PHRI Badung Sambut Kunjungan PM Modi ke Indoneisa, Bidik Pasar ‘Middle-Up’ India, Pererat Hubungan Budaya dan Wisata
Banner Bawah

PHRI Badung Sambut Kunjungan PM Modi ke Indoneisa, Bidik Pasar ‘Middle-Up’ India, Pererat Hubungan Budaya dan Wisata

Admin 2 - atnews

2026-07-04
Bagikan :
Dokumentasi dari - PHRI Badung Sambut Kunjungan PM Modi ke Indoneisa, Bidik Pasar ‘Middle-Up’ India, Pererat Hubungan Budaya dan Wisata
Ketua PHRI Kabupaten Badung, Agung Rai Suryawijaya (ist/atnews)
Denpasar (Atnews) – Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Badung, Agung Rai Suryawijaya, menyambut baik rencana kunjungan Perdana Menteri India, Narendra Modi, ke Indonesia. 

Kunjungan kenegaraan ini dinilai sangat strategis dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara, sekaligus berpotensi besar mendongkrak arus wisatawan asal Negeri Anak Benua tersebut ke Pulau Dewata.

Rai Suryawijaya menaruh harapan besar agar agenda kunjungan PM Modi nantinya turut mencakup Bali. 

Menurutnya, kesamaan kultur dan akar budaya yang kuat antara Bali dan India merupakan fondasi kokoh untuk mempererat kerja sama di sektor pariwisata dan pertukaran budaya. 

Hubungan historis ini diyakini mampu menjadi daya tarik emosional tambahan yang memikat bagi para pelancong India.

"Kami sangat menyambut baik rencana kunjungan PM Modi ke Indonesia dan berharap beliau juga berkenan meluangkan waktu untuk singgah ke Bali. Hubungan kita dengan India bukan sekadar bisnis, melainkan ikatan batin karena banyaknya persamaan budaya dan kultur yang kita miliki," ujar Rai Suryawijaya di Denpasar, Sabtu (4/7).

Secara statistik, India saat ini menempati posisi sebagai pasar pariwisata terbesar kedua bagi Indonesia. Dengan jumlah populasi India yang kini menembus angka 1,5 miliar jiwa—melampaui populasi China yang berada di angka 1,35 miliar jiwa—volume pasar ini dinilai sebagai peluang emas yang luar biasa bagi industri pariwisata Bali.

Meski memiliki potensi kuantitas yang sangat masif, Rai Suryawijaya menegaskan bahwa fokus pariwisata Bali ke depan adalah menyasar kualitas, khususnya wisatawan yang berasal dari segmen menengah ke atas (middle-up). 

Bersamaan dengan itu, ia juga memberikan catatan penting terkait pentingnya penegakan regulasi dan perilaku wisatawan demi menjaga citra positif Bali serta keharmonisan hubungan bilateral.

"Kami sangat berharap wisatawan yang datang ke Bali nantinya dapat menunjukkan respek yang tinggi terhadap budaya, regulasi, serta kebijakan lokal yang berlaku di sini. Menjaga perilaku dan menghormati tatanan setempat adalah kunci agar pariwisata kita berkelanjutan," pungkasnya. (SUK/002)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Peringati Hari Baden Powell ke- 162 Dewa Indra Harap Pramuka Jadi Generasi Tangguh Membangun Bali

Terpopuler

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Jangan Lewatkan! Kemnaker Buka Sertifikasi Kompetensi Gratis bagi Lulusan Pemagangan 2025 Batch 3

Rawan Perlintasan Ilegal, Sinergi Imigrasi dan ITB Inisiasi 'Pagar Digital'Patroli Drone untuk Pengawasan Perbatasan

Rawan Perlintasan Ilegal, Sinergi Imigrasi dan ITB Inisiasi 'Pagar Digital'Patroli Drone untuk Pengawasan Perbatasan

Pimpinan DPRD Badung Ucapkan Galungan dan Kuningan

Pimpinan DPRD Badung Ucapkan Galungan dan Kuningan

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

Kemenpar Genjot Pasar Malaysia Lewat Wonderful Indonesia Sales Mission 2026

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan

OJK Perkuat Ekosistem Inovasi Teknologi Sektor Keuangan Melalui Regulasi Adaptif dan Kolaborasi Pemangku Kepentingan

8 Dekade Bhayangkara: Di Antara Kemuliaan Pengabdian dan Darurat Reformasi Kultural

8 Dekade Bhayangkara: Di Antara Kemuliaan Pengabdian dan Darurat Reformasi Kultural