Grass Track dan Motocross di Sirkuit Jatimas Bengkala, Libatkan Ratusan Peserta, Termasuk Pembalap Dari Jawa
Banner Bawah

Grass Track dan Motocross di Sirkuit Jatimas Bengkala, Libatkan Ratusan Peserta, Termasuk Pembalap Dari Jawa

Admin 2 - atnews

2026-09-14
Bagikan :
Dokumentasi dari - Grass Track dan Motocross di Sirkuit Jatimas Bengkala, Libatkan Ratusan Peserta, Termasuk Pembalap Dari Jawa
Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra membuka Kejuaraan Grass Track (ist/atnews)
Buleleng (Atnews) - Daerah Buleleng bersiap mengukir babak baru di kancah olahraga otomotif. Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra, Minggu, (13/9) telah membuka ajang kejuaraan Grass Track dan Motocross bertajuk Bupati Buleleng Cup yang diselenggarakan oleh RJOSS45. 

Kejuaraan ini bukan sekadar unjuk gigi kecepatan di atas sirkuit tanah, melainkan langkah strategis jangka panjang untuk pembinaan atlet usia dini. Bupati Sutjidra mengungkapkan rasa kagumnya saat menyaksikan aksi memukau dari para pembalap cilik berusia 4 hingga 7 tahun yang tampil rapi.

Penampilan gemilang para talenta muda ini menjadi bukti nyata bahwa Buleleng memiliki potensi besar melahirkan atlet-atlet andal di cabang olahraga Grass Track dan Motocross.

Kedepannya, Pemkab Buleleng berkomitmen untuk menata ajang ini agar berkelanjutan dan masuk menjadi agenda resmi tahunan. Langkah konkret pun disiapkan melalui sinergi bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Buleleng dan pihak terkait lainnya guna meningkatkan level sirkuit lokal ini agar memenuhi standar regional hingga nasional.

Selain fokus pada prestasi pembinaan mulai dari kelas pemula, remaja, hingga dewasa, ajang ini juga membawa angin segar bagi perekonomian lokal. Konsep sport tourism yang diusung, diyakini mampu menjadi magnet pariwisata baru sekaligus mendongkrak omzet para pelaku UMKM di sekitar wilayah perlombaan.

Mengusung mentalitas juang tinggi melalui jargon Buleleng Paten Tangguh Juara, Bupati Sutjidra optimis para atlet lokal tidak hanya sekadar berani turun bertanding, tetapi juga siap membawa pulang prestasi, sebagai juara yang membanggakan.

Sementara itu, Ketua Panitia dr. I Gede Purnamawan, yang juga Ketua IMI Buleleng, kepada Wartawan mengatakan jumlah peserta di luar perkiraan. Crosser yang datang tidak hanya dari Bali, tetapi juga dari sejumlah daerah di Pulau Jawa, seperti Yogyakarta, Blitar, Surabaya, dan wilayah Jawa Timur lainnya.

"Peserta sekitar 270 starter. Ada dari Jogja, Blitar, Surabaya, dan daerah Jawa Timur. Kami cukup kaget juga karena banyak pembalap nasional yang hadir ke sini," ungkap Purnamawan.

Menurutnya, salah satu faktor yang membuat para crosser memilih turun di Buleleng karena minimnya event grass track dan motocross di wilayah Jawa Timur hingga Bali pada waktu bersamaan. Kondisi itu membuat Bupati Buleleng Cup mendapat respon besar dari pembalap luar daerah.

“Di wilayah Jawa Timur sampai Bali kebetulan tidak ada event lain. Mungkin ada event di Sumatra, sehingga mereka cukup antusias datang ke sini,”jelasnya. 

"Besarnya jumlah peserta juga terlihat dari banyaknya crosser usia muda yang turun. Purnamawan menyebut sekitar 20-an peserta merupakan crosser Buleleng. Kelompok junior menjadi perhatian utama karena kejuaraan tersebut memang diarahkan sebagai bagian dari proses pembibitan.

"Yang paling banyak justru anak-anak. Mereka senang karena ada tempat untuk latihan sekaligus tanding. Ini yang kami harapkan untuk pembibitan,"ujarnya. 

Kejuaraan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pemetaan atlet otomotif Buleleng menghadapi Porprov Bali 2027. IMI Buleleng mulai melihat potensi atlet yang bisa dibina lebih intensif untuk memenuhi kebutuhan tim Buleleng pada pesta olahraga tingkat provinsi tersebut. “Betul, ini untuk penjaringan Porprov 2027 nanti,” tegas Purnamawan.

