Paslon Independent, Pilkada Buleleng Berguguran Menyusul Doni Riana dan AA Ayu Laras Paramita Ditolak KPU Buleleng
Banner Bawah

Paslon Independent, Pilkada Buleleng Berguguran Menyusul Doni Riana dan AA Ayu Laras Paramita Ditolak KPU Buleleng

Admin - atnews

2024-05-14
Bagikan :
Dokumentasi dari - Paslon Independent, Pilkada Buleleng Berguguran Menyusul Doni Riana dan AA Ayu Laras Paramita Ditolak KPU Buleleng
Slider 1
Buleleng (Atnews) - Pasangan Calon (Paslon) independent atau perorangan, menjelang Pemilihan Kepala Daerah(Pilkada) Buleleng tahun 2024 ini berguguran. Kadek Doni Riana dan Anak Agung Ayu Laras Paramitha yang mendaftar ke KPU Buleleng  di Jalan A.Yani Singaraja pada Minggu(12/5) malam hingga berakhir pengecekan dukungan KTP Senen(13/5) dini hari, juga ditolak KPU.

Setelah Paslon independent yakni Anak Agung Wiranata Kusuma dan Made Sundayana alias Nata-Sunda, kini giliran paslon Kadek Doni Riana dan Anak Agung Ayu Laras Paramitha alias KDR- Laras juga bernasib sama tidak lolos pendaftaran dikarenakan jumlah dukungan KTP yang ditunjukkan kepada KPU Buleleng kurang dari persyaratan minimum.

Itu berarti kedua paslon yang telah mempublikasikan diri akan ikut meramaikan pesta demokrasi di Bali utara ini yakni Pemilukada Buleleng melalui jalur independent atau perseorangan akhirnya kandas, kalah sebelum bertanding

Paslon KDR-Laras harus menerima kenyataan pahit karena ditolak KPU. KPU Buleleng menolak paslon KDR-Selaras karena kurang syarat dukungan yakni cuma 39.336 KTP atau kurang dari syarat dukungan minimal sebanyak 45.893 dukungan.

“Sebarannya paslon KDR-Selaras dukungannya lebih dari minimal sebaran dukungan yakni di lima kecamatan, namun jumlah minimal syarat dukungan masih kurang dari syarat dukungan minimal 45.893 jiwa. Sehingga berdasarakn ketentuan, kami mengembalikan berkas syarat dukungan yang dicek hingga pukul 05-30 Wita kepada bakal Paslon Kadek Doni Riana-Anak Agung Ayu Laras Paramitha,” jelas Ketua KPU Buleleng Komang Dudhi Udiyana

Dengan gugurnya KDR-Selaras maka dipastikan tidak ada paslon independent di pesta demokrasi Pilkada Buleleng 27 November 2024 mendatang.

Saat dikonfirmasi wartawan usai penolakan oleh KPU, KDR bersama Ayu Laras menyatakan menerima dan memghormati keputusan KPU Buleleng yang menolak pendaftaran mereka karena kurangnya syarat dukungan.

“Kami legowo dengan hasil itu, dan ke depan dengan amanah yang diberikan masyarakat Buleleng berupa dukungan pencalonan melalui jalur independen atau perorangan ini, KDR tidak menutup kemungkinan mencalonkan diri atau dicalonkan melalui jalur partai politik,” tandas KDR. (WAN)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Gerakan Petani Milineal Menuju Lumbung Pangan Dunia 2045

Terpopuler

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Rawan Perlintasan Ilegal, Sinergi Imigrasi dan ITB Inisiasi 'Pagar Digital'Patroli Drone untuk Pengawasan Perbatasan

Rawan Perlintasan Ilegal, Sinergi Imigrasi dan ITB Inisiasi 'Pagar Digital'Patroli Drone untuk Pengawasan Perbatasan

Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan

8 Dekade Bhayangkara: Di Antara Kemuliaan Pengabdian dan Darurat Reformasi Kultural

8 Dekade Bhayangkara: Di Antara Kemuliaan Pengabdian dan Darurat Reformasi Kultural