Presiden Percepat Pembangunan Bandara Bali Utara, Dirancang Melayani Pesawat Berbadan Lebar: Boeing 777 - Airbus A380
Banner Bawah

Presiden Percepat Pembangunan Bandara Bali Utara, Dirancang Melayani Pesawat Berbadan Lebar: Boeing 777 - Airbus A380

Admin - atnews

2026-08-07
Bagikan :
Dokumentasi dari - Presiden Percepat Pembangunan Bandara Bali Utara, Dirancang Melayani Pesawat Berbadan Lebar: Boeing 777 - Airbus A380
Rencana pembangunan Bandara Bali Baru di kawasan darat Kubutambahan (ist/Atnews)
Jakarta (Atnews) - Komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat pembangunan Bandara Bali Baru di kawasan darat Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, tidak hanya berfokus pada percepatan pembangunan fisik. Presiden juga menghendaki agar bandara internasional baru tersebut sejak awal dirancang mampu melayani operasional pesawat berbadan lebar (wide body aircraft) seperti Boeing 777 dan Airbus A380.

Arahan tersebut disampaikan Presiden saat menerima Komisaris Utama PT Pembangunan Bali Mandiri (PEMBARI), Baringin Panggabean, di Kediaman Presiden di Hambalang, Jawa Barat, pada 14 Juli 2026. 

Dalam pertemuan itu, Presiden secara khusus menanyakan kesiapan desain bandara untuk melayani pesawat berbadan lebar yang selama ini menjadi tulang punggung penerbangan internasional jarak jauh.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Baringin Panggabean menjelaskan bahwa perencanaan Bandara Bali Baru sejak awal telah disusun sesuai standar internasional agar dapat mengakomodasi operasional Boeing 777 maupun Airbus A380. 

Desain tersebut mengacu pada studi kelayakan (feasibility study) yang telah memperoleh persetujuan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga menegaskan agar pembangunan Bandara Bali Baru di Kubutambahan segera dimulai dan ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu tiga tahun. 

Arahan tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah menjadikan proyek tersebut sebagai salah satu prioritas pembangunan infrastruktur nasional.

Bandara Bali Baru sendiri telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025.

Proyek itu akan dibangun melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), sehingga pembiayaannya berasal dari investasi swasta dan tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Sementara itu, keberadaan dua bandara di Kabupaten Buleleng sebenarnya telah diakomodasi dalam Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 2 Tahun 2023 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Bali. 

Dalam regulasi tersebut, Kabupaten Buleleng direncanakan memiliki dua fasilitas penerbangan dengan fungsi yang berbeda.

Bandara pertama adalah Lapangan Terbang Letkol Wisnu yang diarahkan melayani pesawat berbadan kecil, penerbangan khusus, maupun private jet. 

Sedangkan bandara kedua adalah Bandara Bali Baru yang akan dibangun di salah satu kecamatan di Kabupaten Buleleng untuk melayani penerbangan komersial dengan pesawat berbadan lebar.

Pembagian fungsi tersebut kembali mengemuka dalam Rapat Koordinasi di Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Infrastruktur dan Kewilayahan pada 30 Juli 2026. 

Dalam rapat itu muncul wacana pemerintah mengembangkan Lapangan Terbang Letkol Wisnu sebagai bandara khusus untuk pesawat kecil dan private jet.

Pertimbangan tersebut didasarkan pada kondisi eksisting kawasan sekitar Lapangan Terbang Letkol Wisnu yang sudah dikelilingi permukiman penduduk dengan tingkat kepadatan cukup tinggi. 

Selain itu, di sisi selatan, barat, dan timur kawasan terdapat perbukitan, sementara di sisi utara berbatasan dengan kawasan hutan mangrove dan laut.

Aspek lingkungan dan budaya juga menjadi perhatian penting. Di sejumlah puncak bukit yang mengelilingi kawasan tersebut terdapat pura-pura sakral yang telah berdiri sejak ratusan bahkan diperkirakan ribuan tahun lalu, sehingga pengembangan bandara berskala besar dinilai memiliki berbagai keterbatasan dari sisi ruang, keselamatan penerbangan, maupun pelestarian kawasan. 

Oleh karena itu, pemerintah menilai pembangunan Bandara Bali Baru di kawasan darat Kubutambahan menjadi pilihan yang lebih tepat untuk memenuhi kebutuhan bandara internasional berkapasitas besar di Bali Utara.


Komitmen percepatan proyek tersebut kembali ditegaskan Presiden Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara pada 20 Juli 2026. Dalam sidang tersebut Presiden melakukan evaluasi terhadap kinerja kabinet sekaligus memberikan arahan agar seluruh kementerian dan lembaga mempercepat pelaksanaan berbagai proyek strategis nasional, termasuk pembangunan Bandara Bali Utara sebagaimana tercantum dalam RPJMN 2025–2029.

Apabila seluruh rencana tersebut terealisasi, maka Bali Utara nantinya akan memiliki dua fasilitas penerbangan yang saling melengkapi.

Lapangan Terbang Letkol Wisnu akan difungsikan sebagai bandara khusus untuk pesawat kecil dan private jet, sedangkan Bandara Bali Baru di kawasan darat Kubutambahan akan menjadi bandara umum bertaraf internasional yang mampu melayani pesawat berbadan lebar seperti Boeing 777 dan Airbus A380.

Kehadiran dua fasilitas penerbangan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan konektivitas Bali dengan berbagai negara, tetapi juga mempercepat pemerataan pembangunan, membuka pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, memperluas investasi, serta mendorong perkembangan sektor pariwisata, logistik, perdagangan, dan jasa di wilayah Bali Utara, Bali Barat, maupun Bali Timur. (Z/001)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Riad Tingkatkan SDM lewat Yoga

Terpopuler

Asbes dan Kanker

Asbes dan Kanker

Implementasi Kelas Virtual Bali Melajah Diperkuat, Guru SMA Negeri 1 Kintamani Siap Wujudkan Pembelajaran Digital yang Inovatif

Implementasi Kelas Virtual Bali Melajah Diperkuat, Guru SMA Negeri 1 Kintamani Siap Wujudkan Pembelajaran Digital yang Inovatif

Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Bali Dwipa 

Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Bali Dwipa 

Presiden Percepat Pembangunan Bandara Bali Utara, Dirancang Melayani Pesawat Berbadan Lebar: Boeing 777 - Airbus A380

Presiden Percepat Pembangunan Bandara Bali Utara, Dirancang Melayani Pesawat Berbadan Lebar: Boeing 777 - Airbus A380

KMHDI Maluku Apresiasi Kinerja Plt Kepala BWS Maluku di Tengah Kondisi Transisi Kepemimpinan

KMHDI Maluku Apresiasi Kinerja Plt Kepala BWS Maluku di Tengah Kondisi Transisi Kepemimpinan

Belajar dari Sejarah, Rekomendasi Seminar Nasional Seratus Tahun Rarud Batur

Belajar dari Sejarah, Rekomendasi Seminar Nasional Seratus Tahun Rarud Batur