Lima Pengembangan Institusi Pendidikan  - STIKES Fatmawati
Banner Bawah

Lima Pengembangan Institusi Pendidikan  - STIKES Fatmawati

Admin 2 - atnews

2026-09-13
Bagikan :
Dokumentasi dari - Lima Pengembangan Institusi Pendidikan  - STIKES Fatmawati
Prof Tjandra Yoga Aditama (ist/atnews)
Oleh Prof Tjandra Yoga Aditama

Saya memberi pengarahan umum pada Rapat Kerja Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Fatmawati pada 9 September 2026, dengan beberapa prinsip dasar pengembangan institusi pendidikan.

Saya awali dengan menyampaikan bahwa kita harus bersyukur kepada Allah SWT /Tuhan YME bahwa STIKES Fatmawati sudah berkarya dan berbakti lebih dari seperempat abad, dan lulusannya sudah mengabdi pada pelayanan kesehatan bangsa di berbagai daerah dan bahkan ada yang keluar negeri.

Di sisi lain, kita semua menyadari bahwa kini dan di masa datang ada berbagai tantangan yang perlu dihadapi dengan baik, dan untuk ada lima hal yang perlu dilakukan.

Pertama, saya sampaikan bahwa modalitas penting untuk menghadapi tantangan dan juga masih berhasil di masa datang adalah selalu berubah untuk kebaikan. Kita semua mengenal kata bijak bahwa “tidak ada yang tetap kecuali perubahan”, dan juga “yang tetap dan pasti terjadi adalah perubahan”, dan untuk itu kita perlukan “manajemen perubahan” dengan baik. Ke dua, institusi pendidikan harus selalu menjaga dan meningkatkan mutunya.

Hal ini dapat dilakukan dengan tiga hal. Ke satu memenuhi semua kriteria jaminan mutu pendidikan yang sudah ditetapkan dan ke dua meningkatkan mutu kegiatan ilmiah yang tentu sejalan dengan pendidikan dan pengabdian masyarakat. Ke tiga adalah mutu dinilai dengan kepuasan mahasiswa dan juga kepuasan institusi kesehatan dimana para lulusan bekerja.

Hal ke tiga yang saya sampaikan adalah bahwa kita sebagai insan pendidikan harus punya tanggung jawab yang tinggi. Pertama bertanggung jawab pada STIKES Fatmawati tempat kita mengabdi, ke dua bertanggung jawab pada mahasiswa kita dan ke tiga tentu bertanggung jawab pada Allah SWT /Tuhan YME.  Hal ke empat, memang kini diperlukan upaya pemasaran sosial yang baik.

Dalam hal ini pemanfaatan media sosial jadi salah satu pilihan yang penting. Hal ke lima, apa yang sudah direncanakan dalam Rapat Kerja tahunan harus di monitor dan di evaluasi secara berkala, katakanlah sebulan atau tiga bulan sekali.

*) Prof Tjandra Yoga Aditama Pembina STIKES Fatmawati - Jakarta

Baca Artikel Menarik Lainnya : SMA 2 Denpasar Dulu dan Kini

Terpopuler

Pemkab Buleleng, Salurkan Rp 516 juta untuk Ngaben Massal Sepanjang 2026

Pemkab Buleleng, Salurkan Rp 516 juta untuk Ngaben Massal Sepanjang 2026

Ratusan Truk Terjebak di Ketapang, KADIN Minta Penanganan Serius, Logistik Bali Terancam Lumpuh

Ratusan Truk Terjebak di Ketapang, KADIN Minta Penanganan Serius, Logistik Bali Terancam Lumpuh

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

Pasar India Makin Menjanjikan, Kemenpar Raup Potensi Transaksi Rp12,8 Miliar di Pune

Pasar India Makin Menjanjikan, Kemenpar Raup Potensi Transaksi Rp12,8 Miliar di Pune

Gubernur Koster: Bali Bangun Aksi Iklim Berbasis Kearifan Lokal dan Membuka Peluang Ekonomi Hijau

Gubernur Koster: Bali Bangun Aksi Iklim Berbasis Kearifan Lokal dan Membuka Peluang Ekonomi Hijau

Bali Dalam Fenomena Kutukan Orang Baik

Bali Dalam Fenomena Kutukan Orang Baik