Terkait Permasalahan Tanah Negara Bukit Ser, Pj Bupati Lihadnyana Ajak Seluruh Pihak Hormati Proses Hukum
Banner Bawah

Terkait Permasalahan Tanah Negara Bukit Ser, Pj Bupati Lihadnyana Ajak Seluruh Pihak Hormati Proses Hukum

Admin - atnews

2025-01-07
Bagikan :
Dokumentasi dari - Terkait Permasalahan Tanah Negara Bukit Ser, Pj Bupati Lihadnyana Ajak Seluruh Pihak Hormati Proses Hukum
Pj.Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana (ist/Atnews)
Buleleng (Atnews) - Terkait dengan permasalahan hukum mengenai tanah negara di Bukit Ser, Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Penjabat (Pj) Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana mengajak seluruh pihak untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

Hal itu disampaikannya saat ditemui di Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Senin (6/1/2025).

Pj.Bupati Lihadnyana menjelaskan dirinya telah mendengar permasalahan tersebut dan sudah ada yang melaporkan ke pihak kepolisian. Oleh karena itu, dirinya mengajak seluruh pihak untuk menahan diri dan menghormati proses hukum. Saat ini, proses hukum tersebut sudah berjalan dan diusut oleh Polres Buleleng.

“Berkenaan dengan sudah adanya laporan ke Polres Buleleng, saya mengajak seluruh pihak untuk menunggu dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan,” jelasnya.

Ia mendorong pihak terkait atau berwenang untuk transparan jika dimintai keterangan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng dalam hal ini tidak memiliki kewenangan atas tanah tersebut karena merupakan tanah negara bebas. Sesuai ketentuan, jika ada masyarakat atau lembaga memohon kepemilikan atas tanah negara bebas, tidak memerlukan rekomendasi dari daerah atau dalam hal ini Pemkab Buleleng. 

Bukan hanya rekomendasi, permohonan masyarakat atas tanah negara bebas itu tidak ada kewajiban untuk memberitahu Pemkab Buleleng. Sehingga ini mutlak antara pemohon dan negara dalam hal ini lembaga yang diberikan otoritas atau kewenangan dalam hal pemberian hak atas tanah yaitu Badan Pertanahan Nasional.

“Sekali lagi, pemerintah daerah hanya mengajak seluruh pihak untuk bersabar menunggu proses hukum di Polres Buleleng. Mari kita hormati proses hukum karena negara kita adalah negara hukum,” ujar Lihadnyana.

Lihadnyana pun mengungkapkan Pemkab Buleleng akan proaktif jika tanah tersebut merupakan aset yang dimiliki. Hanya saja, dalam permasalahan atas tanah di Bukit Ser ini tidak ada satupun berstatus aset Pemkab Buleleng. Pemkab Buleleng telah melakukan pengecekan ke daerah tersebut.   

“Tentunya kita akan proaktif kalau ada aset Pemkab Buleleng disana. Nyatanya berdasarkan hasil pengecekan tidak ada aset,” ungkap pejabat asal Desa Kekeran, Kecamatan Busungbiu ini. (WAN)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Presiden Joko Widodo: Realisasi Dana Desa 99 Persen itu Tinggi Sekali

Terpopuler

Aksi Penanaman Pohon Demokrat Denpasar Berlandaskan Filosofi Tri Hita Karana dan Ajaran Bhagawadgita

Aksi Penanaman Pohon Demokrat Denpasar Berlandaskan Filosofi Tri Hita Karana dan Ajaran Bhagawadgita

Di Tengah Peringatan Kemerdekaan, Tim Gabungan Tetap Siaga Tangani Karhutla di Sejumlah Daerah

Di Tengah Peringatan Kemerdekaan, Tim Gabungan Tetap Siaga Tangani Karhutla di Sejumlah Daerah

Sewa Pertokoan di Dalung

Sewa Pertokoan di Dalung

Disambut Meriah di Jembrana, Istana Puji Antusiasme Warga: Luar Biasa

Disambut Meriah di Jembrana, Istana Puji Antusiasme Warga: Luar Biasa

Yayasan Sabha Budaya Bali Pada HUT-nya Ke-21, Teguhkan Komitmen "Lestarikan Adat, Agama, dan Budaya Bali"

Yayasan Sabha Budaya Bali Pada HUT-nya Ke-21, Teguhkan Komitmen "Lestarikan Adat, Agama, dan Budaya Bali"

Satu Korban Selamat Usai Tak Jadi Naik KMP Putri Yasmin, 4 Masih Dicari

Satu Korban Selamat Usai Tak Jadi Naik KMP Putri Yasmin, 4 Masih Dicari