Wagub Kutuk Peristiwa Pelecehan Seksual di Teluk Benoa
Banner Bawah

Wagub Kutuk Peristiwa Pelecehan Seksual di Teluk Benoa

Artaya - atnews

2019-05-02
Bagikan :
Dokumentasi dari - Wagub Kutuk Peristiwa Pelecehan Seksual di Teluk Benoa
Slider 1
Denpasar 2/5 (Atnews) -  Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) mengutuk pelaku pelecehan seksual yang dilakukan oknum salah satu usaha  industri pariwisata di area watersport Teluk Benoa.
Setelah ditelusuri oknum tersebut telah diamankan dan diproses secara hukum, dan dengan ini atas nama pemerintahan provinsi Bali saya memohon maaf atas terganggunya kenyaman dunia patiwisata, katanya dalam rapat pertemuan antara Konsulat Jenderal Tiongkok, Ketua Bali Tourism Board dan Kepala Dinas Pariwisata Bali digedung BTB, Kamis (2/5)
Lebih lanjut Cok Ace memberi arahan kepada perusahaan industri pariwisata agar kedepannya penerimaan pendamping (rekruitmen gudge) diseleksi dengan cara psikotes demi menjunjung tinggi nilai budaya karena negara Asia sangat menjunjung nilai kebudayaan terlebih Bali, 
Wagub mengatakan ini merupakan pelajaran untuk mengevaluasi kinerja didunia industri pariwisata.
Peristiwa ini tidak akan berpebgaruh oleh sebab itu saya yakin kedatangan turis asing ke Bali tidak akan berpengaruh, karena yakin bahwa kebudayaan Indonesia khususnya Bali sangat berbudaya, ucapnya.
Sementara itu pihak Konjen Tiongkok Mr. Gou Haodong berterima kasih kepada pemerintah Bali yang segera menyikapi dan menangani  kasus dengan cepat dan memantau hingga selesai.
Saya agak kaget dengan pemberitaan tersebut, setelah saya telusuri sudah ditangani oleh yang berwajib kata Gou Haodong 
Dengan pertemuan ini kami berharap hubungan kerjasama dalam dunia pariwisata tetap terjalin baik, apalagi Bali merupakan wisata Internasional, dan  saya yakin turis tiongkok makin banyak yang datang ke pulau Dewata.
Saya harap kasus seperti tidak berpengaruh karena hal ini tidak begitu fatal dan konjen menyakinkan bahwa Bali tetap menjadi daerah wisata yang aman, kata dia yang baru sebulan menempati Posnya di pulau Dewata.
Sementara itu perwakilan dari perusahaan BMR Ni Komang Ayu Krisna Dewi mengatakan oknum tersebut sudah diamankan dan diproses secara hukum, kami menyadari perlunya pembenahan dalam pencarian tenaga kerja.
Ia menyebutkan, oknum tersebut berasal dari luar daerah atau bukan asli orang Bali, walaupun demikian kami terus berupaya agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi.(*/ika)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Pers dan Masyarakat Berperan Menangkal Politik Uang

Terpopuler

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Yoga

Yoga

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan