Sejumlah Dosen Purnabakti Tulis Buku Nuansa Bahasa Citra Sastra Universitas Udayana
Banner Bawah

Sejumlah Dosen Purnabakti Tulis Buku Nuansa Bahasa Citra Sastra Universitas Udayana

Atmadja - atnews

2019-07-05
Bagikan :
Dokumentasi dari - Sejumlah Dosen Purnabakti Tulis Buku Nuansa Bahasa Citra Sastra Universitas Udayana
Slider 1
Denpasar 5/7 (Atnews) – Universitas Udayana kembali melucurkan buku dengan judul “Nuansa Bahasa Citra Sastra : Pendalaman dan Pembaruan Dalam Kajian Bahasa dan Sastra”. Buku ini merupakan hasil rangkuman /tulisan dari sekitar 24 orang dosen setempat yang sudah menjalani masa purnabakti. Sejumlah pandangan dari para dosen terangkum dalam buku setebal 288 halaman ini. Peluncuran buku ini dilakukan Jumat (5/7) kemarin di Auditorium Widia Sabha Mandala Prof.Doktor Ida Bagus Mantra , Fakultas Ilmu Budaya Unud, Denpasar. 
Sekda Kota Denpasar, AAN. Rai Iswara mengapresiasi peluncuran buku oleh Universitas Udayana ini. “Fakultas Ilmu Budaya Unud telah memberikan nuansa kebudayaan yang sedemikian rupa bagi perkembangan dunia sastra maupun dinamika kehidupan masyarakat di Bali dan terutama di Kota Denpasar. 
“Saya selaku alumni dimana telah ditempa dengan ilmu yang diajarkan di Fakultas Sastra & Ilmu Budaya Unud ini menitipkan kampus ini kepada para generasi penerus dan juga sinergi yang diharapkan antara unsur akademisi dalam hal ini Universitas Udayana dengan Pemerintah Kota Denpasar menjadi jembatan dalam membingkai langkah pembangunan Kota Denpasar berwawasan budaya” ungkap Sekda Rai Iswara.
Ketua Panitia, Prof. Dr.I Nyoman Darma Putra, M.Lit saat ditemui menjelaskan bahwa acara Apresiasi Dosen Purnabakti ini merupakan penghormatan terhadap mahaguru yang telah memberikan sumbangsih keilmuannya di Prodi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya Unud yang telah didirikan sejak tahun 1958 dan bisa dibilang juga merupakan cikal bakal dari Universitas Udayana.
 “Menenai buku ini merupakan buku kajian budaya dan sastra ditulis oleh dosen- dosen yang aktif sekarang diterbitkan dan akan difungsikan sebagai buku ajar di Fakultas dan ditempat lain bila memerlukan terkait bidang ilmu yang sama. Dalam buku ini menganalisis tentang bahasa dan sastra indonesia dimana dibahas antara lain hubungan sastra dengan dunia pariwisata, sastra dengan penciptaan karakter bangsa, dan hal- hal esensial terkait dinamika yang terjadi dewasa ini, termasuk juga pengembangan serta pendalaman termasuk dalam ranah filsafat bahasa” ujar Darma Putra.
Lebih lanjut dituturkannya, perancangan buku ini memakan waktu sekitar tiga bulan lamanya dan ditulis oleh para dosen purnabakti yang memang telah aktif menyiapkan tulisannya. Harapan kegiatan ini sebagai apresiasi dan rasa terimakasih kepada para pendahulu yaitu 24 dosen purnabakti termasuk para dosen pionir , juga sebagai kesempatan memperkenalkan pendahulu kami kepada masyarakat luas, dan kepada mahasiswa baru agar mengetahui tentang sejarah kampusnya” tuturnya.(esa/humasdps)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Wagub Cok Ace Minta  Anggota PHRI Bali Implementasikan  Pergub 

Terpopuler

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Atlet Woodball Buleleng Raih Emas di Jatim Open 2026, Danang Dibidik Perkuat Indonesia

Atlet Woodball Buleleng Raih Emas di Jatim Open 2026, Danang Dibidik Perkuat Indonesia

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

Langkah Strategis 2026: Kementerian Pariwisata Siapkan 38 Provinsi, Keselamatan Wisata Jadi Prioritas

Langkah Strategis 2026: Kementerian Pariwisata Siapkan 38 Provinsi, Keselamatan Wisata Jadi Prioritas

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali