Cegah Pencabutan UNESCO, Pemda Tabanan Harus Kembalikan Keaslian Subak Jatiluwih
Banner Bawah

Cegah Pencabutan UNESCO, Pemda Tabanan Harus Kembalikan Keaslian Subak Jatiluwih

Artaya - atnews

2019-04-24
Bagikan :
Dokumentasi dari - Cegah Pencabutan UNESCO, Pemda Tabanan Harus Kembalikan Keaslian Subak Jatiluwih
Ketua Aliansi Masyarakat Pariwisata Bali Gusti Kade Sutawan 
Denpasar, 24/4 (Atnews) - Ketua Aliansi Masyarakat Pariwisata Bali Gusti Kade Sutawan meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Tabanan harus berani mengembalikan Kawasan Subak Jatiluwih sebagai salah satu budaya warisan dunia (world heritage) dari The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO).
“Untuk itu, Pemda harus tegas menyelesaikan permasalahan ini, jika benar-benar dicabut akan merugikan pariwisata Indonesia,” kata Kade Sutawan di Denpasar, Rabu (24/4).
Oleh karena, kawasan tersebut sudah dikenal dunia dan menjadi citra pariwisata Bali yang memiliki jumlah kunjungan yang signifikan.
Namun, akibat pengawasan Pemda dan komitmen dari pengelola mengubah keaslian dari kawasan tersebut yang berujung pada ancaman pencabutan status dari UNESCO.
Padahal penetapan status tersebut menguntungkan bagi branding subak yang diminati wisatawan.
Apabila ada pengembangan maupun penambahan fasilitas pendukung agar tidak menggangu keaslian kawasan.
“Lebih bagus wisatawan diberikan menikmati kawasan subak secara alami dengan menyuguhkan atraksi maupun pengalaman nyata bersama petani,” ujarnya.
Selain itu, pemerataan manfaat kawasan itu kepada penyangga juga agar diatur sehingga tidak terjadi kecemburuan sosial.
Dengan demikian, pemerintah agar memberikan perlindungan (proteksi) dengan serius termasuk kesejahteraan para pemilik lahan tersebut.
Upaya itu menjamin kawasan itu terjaga dengan baik dan kesejahteraan petani juga terjamin. (ART/ika)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Gubernur Koster Lantik Suryawan Jadi Direktur Utama Perusda Bali 

Terpopuler

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Menanti Bukti Nyata Wacana Koster, Pengamat: Jangan Hanya 'Omon-Omon' Bela Petani Bali!

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

BALI TOURISM RUN 2026 – THE JOURNEY BEGIN FROM JATILUWIH

BALI TOURISM RUN 2026 – THE JOURNEY BEGIN FROM JATILUWIH

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Rekayasa Sosial untuk Hindu yang Inklusif dan Adaptif

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan