Kadis Suwarmawan Pantau Jangkauan Sinyal TV Digital di Buleleng
Banner Bawah

Kadis Suwarmawan Pantau Jangkauan Sinyal TV Digital di Buleleng

Admin - atnews

2022-04-20
Bagikan :
Dokumentasi dari - Kadis Suwarmawan Pantau Jangkauan Sinyal TV Digital di Buleleng
Slider 1
Buleleng (Atnews) - Migrasi sinyal TV analog ke-TV digital di Kabupaten Buleleng terus dipantau jangkauan siarnya guna memastikan terdapatnya sinyal digital. Pemantauan hari ini dipimpin langsung Kepala Dinas Kominfosanti Ketut Suwarmawan beserta tim di sejumlah desa di wilayah Kecamatan Sukasada dan Buleleng, Selasa,(19/4). 
Ditemui disela-sela pemantauan, Kadis Suwarmawan mengatakan, sesuai regulasi Undang-Undang Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2019, bahwasannya pemerintah sudah mulai bermigrasi sinyal TV digital secara bertahap. 
"Untuk di Bali dan Buleleng pada khususnya migrasi ini ada di tahap 1 dan analog switch off (ASO) pada tanggal 30 April tahun ini, kita ingin mengecek sinyal televisi digital disejumlah daerah di Kabupaten Buleleng. Hari ini di Kecamatan Sukasada dan Buleleng," ungkapnya. 
Kadis Suwarmawan menambahkan pemantauan migrasi sinyal TV digital penting dilakukan untuk selanjutnya diinformasikan kembali kepada masyarakat. 
"Di daerah Sukasada, baru 7 siaran televisi didapat sinyal TV digital. Hanya dengan perangkat antena dan Set Top Box-STB bisa menangkap siaran TV digital dan khusus smart TV tidak perlu STB, hanya antena saja ," jelasnya. 
Kadis Suwarmawan tidak memungkiri adanya daerah blank spot sinyal, hal ini dikarenakan topografi daerah Buleleng yang sangat berat dan berbukit. Namun secara umum wilayah Buleleng bisa menerimal sinyal TV digital. 
Sementara itu, Kepala Urusan Kesejahteraan Desa Silangjana Wayan Edy Suparman ditemui saat pengecekan sinyal mengatakan, pihaknya mengucapkan banyak terimakasih kepada Kominfosanti telah memberi informasi terkait  migrasi sinyal TV digital serta telah melakukan pengecekan. 
Sebelumnya, ia mengatakan di daerahnya hanya dengan parabola mereka mendapat siaran TV yang nota bene lebih ribet dan selalu berubah-ubah frekuensinya. Dengan sinyal TV digital saat ini masyarakat akan lebih mudah menggunakannya, lebih murah, gambar dan suaranya jernih serta gratis. 
"Masyarakat di sini sangat suka nonton MotoGp dan sepakbola. Ini sangat bagus sekali agar masyarakat kami banyak hiburannya. Kami sering nonton bareng di aula ini," pungkasnya. (WAN)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Pengetasan Kemiskinan Berbasis Pembangunan Desa di Sumsel

Terpopuler

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Sewa Pertokoan di Dalung

Sewa Pertokoan di Dalung

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan