Oleh Bambang Sumanto
Di bawah naungan langit Dewata, jemari waktu tertaut pada genggaman perkasa. Sembilan puluh enam warsa bukanlah abu yang meredup, melainkan bara suci yang terus bernapas di dalam dada.
Dari bibir 𝗜 𝗚𝘂𝘀𝘁𝗶 𝗕𝗮𝗴𝘂𝘀 𝗦𝗮𝗽𝘂𝘁𝗲𝗿𝗮 ,𝗦𝗛, malam-malam rahasia kembali menyala. Ingatannya tajam bagai sebilah keris pusaka, menembus dinding zaman, menyingkap tirai legenda.
Di tapak sakral Bangsal, Dalung Gaji, bisik-bisik bergerilya pernah dipahat menjadi janji. Gerakan bawah tanah berteman senyap dan bayang-bayang, menata siasat menembus benteng penjajah yang menghadang.
Tiap kata yang berdesir dari tuturnya, mengalirkan getar haru ke sela jemari yang saling menyapa.
Bukan sekadar kenangan yang beliau tuturkan, melainkan estafet nyawa bagi jiwa kami yang melanjutkan.
Sehatlah senantiasa, sang penjaga nyala, kompas keteladanan di tengah badai masa. Kami memeluk jejakmu, merawat merdeka ini sepenuh jiwa, agar tanah air abadi, menembus cakrawala.
Salam Merdeka
*) Bambang Suminto, Monumen Perjuangan Bangsal, 16 Agustus 2026 bersama Ketua LVRI Bali I Gusti Bagus Saputera, SH.