Badung Siapkan Layanan bagi Penyandang Tuna Netra
Banner Bawah

Badung Siapkan Layanan bagi Penyandang Tuna Netra

Atmadja - atnews

2019-08-15
Bagikan :
Dokumentasi dari - Badung Siapkan Layanan bagi Penyandang Tuna Netra
Slider 1
Badung, 14/8 ( Atnews ).Kementerian Sosial RI melalui Balai Literasi Braille Indonesia (BLBI) "ABIYOSO" mengadakan sosialisasi dan menyerahkan alat peraga Braille Corner di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Badung, Rabu (14/8).
Melalui sosialisasi dan pendampingan Tim Pusat ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Badung akan menyiapkan Layanan tambahan khusus bagi Penyandang Disabilitas Netra.
Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Ni AWayan KristiAni didampingi Kabid Rehabilitasi Sosial A.A.Swandewi serta 24 orang penyandang tuna netra.
Ni Wayan Kristiani mengapresiasi Balai Literasi Braille Indonesia "ABIYOSO" Cimahi Bandung untuk mensosialisasikan braille corner di Kabupaten Badung.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Badung memiliki rencana untuk mewujudkan hal tersebut yang sesuai dengan UU No. 8 tahun 2016 tentang hak Penyandang Disabilitas yang harus memperoleh aksesibilitas pelayanan publik dan memperoleh informasi dalam berbagai hal termasuk informasi bahan bacaan.
Dengan kedatangan dan pendampingan yang diberikan tim pusat akan menambah semangat jajaran perpustakaan dan kearsipan Badung untuk membantu disabilitas netra agar bisa membaca dan menulis. 
"Kita programkan membuat kelompok braillr dan melayani perpustakaan keliling," ujar Kristiani. 
 Isep Sepriyan Kepala BLBI (Balai Literasi Braille Indonesia) ABIYOSO Cimahi Bandung menyampaikan, teknik dasar orientasi mobilitas (O&M) dalam melakukan pendampingan terhadap disabilitas netra. 
Tujuan diberikan pembelajaran O&M bagi penyandang tuna netra agar mereka dapat bergerak sesuai dengan tujuan dalam segala lingkungan, baik yang familiar/dikenal atau tidak familiar/tidak dikenal dengan aman, efisien, menyenangkan dan kemandirian. 
"Pembelajaran O & M harus dimulai dari apa yang diketahui penyandang tuna netra menuju apa yang belum diketahui, dari yang konkrit ke yang abstrak, dari yang mudah ke yang sukar, dari lingkungan yang sepi ke lingkungan yang ramai, " imbuhnya. (Mur).

Baca Artikel Menarik Lainnya : Koster Inginkan Pendapatan PHR Kabupaten/Kota Optimal

Terpopuler

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan