Sambut Kedatangan PM Modi ke Indonesia, AWK Desak Prioritas Kerja Sama Semangat Asia-Afrika
Banner Bawah

Sambut Kedatangan PM Modi ke Indonesia, AWK Desak Prioritas Kerja Sama Semangat Asia-Afrika

Admin 2 - atnews

2026-06-22
Bagikan :
Dokumentasi dari - Sambut Kedatangan PM Modi ke Indonesia, AWK Desak Prioritas Kerja Sama Semangat Asia-Afrika
I Gusti Ngurah Arya Wedakarna (AWK), DPD RI Bali (ist/atnews)
​Badung (Atnews) – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dapil Bali, Dr.  I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa III (AWK), menyambut baik rencana kunjungan Perdana Menteri India, Narendra Modi, ke Indonesia pada Juli mendatang. 

Dalam momentum tersebut, AWK mendorong pemerintah pusat untuk memprioritaskan penguatan kerja sama bilateral yang berlandaskan pada semangat historis Konferensi Asia-Afrika (KAA).

Hal itu disampaikan ketika Wedakarna menghadiri acara Konsulat Jenderal India dan Swami Vivekananda Cultural Centre (SVCC) Bali, bekerja sama dengan
InJourney Tourism Development Corporation (ITDC),  menyelenggarakan peringatan Hari Yoga Internasional (International Day of Yoga/IDY) ke-12 Tahun 2026 di Peninsula Island, The Nusa Dua, Badung, Minggu (21/6).

​Menurut AWK, India merupakan contoh nyata dari negara besar yang sukses menerapkan konsep berdikari atau swadesi. 

Ditmbah Produk Domestik Bruto (PDB) riil India tercatat tumbuh sebesar 7,7% pada tahun fiskal 2026. Pertumbuhan itu menjadikan India salah satu ekonomi utama dengan pertumbuhan tercepat di dunia, didorong oleh kuatnya fundamental domestik meskipun menghadapi tantangan geopolitik global.

Nilai-nilai kemandirian ini dinilai sangat relevan dengan visi geopolitik pendiri bangsa Indonesia, Bung Karno.

​"India itu menjadi negara besar karena konsepnya adalah Berdikari atau swadesi. Kita tidak bisa mengabaikan hal tersebut. Kebetulan hari ini (21 Juni) adalah hari wafatnya Bung Karno. Bung Karno dulu pernah berkata bahwa semangat Asia-Afrika itu harus diutamakan. Jadi, jika ada rencana kerja sama, salah satu prioritas utamanya adalah Asia-Afrika," ujar AWK.
AWK mengingatkan bahwa hubungan diplomatik dan emosional antara Indonesia dan India telah mengakar kuat sejak era sebelum kemerdekaan, masa kerajaan, hingga era modern saat ini. 

India tercatat sebagai salah satu negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia. Di masa krisis pandemi lalu, India juga menyalurkan bantuan vaksin COVID-19, dan kini kerja sama kedua negara telah merambah ke sektor strategis seperti pertahanan hingga pendidikan, melalui pengadaan rudal BrahMos, pendidikan kedokteran, hingga program studi banding.

​Oleh karena itu, Anggota DPD RI asal Bali ini menegaskan bahwa kedatangan PM Modi harus dibaca sebagai sinyal positif untuk mempererat kembali poros Asia-Afrika di tengah konjungtiri ekonomi global.
Selain kerja sama bilateral di tingkat makro, AWK secara khusus menyoroti kontribusi signifikan sektor pariwisata India terhadap perekonomian Bali. 

Saat pasar pariwisata mengalami pergeseran, wisatawan India terbukti tetap loyal memilih Bali sebagai destinasi utama.
"Turis India sudah nomor dua sekarang di Bali. Pada saat negara lain meninggalkan Bali dan pindah ke Vietnam atau Thailand, turis India tetap setia ada di Bali. Sekarang posisinya China nomor satu, India nomor dua, baru kemudian Australia. Target kerja kami ke depan, saya ingin memastikan wisatawan India bisa menjadi nomor satu di Bali," tegasnya.

​Menutup pernyataannya, AWK mengimbau seluruh pihak agar tidak meremehkan kekuatan ekonomi India yang tumbuh luar biasa pesat. Sinergi yang kuat antara Indonesia dan India diharapkan tidak hanya berdampak pada sektor pariwisata Bali, tetapi juga memperkokoh kedaulatan ekonomi dan pertahanan nasional.

Bahkan, AWK bangga bahwa Perdana Menteri India Narendra Modi untuk pertama kalinya memperkenalkan ajaran Yoga saat Sidang Umum PBB.

PBB secara resmi menetapkan 21 Juni sebagai Hari Yoga Internasional pada 11 Desember 2014. Penetapan ini diajukan oleh Perdana Menteri India Narendra Modi saat pidatonya di Majelis Umum PBB pada September 2014, dengan dukungan dari 177 negara anggota PBB. 

"Akhirnya yoga  diadopsi dan mayoritas dari anggota PBB hampir 200 negara menyetujui, bahwa yoga merupakan suatu heritage internasional," kata AWK.

Menurutnya, yoga bukanlah terbatas pada satu suku, agama dan kelompok, tetapi yoga bersifat universal. Maka dari itu, Bali sebagai "The Yoga Island" wajib mendukung perayaan IYD 2026.

"Saya selaku Anggota DPD RI dalam rangka G20 karena Indonesia ada dalam suatu organisasi G20 bersama Bring mau tidak mau kita harus adanya solidaritas," kata AWK.

Menurut AWK, hal tersebut dinamakan People to People (P to P), connection yang berarti diplomasi antara manusia dengan manusia yang sangat baik sekali.

"Saya senang hampir tiap tahun datang kesini. Terima kasih ITDC, BUMN dan Pemerintah sudah mendukung IYD 2026. Mari kita sosialisasikan yoga dan saya senang melihat sebagian besar anak muda mulai menggandrungi yoga. Ingat yoga itu adalah resolusi yang berasal dari ajaran agama Hindu," ungkapnya.

Diharapkan Bali menjadi "Pulau Yoga", sekaligus mampu mencetak guru - guru Yoga kelas internasional sehingga pelatihan atau pengajaran yoga tidak menyimpang. (GAB/SUK/002)

Baca Artikel Menarik Lainnya : Presiden Jokowi Serahkan 25 Sertifikat Tanah Wakaf di Bengkulu

Terpopuler

Kemenangan Dharma atas Adharma Tidak Sebatas Slogan, Merta: Adat dan Budaya Bali Bisa Bertahan Sepanjang Masih Ada Tanah

Kemenangan Dharma atas Adharma Tidak Sebatas Slogan, Merta: Adat dan Budaya Bali Bisa Bertahan Sepanjang Masih Ada Tanah

Rumah Layak untuk Pak Juli: Gotong Royong Bulan Bung Karno Wujudkan Kesejahteraan Warga Buleleng

Rumah Layak untuk Pak Juli: Gotong Royong Bulan Bung Karno Wujudkan Kesejahteraan Warga Buleleng

Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan

Penguatan Desa Budaya, Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unwar Gelar PKM di Desa Sukawati 

Penguatan Desa Budaya, Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unwar Gelar PKM di Desa Sukawati 

Stan PKB 2026 Digratiskan, Putri Koster Pastikan Tidak Ada Pungli Bagi Pedagang

Stan PKB 2026 Digratiskan, Putri Koster Pastikan Tidak Ada Pungli Bagi Pedagang

Hari Lahir Pancasila, Presiden Prabowo Tegaskan Transformasi Menuju Ekonomi Berkeadilan

Hari Lahir Pancasila, Presiden Prabowo Tegaskan Transformasi Menuju Ekonomi Berkeadilan