Dinamika Kepemimpinan WHO Asia Tenggara / SEARO
Banner Bawah

Dinamika Kepemimpinan WHO Asia Tenggara / SEARO

Admin 2 - atnews

2026-09-13
Bagikan :
Dokumentasi dari - Dinamika Kepemimpinan WHO Asia Tenggara / SEARO
Prof Tjandra Yoga Aditama (ist/atnews)
Oleh Prof Tjandra Yoga Aditama

Pada bulan November 2023 negara-negara anggota WHO Asia Tenggara (waktu itu Indonesia masih salah satu anggotanya) memilih Ms Saima Wazed sebagai pimpinan (Regional Director – RD) WHO South East Asia Regional Office (SEARO).

Kemudian pada Februari 2024 DirJen WHO Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus secara resmi mengangkat Saima Wazed sebagai RD – SEARO. Ms Saima Wazed sudah lama dikenal kiprahnya di bidang autisme dan kesehatan mental, dan merupakan salah satu dari Panel Penasehat Pakar 25 Anggota Organisasi Kesehatan Dunia pada bidang kesehatan mental. Ia adalah putri dari mantan Perdana Menteri Bangladesh, Sheikh Hasina.

Kemudian, seperti diketahui bahwa di tahun 2024 terjadi pergolakan di Bangladesh, yang pada akhirnya Sheikh Hasina mengakhiri masa jabatannya sebagai Perdana Menteri Bangladesh pada 5 Agustus 2024 dan pergi ke India. Perkembangan ini berdampak pula pada Ms Saima Wazed.

Ada berbagai tuntutan yang harus dihadapinya, baik dari pemerintah Bangladesh yang baru dan juga dari internal WHO, sehingga akhirnya pada 11 Juli 2025 Ms Saima Wazed dinyatakan menjalani “cuti” oleh DirJen WHO, istilah yang digunakan adalah “unpaid administrative leave”. 

Kepeminpinan  sehari-hari  WHO Asia Tenggara kemudian dijalankan oleh Dr Catharina Boehme  menjadi “Officer in Charge”, dia tadinya adalah WHO Assistant Director-General for External Relations. 

Sesudah setahun berjalan maka sejak Agustus 2026 ini kedudukan kepemimpinan sehari-hari WHO SEARO sebagai “Officer in Charge” diduduki oleh Dr Nilesh Budha yang kebetulan bersama-sama saya ketika saya bertugas di WHO SEAORO 2015-2020 yang lalu.

Perkembangan selanjutnya, pertemuan para menteri di WHO Asia Tenggara (Indonesia kini sudah tidak ikut lagi di dalamnya karena berpindah ke WHO Pasifik Barat) pada 8 September 2026 merekomendasikan pemberhentian  Ms Saima Wazed sebagai Regional Director WHO Asia Tenggara.

Selanjutnya, menurut media “Health Policy Watch” maka pada 9 September 2026 Ms Saima Wazed menyatakan pemberhentian dirinya. Dengan perkembangan terakhir ini maka akan diadakan pemilihan pimpinan WHO Asia Tenggara dalam waktu dekat, dan kita tunggu siapa yang akan memimpin WHO Asia Tenggara yang menghimpun sekitar seperlima penduduk dunia ini.

*) Prof Tjandra Yoga Aditama Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara

Baca Artikel Menarik Lainnya : Wagub Cok Ace Ajak Masyarakat Tetap Semangat Ngayah

Terpopuler

Pemkab Buleleng, Salurkan Rp 516 juta untuk Ngaben Massal Sepanjang 2026

Pemkab Buleleng, Salurkan Rp 516 juta untuk Ngaben Massal Sepanjang 2026

Ratusan Truk Terjebak di Ketapang, KADIN Minta Penanganan Serius, Logistik Bali Terancam Lumpuh

Ratusan Truk Terjebak di Ketapang, KADIN Minta Penanganan Serius, Logistik Bali Terancam Lumpuh

ADVERTISING JAGIR
Official Youtube Channel

#Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

ADVERTISING JAGIR Official Youtube Channel #Atnews #Jagir #SegerDumunTunas

Pasar India Makin Menjanjikan, Kemenpar Raup Potensi Transaksi Rp12,8 Miliar di Pune

Pasar India Makin Menjanjikan, Kemenpar Raup Potensi Transaksi Rp12,8 Miliar di Pune

Gubernur Koster: Bali Bangun Aksi Iklim Berbasis Kearifan Lokal dan Membuka Peluang Ekonomi Hijau

Gubernur Koster: Bali Bangun Aksi Iklim Berbasis Kearifan Lokal dan Membuka Peluang Ekonomi Hijau

Bali Dalam Fenomena Kutukan Orang Baik

Bali Dalam Fenomena Kutukan Orang Baik