahun lalu dan dapat memberikan efek signifikan terhadap penyertifikatan tanah serta  sengketa pertanahan di Badung," ucap Suiasa di depan peserta rapat koordinasi Badan Pertanahan Nasional (BPN) Badung 
BPN Badung mengadakan rapat koordinasi mengenai Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), untuk mensukseskan program Pemerintah Pusat, dibidang pertanahan di Kantor BPN Badung Selasa (17/9).
Wabup Suiasa mengatakan, PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) wujud pelaksanaan kewajiban pemerintah untuk menjamin kepastian dan perlindungan hukum atas kepemilikan tanah oleh masyarakat. (Mur/02).

Baca Artikel Menarik Lainnya : Gempa 8,9 SR Mentawai Mengancam Sumbar

Terpopuler

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan