Wagub Cok Ace Minta Pengusaha Wisata dalam Mengembangkan Usaha agar Berkoordinasi dengan Pemerintah
Banner Bawah

Wagub Cok Ace Minta Pengusaha Wisata dalam Mengembangkan Usaha agar Berkoordinasi dengan Pemerintah

Atmadja - atnews

2019-07-31
Bagikan :
Dokumentasi dari - Wagub Cok Ace Minta Pengusaha Wisata dalam Mengembangkan Usaha agar Berkoordinasi dengan Pemerintah
Slider 1
Denpasar, 31/7 (Atnews) - Pertumbuhan pariwisata di Bali terus di galakkan oleh pelaku wisata dengan berbagai upaya. Untuk mendukung industri pariwisata, tidak sedikit hotel dan restoran meningkatkan layanan bahkan service penyediaan tempat berlibur dengan berbagai wahana. Salah satunya obyek swing yang sengaja diciptakan berdekatan dengan tebing untuk mempermudah pandangan wisatawan menikmati indahnya alam. Hal ini terungkap saat Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) menerima audiensi dari anggota Bali Hotel Association (BHA), di ruang kerjanya, Selasa (30/7).
Usaha wisata Swing ini banyak terdapat di daerah Sayan-Ubud. Seperti yang diungkapkan seorang perwakilan BHA member, bapak Nara bahwa usaha wisata swing di daerah Ubud saat ini sudah mencapai 20 unit. Ubud yang dikenal sebagai wilayah dengan kenyamanan dan ketenangannya, saat ini mulai terusik dengan salah satu usaha wisata swing yang ada di Bongkase dengan layanan house musik dengan suara yang sangat menggelegar, sehingga dianggap mengganggu wisatawan yang sedang liburan di daerah lain, khususnya wilayah Sayan, Ubud.
Menanggapi hal ini, Wagub Cok Ace mengatakan agar usaha wisata swing sebaiknya melakukan koordinasi dengan pemerintah Provinsi dan Kabupaten terkait syarat dan ketentuan sebuah pengembangan usaha wisata swing yang berkaitan dengan keamanan fasilitas, kenyamanan pengunjung dan wilayah lain yang juga menyediakan usaha yang sama serta batas pelaksanaan kegiatan agar jauh dari malapetaka dan hal buruk.
lebih lanjut dikatakan, hingga saat ini Bali memiliki 162 hotel dengan jumlah 30.000 kamar dan 38.500 tenaga kerja. Apabila layanan jasa dengan fasilitas yang memadai, aman dan nyaman maka dapat dipastikan akan mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas kunjungan wisatawan, sehingga mampu bersaing di tengah pengembangan destinasi di wilayah Lombok dan juga Banyuwangi yang sedang gencar-gencarnya dilakukan.(*)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Ketua PHRI Hariyadi Sukamdani Telah Menfitnah Kemendagri dan Tak Pernah Konfirmasi

Terpopuler

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Atlet Woodball Buleleng Raih Emas di Jatim Open 2026, Danang Dibidik Perkuat Indonesia

Atlet Woodball Buleleng Raih Emas di Jatim Open 2026, Danang Dibidik Perkuat Indonesia

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

Langkah Strategis 2026: Kementerian Pariwisata Siapkan 38 Provinsi, Keselamatan Wisata Jadi Prioritas

Langkah Strategis 2026: Kementerian Pariwisata Siapkan 38 Provinsi, Keselamatan Wisata Jadi Prioritas

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali