Gianyar, (Atnews) - Memasuki fase new normal, Disperindag Bali melakukan peninjauan ke relokasi Pasar Umum Gianyar di Desa Samplangan dan Pasar Desa Keramas Blahbatuh Gianyar, Jumat (10/2).
Kedatangan tim Disperindag tujuannya melihat kesiapan Kabupaten dalam menerapkan SE Gubernur Bali Nomor 3355 tentang Protokol Tatanan Kehidupan Era baru khususnya di pasar tradisional.
Sekdis Perindag Nyoman Putra Astawa yang mewakili Kadis, mengatakan, penerapan protokol kesehatan di pasar harus dilakukan secara ketat agar tidak merebak kasus atau klaster di pasar.
"Mengurangi kerumunan, masyarakat tidak perlu menumpuk di pasar namun bisa memanfaatkan pedagang atau warung yang ada di sekitar tempat tinggal," ucap Putra Astawa.
Menurut Putra Astawa, masyarakat harus dipaksa mentaati protokol kesehatan di pasar dengan membentuk satgas penanganan covid yang diketuai Kepala Pasar sebagai bentuk sinergitas dalam menerapkan protokol kesehatan.
Kadis Perindag. Gianyar Luh Gde Eka Suary mengatakan, penerapan protokol kesehatan di pasar umum yang ada di Gianyar sudah cukup maksimal. Di pasar sudah ada gugus tugas dan Posko penanganan covid yang dikutai Kepala pasar.
"Khusus Pasar umum Gianyar, jumlah pedagang ada 1.885 orang mulai beroperasi pukul 07.00 Wita sampai pukul 14.00 Wita," ucap Suary sembari menambahkan, ada 9 wastafel yang diletakkan di tempat strategis, pedagang jaga jarak, dan ada petugas membawa thermogun untuk mengecek suhu tubuh masyarakat yang keluar masuk pasar.(Mur/001)