Ia menjelaskan, batas usia menjadi salah satu pertimbangan dalam pemetaan atlet Porprov. Untuk kategori junior, batas usia maksimal 20 tahun dengan usia paling muda 16 tahun. Oleh karena itu, pembinaan atlet usia muda dinilai lebih penting untuk dilakukan sejak sekarang.

Purnamawan menilai Buleleng masih memiliki waktu untuk mempersiapkan persiapan menuju Porprov 2027. Dari sisi venue, menurut dia, tidak ada kendala besar.

Pekerjaan berikutnya lebih diarahkan pada peningkatan kualitas lintasan dan fasilitas pendukung serta pelatihan atlet. “Untuk Porprov saya rasa tidak terlalu ada kendala. Tinggal pelatihan atletnya yang lebih intensif lagi,” tandasnya.

"Dari sisi venue, IMI Buleleng berencana melakukan sejumlah pembenahan. Paddock yang saat ini masih bersifat sementara akan ditingkatkan, sementara lintasan juga akan disesuaikan dengan standar kelayakan yang diperlukan untuk penyelenggaraan event olahraga otomotif.

Menurut Purnamawan, Sirkuit Jatimas sebenarnya memiliki pengalaman menjadi lokasi perlindungan nasional. Sebelumnya, venue tersebut pernah digunakan untuk Kejuaraan Nasional Region 4 Grasstrack.

“Ini sudah standar lintasan rumput nasional. Dahulu juga pernah mengadakan Kejuaraan Nasional Region 4 Grasstrack di sini,” tandasnya 

Selain grass track dan motocross, pembinaan atlet road race di Buleleng juga terus berjalan. IMI Buleleng mendapat dukungan tempat latihan dari Dinas Perhubungan di lokasi uji kendaraan bermotor. Untuk saat ini, fokus pelatihan lebih diarahkan kepada atlet muda.

"Keberadaan event dengan lintas daerah tersebut juga dinilai membuka peluang pengembangan olahraga otomotif sekaligus sport pariwisata di Buleleng. Dengan pembekalan venue dan pembinaan yang berkelanjutan, Sirkuit Jatimas diharapkan mampu menjadi salah satu lokasi kejuaraan otomotif yang diperhitungkan di Bali," katanya.

Sedangkan I Nyoman Sunarta, tokoh masyarakat, pecinta olahrah menyatakan kesiapannya mendukung R-JOSS 24 dalam Bupati Buleleng Cup I Grass Track & Motocross Championship menjadi agenda tahunan.

“Kalau untuk penjaringan bibit dan atlet berprestasi tentu saya sangat setuju dan astungkara ke depannya tetap bisa memberikan dukungan penuh untuk kemajuan olahraga Buleleng. Semakin banyak event akan semakin bagus untuk prestasi anak muda Buleleng,” tambahnya.

Tampak hadir pula pada acara tersebut. Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna, yang Ketua KONI Buleleng, Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna, anggota Forkopimda Buleleng, sejumlah pimpinan jajaran OPD serta undangan terkait lainnya. (WAN/002)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Putri Koster Sosialisasikan HATINYA PKK di Desa Tiyinggading

Terpopuler

Pemkab Buleleng, Salurkan Rp 516 juta untuk Ngaben Massal Sepanjang 2026

Pemkab Buleleng, Salurkan Rp 516 juta untuk Ngaben Massal Sepanjang 2026

Ratusan Truk Terjebak di Ketapang, KADIN Minta Penanganan Serius, Logistik Bali Terancam Lumpuh

Ratusan Truk Terjebak di Ketapang, KADIN Minta Penanganan Serius, Logistik Bali Terancam Lumpuh

Dirgahayu Republik Indonesia

Dirgahayu Republik Indonesia

Pasar India Makin Menjanjikan, Kemenpar Raup Potensi Transaksi Rp12,8 Miliar di Pune

Pasar India Makin Menjanjikan, Kemenpar Raup Potensi Transaksi Rp12,8 Miliar di Pune

Gubernur Koster: Bali Bangun Aksi Iklim Berbasis Kearifan Lokal dan Membuka Peluang Ekonomi Hijau

Gubernur Koster: Bali Bangun Aksi Iklim Berbasis Kearifan Lokal dan Membuka Peluang Ekonomi Hijau

Bali Dalam Fenomena Kutukan Orang Baik

Bali Dalam Fenomena Kutukan Orang Baik