Badung (Atnews) - Anggota DPD RI Daerah Pemilihan (Dapil) Bali I Gusti Ngurah Arya Wedakarna (AWK) memberikan dukungan penuh atas perayaan Hari Yoga Internasional atau International Yoga Day (IYD) ke-12 tahun 2026 di Peninsula Island, Kawasan The Nusa Dua - Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Kabupaten Badung, Minggu, 21 Juni 2026.
Momen spesial peringatan IYD 2026 bertemakan "Yoga for Healthy Ageing" atau "Yoga untuk Penuaan Sehat".
Pelaksanaan yoga tersebut digelar Konsulat Jenderal (Konjen) India dan Pusat Kebudayaan Swami Vivekananda atau Swami Vivekananda Cultural Centre (SVCC) Bali bekerjasama dengan ITDC The Nusa Dua.
Acara itu dihadiri Anggota DPD RI Daerah Pemilihan (Dapil) Bali I Gusti Ngurah Arya Wedakarna (AWK), Konsulat Jendral (Konjen) India di Denpasar Dr Shashank Vikram didampingi Wakil Konjen Ravindra Kumar, Bupati Badung diwakili Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Badung, I Wayan Wijana, Vice President Commercial & Relation The Nusa Dua Made Purnama Damayanti, dan Guru Yoga Naveen Meghwal yang juga mantan Director of Swami Vivekananda Cultural Centre (SVCC) Bali/The Indian Council for Cultural Relations (ICCR) Bali.
Menurut AWK, penyelenggaraan IYD di Bali menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi Pulau Dewata sebagai daerah yang memiliki keterkaitan kuat dengan perkembangan yoga dunia.
AWK menyampaikan kebanggaannya atas perjalanan yoga hingga mendapat pengakuan internasional setelah Perdana Menteri India Narendra Modi memperkenalkan ajaran yoga dalam Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
PBB kemudian secara resmi menetapkan 21 Juni sebagai Hari Yoga Internasional pada 11 Desember 2014 dengan dukungan 177 negara anggota.
"Akhirnya yoga diadopsi dan mayoritas dari anggota PBB hampir 200 negara menyetujui, bahwa yoga merupakan suatu heritage internasional," kata AWK.
AWK menegaskan yoga tidak hanya menjadi milik kelompok tertentu, melainkan memiliki nilai universal yang dapat diterima masyarakat dunia.
Menurut AWK, Bali yang dikenal sebagai "The Yoga Island" memiliki tanggung jawab untuk ikut mendukung perkembangan yoga, termasuk melalui kegiatan internasional seperti IYD.
"Saya selaku Anggota DPD RI dalam rangka G20 karena Indonesia ada dalam suatu organisasi G20 bersama Bring mau tidak mau kita harus adanya solidaritas," kata AWK.
AWK menjelaskan solidaritas tersebut juga berkaitan dengan konsep People to People (P to P) atau hubungan antarmanusia yang dapat memperkuat diplomasi antarnegara.
"Saya senang hampir tiap tahun datang kesini. Terima kasih ITDC, BUMN dan Pemerintah sudah mendukung IYD 2026. Mari kita sosialisasikan yoga dan saya senang melihat sebagian besar anak muda mulai menggandrungi yoga. Ingat yoga itu adalah resolusi yang berasal dari ajaran agama Hindu," ungkapnya.
AWK juga berharap Bali mampu melahirkan guru-guru yoga berkelas internasional. Hal tersebut dinilai penting agar pengajaran yoga tetap berjalan sesuai nilai dan prinsip yang benar.
Selain itu, AWK melihat perkembangan yoga di Bali terus mengalami peningkatan, terutama dengan semakin banyaknya generasi muda yang mulai tertarik menjalani aktivitas yoga.
Perayaan IYD 2026 dengan tema "Yoga for Healthy Ageing" atau "Yoga untuk Penuaan Sehat" ini menjadi ajang berkumpulnya komunitas yoga dari berbagai wilayah Bali hingga peserta internasional.
Bagi AWK, dukungan atas keberadaan yoga juga menjadi bagian dari upaya memperkuat citra Bali sebagai daerah yang tidak hanya unggul dalam pariwisata, tetapi juga sebagai pusat aktivitas budaya dan spiritual yang mendunia.
Bahkan, IYD 2026 menjadi momentum berkumpulnya komunitas yoga dari berbagai wilayah Bali hingga peserta internasional.
Konjen India di Denpasar Dr Shashank Vikram mengatakan IYD 2026 merupakan hari istimewa bagi masyarakat di seluruh belahan dunia sebagai hari terpanjang dalam setahun.
Menurutnya, IYD 2026 juga sebagai momentum secara simbolis merepresentasikan kekuatan cahaya, energi dan harmoni.
Pada hari yang sama, masyarakat global juga melakukan perayaan Hari Yoga Internasional ke-12 yang telah menjadi gerakan dunia, untuk menyatukan jutaan orang lintas negara dan budaya beserta sejumlah latar belakangnya.
Bahkan Perdana Menteri India Narendra Modi memimpin peringatan nasional Hari Yoga Internasional ke-12 dari Red Road di Kolkata, India.
"Saya merasa sangat bangga melihat bagaimana Yoga telah tumbuh dan berkembang di Bali. Yoga bukan lagi sekedar sebuah kegiatan melainkan telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat dan berkembang secara mandiri melalui hubungan komunitas yang kuat," ujarnya.
Hal tersebut terlihat dari antusiasme para peserta yoga yang hadir pada perayaan IYD 2026. Mereka datang tidak hanya dari Denpasar dan Kabupaten Badung, tapi juga berasal dari Kabupaten lainnya di wilayah Bali.
"Yang hadir juga termasuk warga Jembrana, Singaraja, Karangasem, Klungkung, Tabanan dan daerah lainnya," ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga berkeinginan menyapa komunitas yoga yang hadir pada acara tersebut.
Kehadiran mereka menunjukkan bahwa nilai-nilai yoga telah menjangkau seluruh penjuru Pulau Dewata.
Sejak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengadopsi resolusi mengenai International Yoga Day (IYD) membuat perayaan ini terus berkembang dari tahun ke tahun.
Khusus pada peringatan Hari Yoga Internasional ke-12 ini, pihaknya telah menyelenggarakan 52 kegiatan yoga di berbagai di lokasi dengan partisipasi lebih dari 5.000 orang.
"Pada kesempatan ini, saya ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali, khususnya Bapak Gubernur Bali, pejabat terkait, para sponsor peserta yoga dan guru yoga yang telah memberikan dukungan luar biasa bagi terselenggaranya seluruh agenda IYD 2026," terangnya.
Sementara itu, Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Badung, I Wayan Wijana menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Konsulat Jenderal India di Bali turut serta menyebarkan ajaran Yoga di Bali, yang saat ini diminati oleh masyarakat.
"Saat ini Yoga menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung ke Bali," terangnya.
Melalui perayaan Hari Yoga Internasional, pihaknya berharap Bali juga dikenal sebagai tempat yang damai bagi aktivitas yoga, selain daerah tujuan wisata dan keindahan alamnya.
"Itu Bali juga sebagai rumahnya yang ramah bagi aktivitas Yoga Internasional," tambahnya.
Vice President Commercial & Relation The Nusa Dua Made Purnama Damayanti juga mendukung penuh acara tersebut. Pihaknya kembali dipercaya dipilih perhelatan acara IYD. (GAB/WIG/002)