Bangun Sinergisitas Pengawasan Penyiaran, KPID Kalteng Kunjungi KPID Kalsel
Banner Bawah

Bangun Sinergisitas Pengawasan Penyiaran, KPID Kalteng Kunjungi KPID Kalsel

Admin 2 - atnews

2026-09-17
Bagikan :
Dokumentasi dari - Bangun Sinergisitas Pengawasan Penyiaran, KPID Kalteng Kunjungi KPID Kalsel
KPID Kalteng-Kalsel Perkuat Sinergi Pengawasan Penyiaran (ist/atnews)
Banjarbaru (Atnews) - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat sinergisitas dan kolaborasi antarlembaga dalam menjalankan fungsi pengawasan penyiaran. Upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan dan pertemuan bersama Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarbaru, Senin (14/9/2026).

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membuka ruang pertukaran informasi, pengalaman, dan gagasan dalam menghadapi berbagai dinamika dunia penyiaran yang terus berkembang.

Di tengah perubahan pola konsumsi informasi masyarakat serta semakin kuatnya pengaruh digitalisasi, lembaga penyiaran dituntut untuk mampu beradaptasi tanpa meninggalkan prinsip-prinsip penyiaran yang sehat, berkualitas, dan bertanggung jawab.

Anggota KPID Kalimantan Tengah Handi Wijaya, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kerja sama dan memperkuat koordinasi antara KPID Kalimantan Tengah dan KPID Kalimantan Selatan, khususnya dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan terhadap lembaga penyiaran.

Menurutnya, sinergi antarlembaga penyiaran daerah menjadi hal yang penting karena berbagai tantangan yang dihadapi dunia penyiaran saat ini tidak dapat diselesaikan secara sendiri-sendiri.

Pertukaran informasi dan pengalaman antarkomisioner maupun antarlembaga diharapkan dapat memperkaya perspektif serta menghasilkan langkah-langkah yang lebih efektif dalam menjalankan fungsi pengawasan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan sekaligus upaya membangun kerja sama dalam berbagai sektor, baik dalam pengawasan maupun sharing informasi. Dengan sinergi yang semakin kuat, kami berharap posisi KPID dalam menjalankan fungsi pengawasan dapat semakin optimal,” ujar Handi.

Ia menjelaskan, perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan yang cukup signifikan terhadap ekosistem penyiaran. Masyarakat kini memiliki beragam pilihan dalam memperoleh informasi dan menikmati berbagai bentuk hiburan, tidak hanya melalui televisi dan radio, tetapi juga melalui berbagai platform digital.

Kondisi tersebut, kata Handi, menjadi tantangan sekaligus peluang bagi lembaga penyiaran untuk terus melakukan inovasi. Karena itu, KPID sebagai lembaga yang memiliki fungsi pengawasan penyiaran juga perlu membangun pola kerja yang adaptif terhadap perubahan zaman.

“Kita bersama KPID Kalsel ikut mencari solusi dan inovasi agar lembaga penyiaran tetap dapat eksis di tengah gempuran digitalisasi. Perubahan teknologi harus kita respons dengan penguatan sinergi, pertukaran informasi, serta pemahaman bersama terhadap perkembangan ekosistem penyiaran ,” tambahnya.

Selain membahas aspek pengawasan, pertemuan tersebut juga menjadi ruang untuk mendiskusikan perkembangan kebijakan dan sistem siaran serta berbagai persoalan yang berkaitan dengan dinamika lembaga penyiaran di daerah.

Komunikasi dan koordinasi seperti ini dinilai penting untuk membangun kesamaan pemahaman sekaligus memperkuat kapasitas kelembagaan KPID dalam menghadapi perkembangan industri penyiaran.

Sinergisitas antara KPID Kalimantan Tengah dan KPID Kalimantan Selatan diharapkan tidak berhenti pada pertemuan tersebut, tetapi dapat berkembang menjadi kerja sama yang berkelanjutan dalam berbagai bidang. 

Kolaborasi antarlembaga diharapkan mampu memperkuat pengawasan sekaligus mendorong terciptanya iklim penyiaran yang semakin sehat dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Komisioner KPID Kalteng Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran KPID Kalimantan Selatan, Bactiar Ali, Koordinator Pengembangan Kebijakan dan Sistem Siaran, Rusdianoor, serta Anggota Pengembangan Kebijakan dan Sistem Siaran, Ahmada.

Pertemuan KPID Kalimantan Tengah dan KPID Kalimantan Selatan menjadi bagian dari semangat bersama untuk memperkuat komunikasi kelembagaan di tengah perubahan ekosistem media yang semakin dinamis.

Dengan membangun jejaring, berbagi pengalaman, dan mengembangkan inovasi secara bersama, KPID diharapkan dapat terus menjalankan fungsi pengawasan penyiaran secara efektif sekaligus mengikuti perkembangan kebutuhan masyarakat di era digital (Z/002) 

Baca Artikel Menarik Lainnya : Rusak Parah Jalan di Zona KRB Gunung Agung 

Terpopuler

Pemkab Buleleng, Salurkan Rp 516 juta untuk Ngaben Massal Sepanjang 2026

Pemkab Buleleng, Salurkan Rp 516 juta untuk Ngaben Massal Sepanjang 2026

Ratusan Truk Terjebak di Ketapang, KADIN Minta Penanganan Serius, Logistik Bali Terancam Lumpuh

Ratusan Truk Terjebak di Ketapang, KADIN Minta Penanganan Serius, Logistik Bali Terancam Lumpuh

Dirgahayu Republik Indonesia 

Dirgahayu Republik Indonesia 

Pasar India Makin Menjanjikan, Kemenpar Raup Potensi Transaksi Rp12,8 Miliar di Pune

Pasar India Makin Menjanjikan, Kemenpar Raup Potensi Transaksi Rp12,8 Miliar di Pune

Gubernur Koster: Bali Bangun Aksi Iklim Berbasis Kearifan Lokal dan Membuka Peluang Ekonomi Hijau

Gubernur Koster: Bali Bangun Aksi Iklim Berbasis Kearifan Lokal dan Membuka Peluang Ekonomi Hijau

Bali Dalam Fenomena Kutukan Orang Baik

Bali Dalam Fenomena Kutukan Orang Baik