Denpasar (Atnews) - DPW NasDem Bali menyalurkan 4.500 bibit pohon dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia di Persemaian Permanen Balai Pengelola Daerah Aliran Sungai (DAS) dan Hutan Lindung Unda Anyar, Denpasar Selatan, Sabtu (14/8).
Kegiatan tersebut bertepatan pada momentum Hari Jadi Provinsi Bali Ke-63 Tahun dan Hari Pramuka 14 Agustus 2021 serta menyambut HUT ke-76 Kemerdekaan RI.
Pada kesempatan itu, Kepala Balai Pengelola Daerah Aliran Sungai (DAS) dan Hutan Lindung Unda Anyar, Dr. Ir. Titik Wurdiningsih, M.Si, Manajer Balai Persemaian Permanen Suwung, Ade Supriatna, Wakil Ketua Bidang Pemilih Pemula dan Milenial DPW NasDem Bali, I Kadek Egy Segel, Wakil Ketua Bidang Lingkungan Hidup DPW NasDem Bali, Siti Amelia, Wakil Ketua Bidang Kehutanan DPW NasDem Bali, Didik Purwati, dan segelintir kader NasDem Bali lainnya karena terbentur aturan protokol kesehatan.
Bantuan bibit tahap awal ini diberikan kepada Kelompok Ekowisata Subak Sembung Peguyangan (Denpasar), Kelompok Sadar Wisata Batu Belah (Jembrana), dan Kelompok Tani Ternak Merta Sari (Karangasem).
Terdiri dari Denpasar 2.000 batang yakni Durian (250), Alpokat (250), Mangga (500), Jambu kristal (500) dan Nangka (500).
Karangasem 500 batang yakni Alpokat (300), Mangga (100) dan Jambu kristal (100). Serta Negara 2.000 batang yakni Durian (600), Alpokat (500), Jambu kristal (300), Sirsak (600).
Upaya itu dalam membantu masyarakat dalam membangkitkan kembali gariah bertani dan berkebun setelah ekonomi yang mengandalkan pariwisata ambruk akibat pandemi Covid -19.
"Ekonomi boleh terpuruk, tapi semangat harus tetap menyala," kata Sekretaris Wilayah DPW NasDem Bali, I Nyoman Winatha saat memfasilitasi.
Winatha mengaku bahagia bisa mengunjungi Balai Persemaian Permanen Suwung yang super indah dan sejuk. Ia mengucapkan terima kasih karena diajak berkeliling di rumah beragam bibit tanaman itu.
“Pertama, terima kasih yang luar biasa kami tujukan kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia yang memfasilitasi pembagian 4.500 bibit tanaman ini. Program yang sama akan dilanjutkan di 6 kabupaten lain. Ini support yang sangat luar biasa menyongsong hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 dan HUT Pemprov Bali ke 63,” ucap Winatha ditemui di lokasi acara.
Pembagian bibit tersebut, imbuh Winatha merupakan wujud nyata dukungan DPW NasDem Bali terhadap visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang ditujukan untuk memelihara alam Pulau Dewata dan seisinya. Tak sekadar pembagian bibit, Winatha berharap tanaman tersebut bisa dimanfaatkan secara maksimal sehingga memiliki nilai ekonomis.
“Kita mengalami penurunan drastis di masa pandemi Covid-19. Bisa dikatakan sangat terpuruk di bidang pariwisata. Sembari menunggu situasi kembali pulih, kami ingin mengajak masyarakat kembali bertanam dan berkebun di hari-hari yang sulit ini. Sehingga ada alternatif positif untuk mengantisipasi kesulitan tersebut. Pembagian bibit hari ini digagas kader milenial NasDem Bali. Kami sangat berharap kaum milenial tidak malu bertani, berkebun, karena sektor pariwisata benar-benar terdampak dan butuh recovery yang lama. Manfaatkan hal positif ini untuk mencari solusi positif di tengah pandemi,” pesan pengusaha asal Jembrana itu.
Soal sektor pertanian, Winatha menegaskan banyak pihak yang tak sadar jadi petani adalah cita-cita mulia dan bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Bila dikelola dengan profesional, menjadi petani adalah tangga menuju kesuksesan yang sebenarnya.
“Rusia, Selandia Baru, Australia, Belanda, dan Vietnam sangat menyukai mangga dari Bali karena memiliki cita rasa khas. Berapa pun kita kirim mereka mau beli. Demikian juga dengan durian. Satu kilogram mangga berharga Rp 500.000 rupiah lebih. Sangat menjanjikan bukan?,” ungkap Winatha.
Sementara itu, Kepala Balai Pengelola DAS dan Hutan Lindung Unda Anyar Titik Wurdiningsih mengharapkan, bibit yang diberikan agar ditanam dengan baik sehingga bisa berbuah.
Buahnya tersebut dapat bermanfaat baik untuk pangan maupun ekonomi.
Dengan tanaman tersebut dapat melestarikan alam dan lingkungan termasuk dalam menghasilkan udara oksigen yang bersih.
Masyarakat Bali memang banyak mencari bibit tanaman upacara yang nantinya digunakan untuk yadnya.
Bahkan Manajer Persemaian Suwung Denpasar Balai Pengelolaan DAS dan Hutan Lindung Unda Anyar KLHKH Ade Supriatna juga menyampaikan kepada masyarakat baik perorangan, kelompok dan lembaga bisa memesan bibit tanaman melalui Aplikasi Bibit Gratis (ABG) Bali.
Hal senada juga Staf Khusus Menteri KLHK Dr. Sonny Y. Soeharso agar ditanam dan dirawat dengan baik agar bisa panen dalam rangka menjaga kelestarian alam dan memiliki nilai ekonomi. Kedua hal itu agar sejalan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (ART/001)