Tabanan (Atnews) - Keberhasilan penyelenggaraan Jatiluwih Festival VII Tahun 2026 tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk peran media yang turut memperkenalkan potensi budaya dan pariwisata Jatiluwih kepada masyarakat luas.
Manager Operasional DTW Jatiluwih sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Jatiluwih Festival VII Tahun 2026, John K. Purna menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh Media Partner dan Media Support yang telah memberikan dukungan, publikasi, serta pemberitaan positif selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Menurutnya, keberadaan media menjadi bagian penting dalam memperluas informasi mengenai kekayaan budaya, tradisi, serta berbagai potensi yang dimiliki Jatiluwih, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Dukungan dan kolaborasi yang terjalin telah menjadi bagian penting dari keberhasilan penyelenggaraan Jatiluwih Festival VII Tahun 2026,” kata Manager Operasional DTW Jatiluwih John K. Purna sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Jatiluwih Festival VII Tahun 2026 di Kabupaten Tabanan, Senin, 22 Juni 2026.
John Purna menegaskan, kontribusi insan media melalui pemberitaan yang profesional turut membantu meningkatkan eksistensi Jatiluwih sebagai salah satu destinasi wisata berbasis budaya dan alam di Bali.
John Purna juga memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh insan media atas profesionalisme, dedikasi, serta komitmen dalam mendukung suksesnya festival tersebut.
Selain menjadi ajang promosi wisata, Jatiluwih Festival VII Tahun 2026 juga menjadi momentum untuk memperkuat upaya pelestarian budaya serta memperkenalkan nilai-nilai lokal kepada dunia.
“Terima kasih kepada seluruh Media Partner dan Media Support yang telah menjadi bagian dari perjalanan dan kesuksesan Jatiluwih Festival VII Tahun 2026.Bersama, kita terus menyebarluaskan pesona dan nilai budaya Jatiluwih kepada dunia,” kata John Purna.
Dengan sinergi antara penyelenggara, masyarakat, dan media, Jatiluwih Festival diharapkan terus berkembang sebagai salah satu event unggulan yang mampu mengangkat citra pariwisata Tabanan dan Bali secara berkelanjutan. (WIG/002)