Hasil Pemutakhiran Verivali Data Kepesertaan KIS PBI, Hemat Rp5 Miliar Lebih
Banner Bawah

Hasil Pemutakhiran Verivali Data Kepesertaan KIS PBI, Hemat Rp5 Miliar Lebih

Admin - atnews

2023-03-12
Bagikan :
Dokumentasi dari - Hasil Pemutakhiran Verivali Data Kepesertaan KIS PBI, Hemat Rp5 Miliar Lebih
Slider 1
Buleleng (Buleleng) - Pemerintah Kabupaten Buleleng berkomiten para penerima bantuan iuran KIS Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD Buleleng adalah orang yang tepat sesuai kriteria dan regulasi dengan kategori fakir miskin dan tidak mampu. 

Secara bertahap Dinas Sosial Kabupaten Buleleng melakukan penyisiran dan pemutakhiran data kepesertaan dengan terjun langsung melakukan verifikasi dan validasi. Hasilnya dari 270 ribuan peserta kini menjadi 115 ribuan peserta dengan menghemat biaya hampir 5,1 miliar rupiah perbulannya. Demikian disampaikan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buleleng I Putu Kariaman Putra ditemui di ruang kerjanya, Jumat,(10/3).

Dijelaskan oleh Kadis Kariaman, efisiensi dari pembayaran iuran KIS PBI APBD perbulannya dari data awal sebesar 9,5 miliar rupiah kini hanya 4,4 miliar rupiah. Sehingga data sekarang yang muncul lebih tepat sasaran, sesuai kriteria dan tidak ada lagi  kecemburuan dan kerawanan sosial.”Verivali ini dilakukan agar masyarakat yang memang benar-benar membutuhkan dapat merasakan manfaatnya,”harapnya.

Dalam proses pemutakhiran dan verivali, Kadis Kariaman memaparkan, pihaknya berkolaborasi bersama desa/kelurahan, tim Puskesos GCT, tim IT melakukan penyisiran, membersihkan data kepesertaan yang tidak sesuai segmen yang di lapangan.”Kami kelompokkan segmen masyarakat sesuai data nyata di lapangan. Jika sudah bekerja kami dorong ke segmen pekerja bukan penerima upah (PBPU), jika ekonominya mampu kami dorong ke segmen mandiri, jika pensiunan, PNS,TNI/Polri kami dorong ke segmen PBPU juga dan yang tercecer dan sama sekali belum tersentuh program kami akan usulkan juga,”tegasnya.

Kadis Kariaman juga menjelaskan, dasar pelaksanaan ini dari kajian kami masih banyak data penerima atau kepesertaan tidak sesuai.”Masyarakat yang mengurus KIS ada yang membawa mobil dan sejenisnya. Inilah pentingnya semua pihak untuk mengetahui, mengedukasi dan memotivasi merubah mindset masyarakat bahwa yang menerima KIS PBI APBD maupun APBN adalah orang yang betul-betul kurang mampu dan fakir miskin,”pungkasnya.(WAN)

Baca Artikel Menarik Lainnya : INTI Bali Deklarasikan Senam AW S3

Terpopuler

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

POM MIGO KAORI

POM MIGO KAORI

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan