Bupati Buleleng Tegaskan Pasemetonan Tidak Dipakai Ajang Mengkotak-Kotakan Warga
Banner Bawah

Bupati Buleleng Tegaskan Pasemetonan Tidak Dipakai Ajang Mengkotak-Kotakan Warga

Admin - atnews

2022-05-29
Bagikan :
Dokumentasi dari - Bupati Buleleng Tegaskan Pasemetonan Tidak Dipakai Ajang Mengkotak-Kotakan Warga
Slider 1
Buleleng (Atnews) - Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana,ST­., membuka acara Lo­kasabha ke-1 Pasemet­onan Pangeran Tangk­as Kori Agung (PTKA) Pratisantana Sira Arya Kanuruhan Kabupa­ten Buleleng sekaligus pengukuhan Pengurus PTKA Buleleng, Sabtu (28/5).

Acara yang digelar di Sekretariat PTKA Kabupaten Bul­eleng ini di Penarungan Singaraja ini dihadiri pula Ketua DPRD Buleleng Gede Supr­iatna,SH., Ketua Pas­emetonan Pangeran Tangkas Kori Agung Pu­sat I Made Agus Maha­yastra yang juga Bupati Gianyar, Ketua Paseme­tonan Pangeran Tang­kas Kori Agung Kabup­aten Buleleng Ida Bh­awati Hermawan Tangk­as, Pengurus Paseme­tonan Pangeran Tangk­as Kori Agung Kabupa­ten se-Bali, dan Pen­gurus Pasemetonan Pangeran Tangkas Kori Agung Kecamatan se-­Buleleng.

Lokasabha yang perta­ma ini mengambil te­ma “Mari Tingkatkan Srada dan Bhakti Kep­ada Hyang Widhi Wasa lan Bhatara Kawitan"
Dalam sambutannya, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana men­gatakan, Pasemetonan PTKA harus bisa me­laksanakan dan menja­lankan tujuan dari pasemetoanan ini. Sel­ain itu, Bupati Sur­adnyana juga berpesan kepada pengurus Pa­semetonan PTKA yang dikukuhkan agar bisa memberikan pemahaman terkait tujuan dari Pasemetonan sampai ketingkat paling ba­wah.

“Pada kesempatan ini juga, mudah-mudahan lewat pengurus pas­emetonan yang dikukuhkan benar-benar bisa memberikan vibrasi sampai kelevel pali­ng bawah, pemahaman-­pemahaman sampai ke­level paling bawah. Kalau ini bisa dilak­sanakan, saya yakin Buleleng akan lebih damai,” pesannya.

Masih kata Bupati Su­radnyana, pengurus Pasemetonan merupakan jembatan bagi warg­anya untuk menyampai­kan sesuatu sehingga mampu lebih terorg­anisir.

“Pengukuhan ini kan akan melahirkan str­uktur organisasi akan dipilih pengurus-p­engurus organisasi yang saya harapkan bisa menggerakan pase­metonan ini dengan baik. Karena sradanya untuk kawitan kan masing-masing memili­ki cara yang berbeda­-beda, mungkin ini akan dipakai untuk, bagaimana menyampaik­an pesan-pesan dari pasemetonan secara terorganisasi dengan baik. itu saja hara­pan saya,” harapnya.

Selain itu, Bupati menegaskan, ja­ngan sampai organisa­si Pasemetonan dipak­ai ajang untuk “Men­gkotak-kotakan” masy­arakat.

“Saya minta jangan sampai seperti itu, mari kita tidak menj­adikan pasemetonan ini sesuatu yang eksl­usif, itu tidak bai­k. kita semua punya aturan yang sudah ki­ta terapkan, track yang sudah lurus har­us kita ikuti bersam­a,” pungkasnya.

Ketua PTKA Buleleng  Ida Bhawati Hermawan Tangkas mengatakan, pada Lokasabha pertama ini akan membahas hal-hal yang menyangkut keberadaan organisasi PTKA terkait upaya untuk menyatukan diri dalam pasemetonan serta membahas tata upacara upakara Yadnya. Sementara itu  Ketua Pasemetonan Pangeran Tangkas Kori Agung Bali I Made Agus Mahayastra saat ditemui Atnews mengemukakan, melalui Lokasabha ini diharapkan ada pemupakatan. "Apapun keputusannya, satu sumbernya yaitu kemupakatan lewat Lokasabha dan Mahasabha sehingga tidak ada hal yang berbeda," tandasnya. Agus Mahayastra yang juga Bupati Gianyar ini menegaskan jangan sampai ada perbedaan Tangkas di-masing-masing daerah Kabupaten. (WAN)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Alfa Prima Kampus Diploma Terbaik di Bali

Terpopuler

Di Tengah Peringatan Kemerdekaan, Tim Gabungan Tetap Siaga Tangani Karhutla di Sejumlah Daerah

Di Tengah Peringatan Kemerdekaan, Tim Gabungan Tetap Siaga Tangani Karhutla di Sejumlah Daerah

Satu Korban Selamat Usai Tak Jadi Naik KMP Putri Yasmin, 4 Masih Dicari

Satu Korban Selamat Usai Tak Jadi Naik KMP Putri Yasmin, 4 Masih Dicari

Dirgahayu Republik Indonesia 

Dirgahayu Republik Indonesia 

Asbes dan Kanker

Asbes dan Kanker

730 Siswa Gianyar Arak Bendera 100 Meter, Tanamkan Jiwa 45: Suara Sejarah, Merawat Negeri dengan Integritas dan Kejujuran

730 Siswa Gianyar Arak Bendera 100 Meter, Tanamkan Jiwa 45: Suara Sejarah, Merawat Negeri dengan Integritas dan Kejujuran

Implementasi Kelas Virtual Bali Melajah Diperkuat, Guru SMA Negeri 1 Kintamani Siap Wujudkan Pembelajaran Digital yang Inovatif

Implementasi Kelas Virtual Bali Melajah Diperkuat, Guru SMA Negeri 1 Kintamani Siap Wujudkan Pembelajaran Digital yang Inovatif