Banner Bawah

Kepala Dinas DLH Tekankan Pentingnya Kajian Lingkungan Hidup dalam Pembangunan Daerah

Admin - atnews

2023-11-14
Bagikan :
Dokumentasi dari - Kepala Dinas DLH Tekankan Pentingnya Kajian Lingkungan Hidup dalam Pembangunan Daerah
Slider 1

Buleleng (Atnews) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Buleleng menggelar konsultasi publik untuk mengumpulkan data terkait Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) dan menyorot isu-isu strategis. Acara ini berlangsung di ruang rapat Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng pada Senin, (13/11). 

Konsultasi Publik dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Dinas Kehutanan Provinsi, seluruh Camat, BUMD, dan tokoh masyarakat, serta seluruh perangkat daerah terkait di lingkup Pemerintah Kabupaten Buleleng.

Kepala Dinas DLH, Gede Melandrat, menekankan pentingnya pelaksanaan kajian lingkungan hidup sebelum memutar roda pembangunan di daerah. Sebab, kajian lingkungan hidup ini menjadi indikator penentu keberlanjutan pembangunan di daerah.

Memproyeksikan 20 tahun ke depan dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD). Melandrat mengatakan bahwa setiap lima tahun akan ada evaluasi dan revisi RPJMD, yang akan menjadi landasan untuk RPJPD. Gede Melandrat juga menggarisbawahi urgensi kajian lingkungan hidup strategis sebagai bagian integral dari pembangunan berkelanjutan.

"Payung hukum utamanya adalah UU 32, di mana kajian lingkungan hidup menjadi dasar perencanaan pembangunan. Melalui peraturan-peraturan seperti PP No. 46 Tahun 2016, Permendagri No. 86 Tahun 2017, dan Permendagri No. 7 Tahun 2018, diwajibkan penyusunan kajian lingkungan hidup strategis sebagai bagian integral dari perencanaan," ungkapnya.

Melandrat juga menyoroti 220 isu yang menjadi pijakan dalam kajian tersebut. Menurutnya, identifikasi isu-isu ini menjadi langkah awal untuk memastikan bahwa pembangunan di masa depan dapat berjalan sesuai rencana. 

"Isu-isu ini akan menjadi bagian strategis dan prioritas dalam RPJPD, sebagai landasan pembangunan jangka panjang," tambahnya.

Dengan adanya 17 isu strategis pembangunan nasional, Gede Melandrat berharap bahwa hasil kajian ini akan menjadi panduan yang kuat bagi Bupati terpilih pada tahun 2025. 

"Harapan kita adalah agar rencana yang disusun hari ini tetap menjadi acuan kepala daerah terpilih dalam memimpin Kabupaten Buleleng ke depannya," pungkasnya. (WAN)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Akibat Dana Desa, 93 Persen Desa Rutin Selenggarakan Posyandu

Terpopuler

Perpustakaan Mahima Dibuka, Wabup Supriatna : Berharap Dapat Meningkatkan Literasi Generasi Muda Buleleng

Perpustakaan Mahima Dibuka, Wabup Supriatna : Berharap Dapat Meningkatkan Literasi Generasi Muda Buleleng

Putri Koster Yakin 85% Program Desa Terwujud dengan Kinerja Kader yang Serius

Putri Koster Yakin 85% Program Desa Terwujud dengan Kinerja Kader yang Serius

Sewa Pertokoan di Dalung

Sewa Pertokoan di Dalung

Lestarikan Seni Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiah Rp 50 Juta untuk Dua Sanggar Seni Tari dan Tabuh di Buleleng

Lestarikan Seni Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiah Rp 50 Juta untuk Dua Sanggar Seni Tari dan Tabuh di Buleleng

Dugaan Kekerasan Terhadap Anak, Pengelola Panti Asuhan di Desa Jagaraga, Buleleng, Bali Ditahan Polisi

Dugaan Kekerasan Terhadap Anak, Pengelola Panti Asuhan di Desa Jagaraga, Buleleng, Bali Ditahan Polisi

Anggota DPR RI Ketut Kariyasa Adnyana Dorong Kasus Dugaan Kekerasan Anak Panti di Buleleng Diusut Tuntas

Anggota DPR RI Ketut Kariyasa Adnyana Dorong Kasus Dugaan Kekerasan Anak Panti di Buleleng Diusut Tuntas