Banner Bawah

Nilai Ekspor Porang Fantastis, PMK-BNI Gelar Pelatihan Olah Porang 

Artaya - atnews

2021-09-01
Bagikan :
Dokumentasi dari - Nilai Ekspor Porang Fantastis, PMK-BNI Gelar Pelatihan Olah Porang 
Slider 1

Denpasar (Atnews) - Petani Muda Keren (PMK) bersama Bank Negara Indonesia (BNI) menggelar Acara Pelatihan Olah Porang Jadi Cuan "Petani Porang, Bukan Porang-Porang Sembarangan" yang dilaksanakan di Denpasar, Kamis (26/8).
Dengan melibatkan peserta offline yang terbatas dan mentaati protokol kesehatan yang sangat ketat.
Acara Pelatihan di buka langsung Kepala Kanwil Bank BNI Bali oleh IGN Dharma Putra S.T, M.M dan Ketua Forum Petani Muda Bali A.A Gede Agung Wedhatama P., M.Eng.
Acara dibuka dengan motivasi keren dari  Gus Tra selaku Pimpinan kanwil Bali NTB NTT dengan materi Petani Always Keren. Bagaimana menjadi petani itu harus pintar, berorientasi pasar dan mengerti teknologi.
Agung Wedha menjelaskan, bahwa tanaman porang saat ini menjadi komoditas ekspor yang cukup dicari oleh banyak negara dan nilai ekspornya lumayan fantastis, banyak manfaat untuk kesehatan yang ada pada umbi porang ini. Kedepan harapan gung wedha, porang bisa diexport tidak dalam bentuk bahan mentah, tapi minimal bahan setengah jadi (tepung) atau bahkan bahan jadi seperti beras, makanan, dsb. 
Peserta pelatihan datang dari beberapa kabupaten di seluruh bali. Mereka sangat ingin belajar dan mengetahui lebih dalam apa itu tanaman porang, bagaimana cara budidayanya, bagaimana mendapatkan bibitnya serta bagaimana cara pengolahannya menjadi makanan yang siap di konsumsi langsung oleh masyarakat. Selama ini tanaman porang tidak bisa dikonsumsi secara langsung karena dikenal dapat menyebabkan gatal pada saat dikonsumsi.
Pada pelatihan ini, Champion Porang PMK sekaligus Duta Petani Andalan 2021 Kementerian RI Aliem Widya Sampurna mengatakan, pihaknya mulai ajarkan petani itu untuk keilmuan pertanian yang lebih modern agar petani tidak tertinggal aecara teknologi pertanian dan para petani bisa berkembang seiring berjalannya kemajuan jaman. 
Aliem juga menjelaskan lebih rinci mengenai teknik budidaya tanaman porang mulai dari sterilisisasi lahan karena 90% sumber penyakit porang datangnya dari tanah, cara penanaman, pengenalan bibit yang unggul & siap untuk ditanam, sampai proses tanaman porang siap dipanen beliau mengupas tuntas bagaimana berbudidaya porang di sektor hulu kepada peserta pelatihan.
Tantangan besar pertanian porang adalah isu porang yang hanya bisa di jual ke pabrik lalu di ekspor dalam Raw Material atau Chips. Porang diviralkan tidak dapat dikonsumsi, kondisi ini merupakan ancaman untuk para petani dalam development budidaya di hulu dan pasar menjadi sangat sempit. Kapitalisasi dengan mudah dapat terjadi dan itu membahayakan petani.
Sementara itu, Champion Olahan Porang Nusantara Ibnu Tanjung menyapa para peserta pelatihan dengan sangat antusias dan gembira.
Ia menjelaskan bagaimana proses pengolahan tanaman porang hingga bisa menjadi berbagai jenis makanan olahan yang siap dikonsumsi oleh masyarakat seperti makanan nusantara yaitu bakso, lumpia, cendol, sate, rendang porang  sehingga masyarakat bisa menikmati porang yang memiliki kandungan nutrisi yang luar biasa manfaatnya.
Dengan adanya ilmu yang diberikan oleh Ibnu Tanjung dalam proses pengolahan porang menjadi produk yang siap dikonsumsi oleh masyarakat memberikan para petani angin segar agar petani bisa mengkonsumsi porang dan dapat merangsang lahirnya UMKM-UMKM kuliner berbahan dasar porang. Sehingga petani dapat mendapatkan harga pasar yang semakin baik.
Peserta Pelatihan pun ikut melaksanakan praktek pengolahan porang dari umbi hingga menjadi produk tepung yang selanjutnya diolah menjadi spring roll porang, nasi porang, rendang porang dan cendol porang. Peserta langsung bisa mencicipi dan mengkonsumsi langsung olahan porang yang sudah matang.
"Maju terus Petani Porang Nusantara, jadilah petani-petani yang pintar yang selalu memikirkan integrasi hulu hingga hilir sehingga petani tidak lagi menjadi objek tetapi petani dapat menjadi subjek yang memiliki bargaining power yang sama dengan siapapun," ungkapnya. (GAB/ART/001)


Baca Artikel Menarik Lainnya : Kemendagri Gelar KMF Cegah Ancaman Pemilu 2019

Terpopuler

Putri Koster Yakin 85% Program Desa Terwujud dengan Kinerja Kader yang Serius

Putri Koster Yakin 85% Program Desa Terwujud dengan Kinerja Kader yang Serius

Lestarikan Seni Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiah Rp 50 Juta untuk Dua Sanggar Seni Tari dan Tabuh di Buleleng

Lestarikan Seni Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiah Rp 50 Juta untuk Dua Sanggar Seni Tari dan Tabuh di Buleleng

Sewa Pertokoan di Dalung

Sewa Pertokoan di Dalung

Soroti Kasus Kekerasan Anak, Seniasih Giri Prasta Tekankan Pentingnya Ikatan Emosional Orang Tua dan Anak

Soroti Kasus Kekerasan Anak, Seniasih Giri Prasta Tekankan Pentingnya Ikatan Emosional Orang Tua dan Anak

Dugaan Kekerasan Terhadap Anak, Pengelola Panti Asuhan di Desa Jagaraga, Buleleng, Bali Ditahan Polisi

Dugaan Kekerasan Terhadap Anak, Pengelola Panti Asuhan di Desa Jagaraga, Buleleng, Bali Ditahan Polisi

Ribuan Siswa Kodiklatal Gelar Lattek Wira Jala Yudha, dan Aksi Bersih Pantai di Pantai Mertasari Sanur Denpasar Bali

Ribuan Siswa Kodiklatal Gelar Lattek Wira Jala Yudha, dan Aksi Bersih Pantai di Pantai Mertasari Sanur Denpasar Bali