Banner Bawah

Pemasaran Anyaman Bambu Desa Tigawasa Buleleng Merambah Jagat Maya

Artaya - atnews

2021-06-10
Bagikan :
Dokumentasi dari - Pemasaran Anyaman Bambu Desa Tigawasa Buleleng Merambah Jagat Maya
Slider 1

Buleleng (Atnews) - Salah satu Desa tua dibelahan utara pulau Bali yang memiliki potensi beragam anyaman bambu yang hingga kini masyarakatnya masih tetap menggeluti pekerjaan sehari-harinya sebagai pengrajin adalah Desa Tigawasa Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng Bali.
Sejak dulu masyarakatnya terkenal dengan ketrampilan membuat anyaman bambu, seperti membuat sokasi dan bedek. Pekerjaan membuat anyaman bagi masyarakat Tigawasa merupakan kegiatan sehari-hari guna memenuhi kebutuhan hidupnya. 
Bahkan ketrampilan menganyam bambu di Desa Tigawasa  bukan hanya dimiliki kalangan orang dewasa maupun orang tua tetapi juga dari kalangan anak-anak.
Keberadaan pengrajin di Buleleng ini  telah mampu memproduksi dengan kualitas sobean sehingga sangat mendukung keberadaan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Kabupaten Buleleng.
Salah satu perajin anyaman bambu yang cukup terkenal adalah Putu Indrayana atau akrab disapa Pak Bimbo.
Ketika ditemui di rumahnya sekaligus tempat kerjanya pada Senin (7/6), pria yang sudah menekuni kerajinan anyaman bambu selama 20 tahun lebih itu menjual aneka produknya antara lain peralatan untuk kegiatan keagamaan keben bentuk biasa, kotak maupun bundar serta tempat bajera. Selain itu, Bimbo juga membuat produk seperti tempat pulpen, tempat tisu, tempat sampah tas, dan lain sebagainya.
Semua produknya itu Ia buat bentuk dan ukurannya sesuai dengan selera pembeli. Selain itu, pembeli juga dapat menentukan warna serta tulisan yang akan dibuat di produk pesanannya. Sedangkan mengenai harganya, Bimbo mematok sesuai dengan ukuran yang diinginkan.
“Kalau harganya nanti kan tergantung ukurannya, untuk keben saya jual dari harga Rp. 50.000,- sampai ada yang Rp. 400.000,” sebutnya
Disinggung terkait pemasarannya, Bimbo mengaku jarang menitipkan produk kerajinannya
pada penjual tangan kedua seperti pasar dan toko, melainkan lebih senang menjual sendiri di
rumahnya. 
Awalnya dia hanya mendapat pelanggan yang kebetulan melewati rumahnya lalu tertarik dengan produk kerajinan yang dipajang. Promosinya pun hanya mengandalkan dari mulut ke mulut.
Selain itu, Bimbo sering juga mengikuti pameran yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng. Seperti salah satu contohnya belum lama ini Ia memajang produknya di stand pasar pangan lokal yang diselenggarakan di halaman kantor Bupati Buleleng. 
Tidak hanya menjual produknya sendiri, Ia pun juga turut aktif memberikan bimbingan kepada masyarakat di Desa Tigawasa yang ingin menekuni kerajinan anyaman Bambu, untuk kemudian dibantu juga pemasarannya.
Pada zaman teknologi maju saat ini, Bimbo sudah melebarkan sayap pemasarannya ke jagat maya. Untuk memasarkan produk-produk kerajinannya bahkan mengaku aktif menggunakan media sosial seperti facebook untuk memajang foto-foto produk kerajinannya. Sedangkan whatsapp dimanfaatkan untuk komunikasi dengan pembeli.
“Bagi yang tertarik ingin membeli bisa langsung memesan lewat whatsapp atau telepon,"ujarnya.
Pelaku UKM ini memproduksi kerajinan anyaman bambu unggulan yang menjadi identitas Buleleng. Untuk itu, sebagai masyarakat Buleleng dia mengajak agar mendukung bangkitnya UKM Buleleng. (WAN/001)

Baca Artikel Menarik Lainnya : BPS Rilis Penurunan Desa Tertinggal

Terpopuler

Nuanu Menetapkan Pura Beji Dalem Segara sebagai Pura Kawasan, Pelestarian Budaya Bali

Nuanu Menetapkan Pura Beji Dalem Segara sebagai Pura Kawasan, Pelestarian Budaya Bali

545 Personel Gabungan Amankan IBTK 2026, Didukung CCTV dan Sistem Informasi Terpadu

545 Personel Gabungan Amankan IBTK 2026, Didukung CCTV dan Sistem Informasi Terpadu

*DPRD Badung mengucapkan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri*

*DPRD Badung mengucapkan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri*

KPU Kota Denpasar Pastikan Tak Ada Pemilih Terlewat dalam Pleno PDPB Triwulan I Tahun 2026

KPU Kota Denpasar Pastikan Tak Ada Pemilih Terlewat dalam Pleno PDPB Triwulan I Tahun 2026

Putri Koster Yakin 85% Program Desa Terwujud dengan Kinerja Kader yang Serius

Putri Koster Yakin 85% Program Desa Terwujud dengan Kinerja Kader yang Serius

Lestarikan Seni Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiah Rp 50 Juta untuk Dua Sanggar Seni Tari dan Tabuh di Buleleng

Lestarikan Seni Budaya Bali, Gubernur Koster Hadiah Rp 50 Juta untuk Dua Sanggar Seni Tari dan Tabuh di Buleleng