Badung (Atnews) - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), pengelola kawasan pariwisata The Nusa Dua, Bali, berkolaborasi dalam penyelenggaraan Indonesian Cigar Festival (ICF) 2026 yang berlangsung di Bali Collection, kawasan The Nusa Dua pada tanggal 1-3 Oktober 2026.
Kehadiran ICF 2026 menjadi bagian dari upaya ITDC menghadirkan beragam aktivitas yang memperkaya pengalaman wisatawan sekaligus memperkuat posisi The Nusa Dua sebagai kawasan pariwisata terpadu yang mampu menjadi tuan rumah berbagai kegiatan berskala nasional dan internasional.
Selama tiga hari, ICF 2026 menghadirkan rangkaian kegiatan yang memadukan business networking, lifestyle, seni, budaya, dan hiburan.
Festival dibuka dengan opening ceremony yang menampilkan parade Bali Dance, sambutan dari sejumlah tokoh dan pemangku kepentingan, opening gong, serta group photo bersama para tamu undangan.
General Manager The Nusa Dua, I Made Agus Dwiatmika, mengatakan bahwa penyelenggaraan berbagai event merupakan bagian dari strategi ITDC dalam mengoptimalkan kawasan sekaligus memberikan nilai tambah bagi wisatawan, tenant, pelaku usaha, dan masyarakat.
“ITDC menyambut baik penyelenggaraan Indonesian Cigar Festival 2026 di Bali Collection, The Nusa Dua. Kami terus mendorong hadirnya beragam event dan aktivitas yang dapat memperkaya visitor experience sekaligus menghidupkan aktivitas ekonomi di kawasan.
Kolaborasi ini juga memperkuat The Nusa Dua sebagai destinasi yang tidak hanya menawarkan akomodasi dan fasilitas MICE, tetapi juga ruang bagi lifestyle, entertainment, serta kegiatan bisnis dan komunitas,” ujar Agus.
Selain aktivitas festival, ICF 2026 menghadirkan sejumlah business forum yang mempertemukan pelaku usaha dan pemangku kepentingan, di antaranya Business Forum – TARMANI 918, Business Forum – PTPN, Business Forum – Dos Hermanos/Tuksedo, serta sesi bersama Macanudo dan El Gaucho.
Menurut ITDC, perpaduan antara kegiatan bisnis dan lifestyle tersebut turut mendukung pengembangan ekosistem pariwisata di The Nusa Dua.
Selain menciptakan aktivitas bagi pengunjung, event ini membuka ruang interaksi dan kolaborasi antar pelaku usaha serta mengoptimalkan pemanfaatan area komersial dan fasilitas yang tersedia di kawasan tersebut.
Dari sisi seni, budaya, dan hiburan, ICF 2026 turut menghadirkan Balinese Cultural Marching Band Parade, Bali Dance, fashion show, DJ performance, dan live music.
Sejumlah penampilan musik juga meramaikan festival, termasuk Gugun Blues Shelter yang berkolaborasi dengan Dewa Budjana, serta penampilan Eko Show.
“Melalui kolaborasi dengan penyelenggara dan berbagai stakeholder, ITDC berkomitmen untuk terus membangun event destination menuju living destination yang memberikan manfaat bagi kawasan.
Kami berharap Indonesian Cigar Festival dapat turut memperkuat daya tarik Bali Collection dan The Nusa Dua sebagai destinasi yang dinamis, sekaligus menciptakan multiplier effect bagi tenant, pelaku usaha, dan masyarakat di kawasan maupun sekitarnya,” tutup Agus (Z/002)