Majelis Taklim Baitul Izzah Berdoa di MPB
Banner Bawah

Majelis Taklim Baitul Izzah Berdoa di MPB

Atmadja - atnews

2019-10-20
Bagikan :
Dokumentasi dari - Majelis Taklim Baitul Izzah Berdoa di MPB
Slider 1
Badung, 20/10 (Atnews) - Eksistensi Monumen Perjuangan Bangsal (MPB) semakin dikenal masyarakat. Menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, pada hari Minggu (20/10) rombongan Majelis Taklim Baitul Izzah (Denpasar/Badung) datang  berkunjung di MPB. 
Rombongan itu berjumlah 80 orang, datang hari Sabtu (19/10) siang, dan diterima pimpinan MPB Bagus Ngurah Rai. Kepada rombongan pengajian kaum Ibu tersebut, Bagus Ngurah Rai menjelaskan sejarah MPB, dan mengajak rombongan Ibu-Ibu tersebut berkeliling monumen. 
Mereka selanjutnya, berdoa bersama di halaman MPB, agar pelantikan Presiden dan Wapres berjalan aman dan sukses.
​Bagus Ngurah Rai menjelaskan bahwa MPB adalah lokasi di mana para pejuang kemerdekaan secara rutin berkumpul. 
Tujuannya untuk menyatukan pendapat, agar para penjajah enyah dari Bali (Indonesia). Mula-mula mereka menentang penjajahan Jepang, dan kemudian juga menentang penjajahan Belanda di Bali. 
Rapat-rapat dipimpin oleh Pak Djoko (asal Banjar Titih). Menurut pesan Pak Djoko (Made Wija Kusuma) kepada istrinya (Made Sudarmi WK), bahwa di MPB-lah awal dimulainya pergerakan perjuangan perang kemerdekaan di Bali.
 Pak Djoko dikenal sebagai ketua Pemuda Republik Indonesia (PRI) Bali. Kemudian bergabung dengan I Gusti Ngurah Rai, dalam membentuk Dewan Perjuangan Rakyat Indonesia (DPRI) Sunda Kecil. 
Terpilih I Gusti Ngurah Rai sebagai pucuk pimpinan DPRI, dan Pak Djoko sebagai wakilnya. Adapun testemoni istrinya Pak Djoko tersebut, kini tersimpan di MPB.
​Dikatakan bahwa rombongan majelis Taklim tsb mengaku sangat puas dengan acara kunjungan di MPB. Karena mereka langsung dapat mengetahui bukti-bukti sejarah perjuangan kemerdekaan Bangsa Indonesia di Bali. 
Mereka pada umumnya masih muda-muda, dan diharapkan dapat menghayati betapa NKRI ini  dahulu dibangun dengan berdarah-darah. Dengan demikian diharapkan agar mereka dapat ikut menjaga  berbagai pusaka bangsa. 
Diantaranya Pancasila sebagai dasar Negara, UUD 1945, dan NKRI. Di samping rombongan  Ibu-Ibu Majelis Taklim, datang juga rombongan mahasiswa STIKOM, dan juga anak-anak TK di MPB.  
Bagus Ngurah Rai menyatakan terima kasih, karena kaum generasi muda mulai ingin mengenal sejarah perjuangan bangsanya. (ww/atm).

Baca Artikel Menarik Lainnya : Banjir di Lereng Gunung Agung Lumpuhkan Akvitas Masyarakat

Terpopuler

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Basket di akhir Pekan, Muda dan Lansia

Atlet Woodball Buleleng Raih Emas di Jatim Open 2026, Danang Dibidik Perkuat Indonesia

Atlet Woodball Buleleng Raih Emas di Jatim Open 2026, Danang Dibidik Perkuat Indonesia

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

Langkah Strategis 2026: Kementerian Pariwisata Siapkan 38 Provinsi, Keselamatan Wisata Jadi Prioritas

Langkah Strategis 2026: Kementerian Pariwisata Siapkan 38 Provinsi, Keselamatan Wisata Jadi Prioritas

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

BTID Terima Kunker Komisi VII DPR RI, Tak Hadiri RDP Pansus TRAP DPRD Bali Bahas Tukar Guling Tanah Mangrove

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali

SingaKren Fest 2026 Langkah Cerdas Nan Visioner Bupati Memimpin Den Bukit, Ingatkan Wisatawan Pertama Belanda ke Bali