Melaspas Pura Pasek Punduk Dawa Dilengkapi Lift, Bangunan Megah dan Modern, MGPSSR : Bisa Kolaborasi Wisata Religi
Banner Bawah

Melaspas Pura Pasek Punduk Dawa Dilengkapi Lift, Bangunan Megah dan Modern, MGPSSR : Bisa Kolaborasi Wisata Religi

Admin - atnews

2024-02-26
Bagikan :
Dokumentasi dari - Melaspas Pura Pasek Punduk Dawa Dilengkapi Lift, Bangunan Megah dan Modern, MGPSSR : Bisa Kolaborasi Wisata Religi
Slider 1
Klungkung (Atnews) - Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi Provinsi Bali menggelar upacara melaspas di Pura Penataran Agung Catur Parahyangan Ratu Pasek Linggih Ida Betara Mpu Gana.

Upacara yang dipimpin tujuh sulinggih Pasek itu digelar bertepatan dengan Purnama Sasih Kesanga, 24 Februari 2024 yang dihadiri ribuan Semeton Pasek. 

Upacara tersebut diperuntukkan terhadap bangunan Meru, Kori Agung dan Wantilan yang baru rampung dikerjakan. Pembangunan pura ini cukup lama, yakni hingga tujuh tahun.

Upacara tersebut dihadiri para tokoh Pasek di Bali dan ribuan umat. Organisasi yang bernaung di bawah MGPSSR seperti Jagabaya dan Dulang Mangap turut hadir ngaturang ayah. 

Ketua MGPSSR Provinsi Bali Nyoman Giri Prasta yang juga Bupati Badung mengatakan pura ini akan dijadikan sebuah kesucian yang disakralkan, nantinya bisa dikolaborasikan dengan paket wisata religi. 

Selain itu, ia menyebut pura ini juga akan diisi dengan edukasi tentang keumatan. 

"Nanti kita juga akan fasilitasi dengan persamaan pemangku," ungkap Giri Prasta usai menandatangani prasasti pemelaspasan. 

Ketua panitia, Jero Mangku Dedung Suardana mengatakan, setelah upacara pamelaspasan ini selesai dilangsungkan, nantinya akan dilanjutkan pujawali atau piodalan pada saat Pemacekan Agung.

"Persiapan pujawali nanti 4 Maret, selama tiga hari, karena berdekatan dengan Nyepi, jadi kita tetapkan nyejer hanya tiga hari," tuturnya. 

Sementara Ketua Umum MGPSSR Prof. I Wayan Wita menyampaikan upacara pamelaspasan ini merupakan fase terakhir dari pembangunan Pura Punduk Dawa.

Menurutnya Pura ini sangat monumental, yang dibangun khusus untuk mempersatukan tidak hanya Semeton Pasek, tetapi juga untuk merangkul seluruh umat hindu.

"Pura ini mengusung konsep Tri Mandala, jadi ada utamaning utama mandala," ungkapnya. 

Upacara ini dipimpin tujuh sulinggih dari berbagai daerah di Bali. Umat yang tangkil terlihat kagum melihat bangunan pura yang luas dan megah. 

Terlebih pura tersebut dirancang modern karena dilengkapi dengan lift untuk sulinggih dan lansia. Umat mengaku senang dengan fasilitas yang terdapat di Pura, sehingga tetap nyaman untuk bersembahyang. (Gab/ART/001)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Dana Kembangkan Desa Tertinggal di Kendari

Terpopuler

Rumah Layak untuk Pak Juli: Gotong Royong Bulan Bung Karno Wujudkan Kesejahteraan Warga Buleleng

Rumah Layak untuk Pak Juli: Gotong Royong Bulan Bung Karno Wujudkan Kesejahteraan Warga Buleleng

Penguatan Desa Budaya, Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unwar Gelar PKM di Desa Sukawati 

Penguatan Desa Budaya, Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unwar Gelar PKM di Desa Sukawati 

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

ITDC Gandeng Masyarakat Benoa Kelola Sampah Organik Jadi Eco Enzyme untuk Pariwisata Berkelanjutan

ITDC Gandeng Masyarakat Benoa Kelola Sampah Organik Jadi Eco Enzyme untuk Pariwisata Berkelanjutan

81 Tahun Pancasila, Semarak di Seremoni, Tercampakkan dalam Realitas

81 Tahun Pancasila, Semarak di Seremoni, Tercampakkan dalam Realitas

ADWITI Resmi Diluncurkan, AWK Dorong Standarisasi Wisata Spiritual dan Proteksi UMKM Lokal

ADWITI Resmi Diluncurkan, AWK Dorong Standarisasi Wisata Spiritual dan Proteksi UMKM Lokal