Banner Bawah

Lulusan FKIK Dibekali Cara Pengobatan Tradisional, Unwar Bentuk Pusat Kajian Sansekerta dan Usada Ayurveda

Atmadja - atnews

2019-05-22
Bagikan :
Dokumentasi dari - Lulusan FKIK Dibekali Cara Pengobatan Tradisional, Unwar Bentuk Pusat Kajian Sansekerta dan Usada Ayurveda
Slider 1

Denpasar, 22/5 (Atnews) - Rektor Universitas Warmadewa (Unwar), Prof Dr Dewa Putu Wijana mengharapkan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) mampu mengangkat caral pengobatan tradisinal (Usada) yang menjadi kearifan lokal Bali secara ilmiah (science).
Untuk itu, pihaknya mendukung pembentukan pusat studi Sansekerta dan Usada Ayurveda Unwar yang melibatkan dosen maupun praktisi yang mumpuni dibidangnya.
“Mahasiswa kedokteran agar dibekali pengetahuan pengobatan Usada Bali, selain pengetahuan pokok kedokteran sesuai dengan kurikulum,” kata Wijana di Denpasar, Selasa (21/5).
Hal itu disampaikan ketika audensi rencana pembentukan pusat studi Sansekerta dan Usada Ayurveda Unwar dalam rangka mendukung rencana Gubernur Bali Wayan Koster untuk pengembangan pengobatan tradisional.
Pada kesempatan itu hadir Pemilik Griya Sehat Bali Siddha Ayurveda Dr Made Sagiananda My.t Ph.d, Dosen Magister Adiministrasi Publik (MAP) FISIP Dr I Wayan Gede Suacana dan Yayasan Dvipantaran Sandekrtam Smesh K Soman.
Menurutnya, pembentukan pusat kajian tersebut akan memperkuat penggalian sumber-sumber pengetahuan Usada Bali.
Hal itu juga sejalan dengan visi Unwar menjadikan universitas wawasan ekowisata dan berdaya saing global 2034.
Dengan memberikan bahasa Sansekerta sebagai salah satu manifestasi kearifan lokal seperti yang kini diwariskan dalam mutiara manik budaya dan sastra nusantara (Bali, Jawa, Sumatera) bisa menjadi kunci pembuka untuk mempelajari ilmu dan teknologi yang dikembangkan di dunia timur.
Sementara itu, Dosen MAP FISIP Unwar Dr Suacana menambahakan, Ayurveda sebagai ilmu pengobatan yang banyak dijumpai dalam teks dan literatur berbahasa Sansekerta dengan huruf Devanagari bisa menjadi jembatan penghubung bagi pemahaman ilmu pengobatan dunia timur menuju sistem pengobatan holistik.
Dengan pendalaman tersebut akan memberikan nilai tambah lulusan FK Unwar dibandingkan dengan kampus lainnya.
Oleh karena peluang kerja maupun Kesadaran masyarakat semakin bagus untuk memilih pengobatan holistik.
Demikian dipertegas oleh Pemilik Griya Sehat Bali Siddha Ayurveda Dr Made Sagiananda yang melakukan praktek dalam dan kuar negeri sejak puluhan tahun.
Apalagi kebijakan Gubernur Koster mulus sesuai rencana maka setiap puskesmas diperlukan pengobat Usada.
“Ada sekitar 400 puskesmas, belum lagi rumah sakit umum dan swasta, peluang itu harus diambil dengan memberikan keahlian khusus kepada mamasiswa FK,” ujar Sagiananda.
Sedangkan, Dekan FKIK Unwar dr. I G.N Anom Murdhana menambahkan, dalam mengawali itu pihaknya akan memberikan pembekalan “medicine spiritual”.
Upaya itu untuk menanamkan kesadaran kepada lulusan FKIK Unwar mampu memberikan pelayanan kemanusiaan seutuhnya.
“Kelak bertugas mampu memanusiakan manusia sehingga citra juga berimbas pada lembaga pendidikan dan dokter tidak terkesan hanya ingin bayarannya saja,” tutupnya. (ART/ika)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Sesepuh BPBD Dukung Keluarga Tangguh Bencana

Terpopuler

Nilai Tukar Petani (NTP) Menaik: Indikasi Perwujudan Ekonomi Kerthi Bali

Nilai Tukar Petani (NTP) Menaik: Indikasi Perwujudan Ekonomi Kerthi Bali

BPOLBF Gandeng Investor Kembangkan Wellness dan Agrowisata Berkelanjutan di Parapuar Labuan Bajo

BPOLBF Gandeng Investor Kembangkan Wellness dan Agrowisata Berkelanjutan di Parapuar Labuan Bajo

Sewa Pertokoan di Dalung

Sewa Pertokoan di Dalung

Perpaduan Budaya di Tepi Pantai: Kecak dan Barongsai Meriahkan Imlek di The Nusa Dua

Perpaduan Budaya di Tepi Pantai: Kecak dan Barongsai Meriahkan Imlek di The Nusa Dua

GPS Minta Cabut Status Tersangka Kepala BPN Bali, Tim Hukum Soroti Asas Legalitas

GPS Minta Cabut Status Tersangka Kepala BPN Bali, Tim Hukum Soroti Asas Legalitas

Tandatangani Traktat Keamanan Bersama, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia-Australia

Tandatangani Traktat Keamanan Bersama, Perkuat Kemitraan Strategis Indonesia-Australia