Suartama, Perajin Jukung Berbahan Baku Fiber
Banner Bawah

Suartama, Perajin Jukung Berbahan Baku Fiber

Atmadja - atnews

2019-09-03
Bagikan :
Dokumentasi dari - Suartama, Perajin Jukung Berbahan Baku Fiber
Slider 1

Badung, 3/9 (Atnews) - I Gede Suartama yang sering dipanggil Made Lombok termasuk salah satu orang yang memiliki profesi langka sebagai perajin.

Profesi yang sudah digeluti sejak 8 tahun silam ternyata sangat membantu penghidupan nelayan di Bali. Mengingat, hampir semua nelayan telah memanfaatkan hasil produksi yang dibuatnya.

 "Di Bali mungkin saya salah satu orang yang berhasil membuat jukung dari bahan fiber. Sampai saat ini sudah 200 buah jukung yang saya buat untuk nelayan di Canggu, Jimbaran, Tanah Lot dan lainnya, " terang Suartama di pantai Canggu Selasa (3/9).

Suartama asal desa Jasri Karangasem yang lama tinggal di desa Braban Tanah Lot menjelaskan, sulitnya mencari kayu untuk bahan jukung, banyak nelayan sekarang yang beralih ke bahan dari fiber. 

Dari segi kekuatan maupun keindahan dan lainnya, jukung fiber tidak kalah dibanding jukung kayu.

Untuk membuat satu jukung katanya diperlukan waktu maksimal 2 minggu, mulai dari proses desain sampai ke pencetakannya. 

"Nilai jual jukung bervariasi mulai dari Rp 18 juta sampai Rp 50 juta per unit. Perbedaan harga ini disebabkan ukuran, kelengkapan dan lainnya," terang Suartama sembari menambahkan, kendati harga lumayan mahal, keuntungan yang diperolehnya tidak begitu besar setelah dipotong harga bahan baku serta ongkos pengerjaan. (Mur/02).

Baca Artikel Menarik Lainnya : Kebersamaan Memiliki Nilai Kepuasan

Terpopuler

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Atlet Woodball Buleleng Raih Emas di Jatim Open 2026, Danang Dibidik Perkuat Indonesia

Atlet Woodball Buleleng Raih Emas di Jatim Open 2026, Danang Dibidik Perkuat Indonesia

Sewa Pertokoan di Dalung

Sewa Pertokoan di Dalung

Langkah Strategis 2026: Kementerian Pariwisata Siapkan 38 Provinsi, Keselamatan Wisata Jadi Prioritas

Langkah Strategis 2026: Kementerian Pariwisata Siapkan 38 Provinsi, Keselamatan Wisata Jadi Prioritas

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali