Gianyar (Atnews) - Perkumpulan Perempuan Wirausaha Indonesia (Perwira) Bali bersama Gianyar menggelar bakti sosial kepada penyandang disabilitas Yayasan Cahaya Mutiara Ubud.
Bantuan itu diberikan untuk meringankan anggota disabilitas karena beban ekonomi cukup berat di tengah pandemi Covid-19 yang telah melanda dunia lebih dari setahun.
Ketua DPD Perwira Bali dra Anak Agung Putri Puspawati MM memberikan apresiasi kepada Ketua Perwira Gianyar Ni Kadek Winnie Kaori yang telah rutin mengadakan bhakti sosial.
"Meskipun dalam kondisi ekonomi yang sulit tetapi Perwira Gianyar konsisten berbagi kepada sesama," kata Agung Putri Puspawati di Gianyar, Kamis (29/4).
Ia mengajak agar semua pihak mendukung pelaksanaan protokol kesehatan agar bisa mempercepat pemulihan ekonomi.
Diharapkan juga, pembukaan pariwisata bisa sesuai rencana pada bulan Juli mendatang, bahkan Airline Singapore rencana buka Mei mendatang.
Untuk itu, usaha dan komitmen bersama agar ditingkatkan sehingga pergerakan ekonomi bisa bangkit secara perlahan.
Perwira Bali juga mendukung program pemerintah daerah dalam membangkitkan semangat usaha putra putri bangsa termasuk menyambut baik Surat Edaran Pengunaan Endek setiap hari Selasa.
Sementara itu, Ketua Perwira Gianyar Winnie Kaori menambahkan pihaknya memberikan bantuan sembako berupa beras, minyak goreng, air minum, kopi, termasuk dupa Kaori.
Uang tunai sebesar Rp7,2 juta diharapkan dapat meningkatkan pemberdayaan para penyandang disabilitas Yayasan Cahaya Mutiara Ubud.
Kedepannya akan dilakukan pembinaan dalam mengembangkan bakat dan minat mereka dalam menggeluti dunia usaha dan pemasaran.
Mereka akan dilatih melakukan pemasaran secara online sehingga produk-produk kreatif yang dihasilkan dapat dijangkau oleh masyarakat.
Selain itu, mereka banyak berbakat bidang kesenian, musik dan tarik suara bisa didukung melalui selalui mengikuti Channel Youtube Yayasan Cahaya Mutiara Ubud.
Sedangkan Ketua Yayasan Cahaya Mutiara Ubud Ni Made Ratni menyambut baik dan terima kasih atas dukungan Perwira Bali dan Gianyar yang peduli dengan keberadaannya.
Dukungan itu dapat membangkitkan semangat anggota yayasan yang dibangun oleh 14 orang dari tahun 2014.
Saat ini telah tergabung sebanyak 39 orang dari seluruh daerah di Bali, tetapi pihak yayasan hanya mampu menampung 32 orang.
Ratni mengharapkan agar Perwira ikut memberikan pembinaan agar menjadi pengusaha-pengusaha muda yang mampu bersaing.
Yayasan Cahaya Mutiara Ubud memiliki visi "Membangkitkan Kepercyaan Diri di Kalangan Disabilitas maupun Masyarakat".
Program yang dilaksanakan yakni pendidikan, pengasrhmaan, kesenian, olahraga dan pengembangan kebun organik.
"Kita ingin punya sayur-mayur sehat, kebetulan saja kita dibantu dan dibimbing oleh ahli organik," ungkapnya.
Selain itu, pihaknya juga menggelar penampilan kesenian melalui virtual untuk memberikan hiburan kepada masyarakat.
Pada kesempatan itu, acara berlangsung meriah yang dihibur oleh anggota Yayasan Cahaya Mutiara Ubud yang membawakan beberapa lagu serta perayaan Ulang Tahun pengurus Perwira Gianyar. (ART/001)